RUNNING TEXT



widgets

Kamis, 09 April 2026

Bhabinkamtibmas Hargowilis Monitoring Posyandu Anak dan Lansia di Pedukuhan Soka

 

Kulon Progo – Bhabinkamtibmas Kalurahan Hargowilis Polsek Kokap, Aiptu Yuli Anan Tresna, S.E., M.A.P., melaksanakan kegiatan monitoring Posyandu anak dan lansia di Pedukuhan Soka, Kalurahan Hargowilis, Kapanewon Kokap, pada Senin (6/4/2026) pukul 09.00 WIB hingga selesai. Kegiatan tersebut dilaksanakan di PAUD Pitutur Soka Hargowilis sebagai bentuk dukungan Polri terhadap pelayanan kesehatan masyarakat.

Kegiatan Posyandu anak dan lansia ini diikuti oleh warga Pedukuhan Soka yang terdiri dari 12 balita dan 27 lansia. Turut hadir dalam kegiatan tersebut petugas kesehatan dari Puskesmas 2 Kokap, Bapak Sahir, yang memberikan pelayanan kesehatan berupa pemeriksaan rutin serta pemantauan tumbuh kembang balita dan kondisi kesehatan lansia.

Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan himbauan kamtibmas kepada warga yang hadir agar senantiasa menjaga keamanan lingkungan serta meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan diri dan keluarga. Selain itu, warga juga diimbau untuk tetap aktif mengikuti kegiatan Posyandu sebagai upaya menjaga kesehatan sejak dini.

Aiptu Yuli Anan Tresna menyampaikan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan Posyandu merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program kesehatan masyarakat. “Kami mengajak seluruh warga untuk rutin mengikuti kegiatan Posyandu, baik untuk balita maupun lansia, serta selalu menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan. Selain itu, kami juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan kepada Bhabinkamtibmas apabila terdapat potensi gangguan kamtibmas,” ujarnya. 

Polri Dinilai Sukses Kelola Arus Mudik dan Balik Lebaran, Tuai Respons Positif Masyarakat

 

Jakarta – Pelaksanaan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini dinilai berjalan lancar. Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari peran Polri dalam mengelola lalu lintas serta memberikan pelayanan kepada masyarakat selama pelaksanaan Operasi Ketupat.

Selama periode operasi yang berlangsung selama 13 hari, Polri dinilai mampu hadir di tengah masyarakat dengan memberikan pelayanan yang optimal. Tidak hanya memastikan kelancaran arus lalu lintas, Polri juga dinilai berhasil menciptakan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik.

Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia, Edi Saputra Hasibuan, menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut menunjukkan komitmen Polri dalam menjalankan tugas pelayanan publik.

“Keberhasilan melancarkan arus mudik dan balik Lebaran ini menunjukkan bahwa Polri hadir memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Polri mampu memberikan pelayanan yang nyaman, cepat, dan responsif sehingga masyarakat merasa aman selama perjalanan,” ujar Edi.

Ia juga menambahkan bahwa kehadiran Polri di berbagai titik pengamanan dan pelayanan memberikan dampak signifikan terhadap persepsi publik. Menurutnya, masyarakat merasakan langsung kecepatan respons dan kesiapsiagaan petugas di lapangan.

“Yang dirasakan masyarakat adalah Polri hadir memberikan pelayanan yang cepat dan membuat masyarakat merasa nyaman. Hal ini menjadi indikator penting keberhasilan Operasi Ketupat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Edi mengungkapkan bahwa selama pelaksanaan operasi, Polri juga mendapatkan banyak tanggapan positif dari masyarakat. Hal ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan.

“Dalam 13 hari pelaksanaan Operasi Ketupat, Polri banyak mendapatkan respons positif dari masyarakat. Ini menjadi catatan baik dan harus terus dipertahankan ke depan,” pungkasnya.

Dengan capaian tersebut, Polri diharapkan terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam pengamanan momen-momen besar yang melibatkan mobilitas masyarakat secara masif seperti arus mudik dan balik Lebaran. 

