TEMON- Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi di wilayah Temon dan sekitarnya, menyebabkan sebuah pohon tumbang dan menimpa rumah serta jaringan listrik di Pedukuhan Kaliwangan Lor, Kalurahan Temon Kulon, Temon, Rabu (31/12/2025) sore.
Mengetahui kejadian tersebut, Bhabinkamtibmas Kalurahan Temon Kulon, Polsek Temon Aiptu Suparji bersama warga segera bergerak cepat melakukan evakuasi dan pembersihan pohon tumbang guna mencegah kerusakan lebih parah serta memastikan keselamatan warga sekitar.
Beruntung, tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, sebagian atap rumah dan pagar mengalami kerusakan akibat tertimpa batang pohon.
"Begitu mendapat laporan dari warga, kami langsung menuju lokasi bersama perangkat kalurahan untuk melakukan evakuasi. Syukurlah tidak ada korban jiwa, hanya kerusakan ringan pada bagian atap masjid," ungkap Aiptu Suparji di lokasi kejadian.
Selain melakukan evakuasi, Bhabinkamtibmas juga mengimbau warga agar tetap waspada terhadap potensi bencana akibat cuaca ekstrem yang belakangan ini sering terjadi di wilayah Kulonprogo.
"Kami mengingatkan warga agar lebih berhati-hati, terutama saat hujan deras dan angin kencang. Jika menemukan pohon yang rawan tumbang, sebaiknya segera dipangkas atau dilaporkan kepada aparat setempat," tambahnya.
Kegiatan evakuasi berjalan lancar berkat kerja sama antara aparat kepolisian, perangkat kalurahan, dan masyarakat sekitar, yang dengan sigap bergotong royong menyingkirkan batang pohon.
Kamis, 01 Januari 2026
Bhabinkamtibmas Polsek Temon Evakuasi Pohon Tumbang Akibat Hujan dan Angin Kencang
Yogyakarta Aman di Malam Pergantian Tahun, Kapolda DIY Sampaikan Terima Kasih Kepada Masyarakat
YOGYAKARTA – Polda DIY menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat dan wisatawan yang telah merayakan malam pergantian tahun 2026 secara bijak dan tertib sehingga situasi wilayah DIY secara umum aman terkendali. Ucapan terima kasih dan apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono, S.I.K., pada saat kegiatan pemantauan lapangan di Pos Terpadu Teteg Malioboro bersama unsur forkopimda DIY, Walikota Yogayakarta dan instansi terkait.
"Kepatuhan masyarakat dalam menjaga ketertiban di ruang publik dan mengikuti imbauan petugas di lapangan menjadi kunci utama suksesnya perayaan tahun baru tahun ini, sehingga saya sangat berterimakasih atas partisipasi dan kerjasamanya", ungkap Kapolda.
Selanjutnya, Irjen Anggoro juga tak lupa menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kerjasama dan kolaborasi segenap unsur Forkopimda DIY, TNI, instansi terkait, jaga warga serta seluruh elemen masyarakat sehingga DIY senantiasa dalam kondisi aman dan kondusif.
"Ukuran keberhasilan operasi lilin tahun ini adalah dapat terurainya titik-titik kemacetan dan tidak adanya kasus kecelakaan menonjol meskipun volume kendaraan meningkat serta tidak terjadinya kasus krminalitas yang meresahkan masyarakat, dan ini semua dapat terwujud berkat koordinasi dan kolaborasi yang terjalin dengan sangat baik", tegas Kapolda.
Kabidhumas Polda DIY Kombes Pol Ihsan, S.I.K., yang juga turut mendampingi, menyampaikan bahwa kehadiran pimpinan tertinggi Polda DIY yang turun langsung mengecek situasi di lapangan adalah salah satu bentuk quality kontrol untuk memastikan pelaksanaan pengamanan dan pelayanan malam tahun baru dapat berjalan dengan lancar dan maksimal.
"Bapak Kapolda DIY memantau secara langsung di kawasan Malioboro didampingi Pejabat Utama Polda DIY dan kehadiran beliau sangat memotivasi personel untuk bekerja lebih semangat dan melayani" tutur Kombes Ihsan.
