RUNNING TEXT



widgets

Jumat, 31 Juli 2015

Pertemuan Toga, Toma, Tokoh Pemuda Galur dengan Muspika

KULONPROGO. Pada hari Jum’at tanggal 31 Juli 2015  bertempat di kecamatan Galur, telah dilakukan rapat koordinasi, hadir dalam rapat tersebut, Kapolsek Galur Kompol Dwi Gito, Camat Galur, Danramil dan tokoh masyarakat kecamatan Galur.

Dalam kesempatan tersebut Kompol Gito menyampaikan bahwa tujuan diadakan kegiatan tersebut yaitu untuk mempererat tali silaturahim antara Muspika Kecamatan Galur,  untuk menjalin komunikasi antara Muspika Kecamatan Galur, agar tidak terjadinya kesalahpahaman, adanya komunikasi yang satu arah serta pada akhirnya akan memudahkan pemecahan masalah yang terjadi di wilayah hukum Galur. Kapolsek dalam rapat koordinasi tersebut menyampaikan bahwa dirinya menyambut baik kegiatan yang dilakukan  tersebut, Karena kegitan tersebut dapat dijadikan sebagai sarana saling tukar informasi.
  Camat Galur  juga meminta dukungan dari aparatur TNI/ POLRI agar berserta aparatur Kecamatan Galur  dan tokoh masyarakat bersatu dan saling membantu dalam menciptakan kamtibmas yang aman di wilayah Galur. Permasalahan   yang timbul di wilayah Kecamatan Galur sebaiknya  dapat diselesaikan sedini mungkin, jangan sampai menunggu permasalahan menjadai besar.

 

Kapolsek Panjatan Penyuluhan Kamtibmas


KULONPROGO. Sejumlah warga, tokoh m a s y a r a k a t  h a d i r i penyuluhan kamtibmas dan hukum yang dilaksanakan kantor Kecamatan Panjatan oleh Kapolsek Panjatan AKP Wahyu Sudadi pada hari Jum'at tanggal 31 Juli 2015.Tujuan dari kegiatan ini adalah agar warga masyarakat menyadari bahwa setiap warga negara memiliki perlindungan hukum secara mutlak. Dan program Polri ini akan terus dilakukan ke beberapa desa lainnya di Kecamatan Panjatan secara bertahap. Kegiatan ini di hadiri oleh 20 orang perwakilan dari 11 desa di wilayah Panjatan.

Gubernur Syawalan di Kulonprogo


KULONPROGO. Di Gedung Kesenian Kulonprogo  telah dilaksanakan kegiatan silahturohmi dan syawalan 1436 H Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuana X beserta GKR Hemas, Kamis tanggal 30 Juli 2014 pukul 09.00 Wib. Hadir dalam kegiatan tersebut Wagub DIY Pakualam IX, Muspida Kab. Kulonprogo, Kapolres Kulonprogo AKBP Yuliyanto, SIK, M.Sc beserta seluruh Kapolsek dan Forkompinda Kabupaten Kulonprogo  dan tamu undangan kurang lebih 700 orang. 

Kamis, 30 Juli 2015

Selama Lebaran Terjadi 24 Laka Lantas

KULONPROGO. Polres Kulon Progo mencatat setidaknya ada 24 kejadian kecelakaan lalu lintas selama arus mudik dan arus balik Lebaran tahun 2015, di Kulon Progo. 24 Kecelakaan ini mengakibatkan kerugian material sebanyak Rp. 7.250.000 dengan korban meninggal satu orang, korban mengalami luka berat 1 orang, dan korban mengalami luka ringan sebanyak 62 orang.
Kasubag Humas Polres Kulon Progo, Iptu Heru Meiyanto, A.Md mengungkapkan, tercatat sejak H-7 hingga H+7 Lebaran tahun 2015, sudah terjadi 24 kecelakaan lalu lintas para pemudik. Dari sekian kecelakaan tersebut, kecelakaan yang paling mematikan yakni pada Senin (20/7) lalu di jalan Demen-Glagah, Desa Demen, Kecamatan Temon.
“ Kecelakaan maut sebuah mobil avanza menabrak dua sepeda motor. Satu korban meninggal, 1 luka parah, dan yang 2 luka ringan”, ucap Iptu Heru Meiyanto, Rabu (29/07/2015).
Dalam kecelakaan maut tersebut, Heru menjelaskan, di jalan Demen-Glagah di Kecamatan Temon waktu itu, sebuah mobil Avanza yang melaju kencang menabrak dua sepeda motor, menyebabkan satu korban meninggal di tempat kejadian dan satu korban lainnya luka cukup parah.

Senin, 27 Juli 2015

Antisipasi Penyerangan

KULONPROGO. Petugas kepolisian dikerahkan menjaga keamanan di sejumlah tempat ibadah terutama gereja di wilayah hukum Polres Kulonprogo. Tindakan prefentif tersebut diambil untuk mengantisipasi agar kekerasan berupa pembakaran tempat ibadah tidak berdampak luas ke kabupaten ini. Apalagi secara geografif wilayah Kabupaten Kulonprogo berbatasan langsung dengan wilayah Jawa Tengah.