RUNNING TEXT



widgets

Senin, 21 Juli 2014

Polres Kulon Progo Gelar Pasukan Operasi Ketupat Progo 2014


KULON PROGO. Polres Kulon Progo menggelar upacara gelar apel pasukan operasi Ketupat Progo 2014 di halaman Mako Polres, pada hari Senin tanggal 21 Juli 2014. Upacara Gelar pasukan ini dipimpin Dandim 0731 Kulon Progo Letkol Inf. Semuel Jefferson Aling,SIP,  dan di ikuti oleh Kapolres Kulon Progo AKBP J. Setiawan. W. S.Ik, S.H, muspida serta undangan.

Kamis, 17 Juli 2014

POLSEK GALUR RAYAKAN HUT BHAYANGKARA KE 68



KULON PROGO. Dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke 68, polsek Galur dibawah kepemimpinan Kapolsek Kompol Bonifasius S. S,Pd, mengadakan berbagai kegiatan baik yang bersifat internal kesatuan , maupun kegiatan yang melibatkan warga masyarakat.

Adapun kegiatan tersebut adalah sebagai berikut, mulai akhir bulan April mengadakan lomba Pos Kamling yang diikuti oleh Pos Kamling  seluruh Desa sekecamatan Galur.Tiap-tiap desa ditunjuk satu sampel pos kamling. Kegiatan Penilaian ini dilaksanakan pada malam hari tanpa memberi informasi terlebih dahulu pada awak pos kamling yang akan dinilai. Dan dilaksanakan tidak hanya satu kali penilaian.  

Di Tinggal Masuk Balai Desa Uang 25 Juta Amblas

KULON PROGO. Bermaksud melegalisir surat keterangan peternakan di balai desa Pleret Kaswana (52) warga Dusun IX Peleret Panjatan Kulon Progo kehilangan uang Rp25.000.000,- yang di taruh di dalam mobil. Kejadian pencurian di dalam mobil ini bertempat depan desa Pleret Panjatan pada hari Selasa 15 Juli 2014 kurang lebih jam 10.15 wib.

Rabu, 16 Juli 2014

Delapan Orang Penjudi Di Tangkap

KULON PROGO. Berkat informasi dari warga Polsek Sentolo berhasil menangkap pelaku judi samgong pada hari Senin tanggal 14 Juli 2014 di pinggir sungai Progo Dusun Bantar Wetan, Desa Banguncipto, Sentolo. 

ilustrasi

Selasa, 08 Juli 2014

Polres Kulon Progo Gelar Razia di Perbatasan


KULON PROGO. Menjelang pemilu presiden dan wakil presiden Pores Kulon Progo mengadakan razia kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat atau lebih. Kegiatan operasi tersebut di laksakan mulai sebelum pilpres sampai dengan sesudah pilpres dengan target  adalah untuk meminimalisir pembawa benda-benda berbahaya seperti senjata api, senjata tajam hingga narkotika maupun bahan peledak. Semua kendaraan bermotor dari sepeda motor, kendaraan roda empat hingga truk tidak luput dari pemeriksaan ini. Pada operasi yang digelar di perbatasan Temon ini polisi hanya mengamankan beberapa kendaraan yang tidak dilengkapi surat-surat  hingga tindakan tilang kepada sejumlah pengemudi.