Ihsan menambahkan bahwa sebanyak 3.813 personel Polda DIY dilibatkan untuk mengamankan 88 lokasi perayaan pergantian tahun dengan estimasi massa sebanyak 436.633 orang, termasuk 116 gereja yang melaksanakan misa tahun baru. Selain pelibatan personel dalam jumlah besar, Polda DIY juga mengadakan live streaming di lokasi keramaian dan mengoptimalkan penggunaan cctv serta drone untuk memantau situasi secara langsung di lapangan.
"Fokus utama kami adalah bagaimana menghadirkan personel semaksimal mungkin di lapangan dengan dibantu penggunaan teknologi khususnya di titik-titik keramaian yang menjadi icon perayaan tahun baru", ujar Kombes Ihsan.
Berdasarkan pantauan dan laporan situasi dari masing-masing Polres bahwa seluruh kegiatan masyarakat yang merayakan malam pergantian tahun dan misa malam tahun baru dapat berjalan dengan aman dan tertib. Meskipun tanpa euforia berlebihan sebagai bentuk empati terhadap masyarakat yang terdampak bencana, Yogyakarta membuktikan bahwa kemeriahan dapat dirasakan melalui kebersamaan yang santun dan harmoni.
Polres Kulonprogo Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Jelang Malam Tahun Baru 2026
Kulonprogo —Polres Kulonprogo melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) telah menyiapkan skema pengamanan dan rekayasa arus lalu lintas untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat pada Malam Tahun Baru 2026, yang diperkirakan akan terjadi pada Rabu (31/12/2025).
Kasatlantas Polres Kulonprogo, AKP Priya Tri Handaya, menyampaikan bahwa fokus utama pengamanan akan dilakukan di kawasan Alun-alun Wates, yang selama ini menjadi salah satu pusat keramaian saat malam pergantian tahun.
“Berdasarkan pengalaman sebelumnya, Alun-alun Wates menjadi titik vital saat momen Malam Tahun Baru,” ujar AKP Priya Tri Handaya,
Untuk memastikan arus kendaraan tetap lancar, terutama bagi kendaraan yang berkepentingan darurat, Satlantas Polres Kulonprogo akan melakukan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan sekitar Alun-alun Wates.
Beberapa titik jalan yang akan dilakukan penutupan antara lain, kawasan Teteg Wetan,, sekitar Jalan Terbah Baru,area Markas Kodim 0731/Kulonprogo,, hingga Simpang UNY Wates.
Warga yang hendak menuju Alun-alun Wates akan dialihkan melalui Jalan Asem Gede, dengan penerapan satu jalur (one way).
Selain itu, parkir kendaraan akan ditempatkan di separuh badan jalan di area sekitar Alun-alun Wates. Namun demikian, akses satu jalur tetap disiapkan untuk kebutuhan darurat seperti ambulans atau kendaraan penanganan medis.
Selain Alun-alun Wates, kawasan Pantai Glagah di Kapanewon Temon juga diperkirakan menjadi salah satu lokasi tujuan masyarakat untuk merayakan malam pergantian tahun.
Meski begitu, di kawasan tersebut tidak dilakukan penutupan jalan, melainkan pengaturan arus lalu lintas secara situasional, mengingat kegiatan perayaan di Pantai Glagah hanya berlangsung hingga pukul 21.00 WIB.
“Di Pantai Glagah akan dilakukan pengaturan arus kendaraan saja, karena kegiatan di sana selesai lebih awal,” jelas AKP Priya Tri Handaya.
Satlantas Polres Kulonprogo juga mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas, menjaga ketertiban, serta mengutamakan keselamatan selama momentum malam pergantian tahun.
Dengan penerapan rekayasa dan pengamanan lalu lintas tersebut, diharapkan arus kendaraan tetap terkendali, serta masyarakat dapat merayakan tahun baru dengan aman, nyaman, dan tertib
Kapolres Kulonprogo Pimpin Apel Siaga Pengamanan Malam Tahun Baru 2026
Kulonprogo - Kapolres Kulonprogo, AKBP Dr. Wilson Bugner F. Pasaribu, S.I.K., M.H., memimpin Apel Siaga Pengamanan Tahun Baru 2026 yang dilaksanakan di Lobi Mapolres Kulonprogo, Rabu (31/12/2025).
Apel siaga ini digelar dalam rangka memastikan kesiapan seluruh personel Polres Kulonprogo dalam melaksanakan pengamanan malam pergantian tahun, guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kabupaten Kulonprogo.
Dalam amanatnya, Kapolres Kulonprogo menegaskan bahwa pengamanan malam tahun baru merupakan agenda besar yang memiliki potensi kerawanan cukup tinggi. Karena itu, seluruh personel diminta tetap siaga di lapangan meskipun kondisi cuaca diguyur hujan.
“Malam ini kita melaksanakan pengamanan tahun baru. Walaupun hujan, jangan lengah. Ini adalah tugas akhir tahun yang memiliki implikasi besar terhadap keamanan masyarakat. Kita harus tetap siaga agar tercipta rasa aman dan nyaman,” tegas Kapolres.
Ia menambahkan, Polres Kulonprogo telah terbiasa melaksanakan tugas pengamanan kegiatan masyarakat, sehingga seluruh personel diharapkan mampu bekerja profesional dan humanis.
“Kita sudah terlatih. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, kedepankan pelayanan kepada masyarakat, dan jaga keselamatan diri saat bertugas,” pesannya.
Kapolres juga menekankan pentingnya sinergi antara TNI–Polri, pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat dalam menciptakan situasi yang aman selama perayaan malam pergantian tahun.
Selain pengamanan di titik-titik keramaian, patroli mobiling juga ditingkatkan untuk meminimalisir potensi gangguan kamtibmas, pelanggaran lalu lintas, maupun aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Apel siaga berlangsung khidmat dan ditutup dengan pengecekan kesiapan personel serta peralatan pendukung pengamanan. Diharapkan dengan kesiapsiagaan ini, masyarakat Kulonprogo dapat menyambut Tahun Baru 2026 dengan aman, tertib, dan penuh suka cita.
Polsek Wates Amankan Ibadah Malam Tahun Baru 2026 di Gereja St. Maria Bunda Penasehat Baik
Wates - Personel Polsek Wates yang dipimpin Iptu Agus Setiyawan, S.H., M.H. melaksanakan pengamanan rangkaian Ibadah Malam Tahun Baru 2026 di Gereja Katolik St. Maria Bunda Penasehat Baik Wates, Rabu (31/12/2025) mulai pukul 18.00 WIB hingga selesai.
Ibadah dengan tema “Doa Tahun Baru 2026” tersebut diikuti sekitar ± 300 jemaat dan dipimpin oleh Romo Antonius Hendri Atmoko, Pr. Kehadiran personel Polsek Wates bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman, serta memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar, tertib, dan khidmat tanpa gangguan kamtibmas.
Dalam pelaksanaan pengamanan, personel Polsek Wates melakukan monitoring aktivitas di area gereja, pengaturan arus keluar–masuk jemaat, serta menjaga situasi tetap kondusif di sekitar lokasi ibadah. Meskipun sempat diguyur hujan, rangkaian ibadah tetap berlangsung dengan tertib dan penuh kekhusyukan. Hingga kegiatan berakhir, situasi kamtibmas dilaporkan aman, tertib, dan terkendali.
Kapolsek Wates melalui Perwira Pengendali pengamanan, Iptu Agus Setiyawan, S.H., M.H., menyampaikan bahwa Polri berkomitmen memberikan rasa aman kepada masyarakat yang melaksanakan ibadah maupun kegiatan pergantian tahun.
“Kami hadir untuk memastikan rangkaian ibadah malam tahun baru berjalan aman, tertib, dan lancar. Kehadiran polisi bukan sekadar menjaga, tetapi juga memberikan rasa tenang bagi jemaat dalam beribadah,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama–sama menjaga keamanan lingkungan.
“Kami berharap masyarakat tetap menjaga ketertiban, saling menghormati, dan bersama–sama menciptakan situasi yang damai selama pergantian tahun,” tambahnya.
Pengamanan kegiatan keagamaan ini merupakan bagian dari komitmen Polsek Wates dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Momentum pergantian tahun yang memiliki potensi kerawanan juga menjadi perhatian serius agar aktivitas warga tetap berlangsung aman dan kondusif.
Polsek Wates berharap pelaksanaan ibadah malam tahun baru ini semakin memperkuat toleransi, persaudaraan, dan suasana damai di Kabupaten Kulonprogo.




.jpeg)