Patroli Gabungan Polsek Temon dan Polsek Kokap, Antisipasi 3C dan Gangguan Kamtibmas di Wilayah Temon

 

Kulon Progo – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, Panit Intel Polsek Temon Ipda R. Andi B bersama tiga personel Polsek Temon dan empat personel Polsek Kokap melaksanakan kegiatan Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) gabungan pada Senin (6/4/2026) mulai pukul 23.30 WIB hingga selesai.

Kegiatan patroli gabungan tersebut diawali dengan titik singgung di Padukuhan Kibon, Kalurahan Kebonrejo, Kapanewon Temon. Adapun personel yang terlibat dari Polsek Temon yaitu Ipda R. Andi B, Aiptu Anton S, Aiptu Turman P, dan Aiptu Dwi K, 

Dalam pelaksanaannya, personel melaksanakan patroli dengan menyasar sejumlah objek vital, perkantoran, kawasan perumahan, serta lokasi yang dinilai rawan gangguan kamtibmas di wilayah Kapanewon Temon. Rute patroli meliputi kawasan perbankan, pertokoan, SPBU, jalur utama Deandeles, kawasan Pasar Glagah, Simpang 4 Mlangsen, kawasan Bandara YIA, Pasar Temon, hingga kembali ke Mapolsek Temon.

Selain itu, petugas juga melaksanakan Blue Light Patrol sebagai upaya memberikan rasa aman kepada masyarakat melalui kehadiran polisi di titik-titik rawan tindak kriminal, daerah rawan kecelakaan, serta lokasi yang berpotensi terjadi gangguan kamtibmas lainnya. Dalam kegiatan tersebut, personel turut memberikan himbauan kepada masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminal seperti Curat, Curas, Curanmor, pencurian hewan, serta peredaran minuman keras.

Panit Intel Polsek Temon Ipda R. Andi B menyampaikan bahwa patroli gabungan ini merupakan langkah preventif untuk menekan angka kriminalitas serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di wilayah Temon dan sekitarnya. “Melalui patroli gabungan ini, kami berupaya hadir di tengah masyarakat untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan, khususnya 3C dan gangguan kamtibmas lainnya. Kami juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan,” ujarnya.

Dengan adanya kegiatan patroli gabungan ini, diharapkan situasi keamanan di wilayah Kapanewon Temon tetap terjaga dengan baik, serta masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman. 

Rabu, 08 April 2026

76 Peserta Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Awal Seleksi Taruna Akpol di Polda DIY

 

 

Yogyakarta - Sebanyak 76 peserta yang terdiri dari 70 pria dan 6 wanita mengikuti pemeriksaan kesehatan tahap I dalam rangka seleksi Penerimaan Terpadu Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 Panitia Daerah (Panda) Polda DIY. Pemeriksaan kesehatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (7/4/2026) di Rumah Sakit Bhayangkara Polda DIY.

Kegiatan pemeriksaan kesehatan ini menjadi salah satu tahapan awal dalam proses seleksi calon Taruna Akpol. Para peserta menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh yang meliputi pengukuran tinggi dan berat badan, pemeriksaan gigi dan mulut, tensi dan nadi, visus mata, telinga hidung tenggorokan (THT), tes buta warna, hingga pemeriksaan fisik luar.

Untuk menjamin proses seleksi berjalan objektif dan transparan, kegiatan tersebut turut diawasi oleh pengawas internal dari Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) serta Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda DIY. Selain itu, pengawasan eksternal juga melibatkan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) DIY.

Hasil pemeriksaan kesehatan tahap I ini akan diumumkan pada hari yang sama. Peserta yang dinyatakan memenuhi syarat akan melanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya, yakni pemeriksaan psikologi, tes kesamaptaan jasmani, hingga pemeriksaan kesehatan tahap II yang meliputi pemeriksaan organ dalam.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakapolda DIY Brigjen Pol Eddy Djunaedi, S.I.K., yang didampingi oleh Karo SDM Polda DIY Kombes Pol Uri Nartanti Istiwidayati, S.I.K., M.Si., serta Kabid Dokkes Polda DIY Kombes Pol dr. Fajar Amansyah, Sp.PD., FINASIM., CMSC., QHIA., AIFO-K.

Sementara itu, Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan, S.I.K., menegaskan bahwa seluruh rangkaian seleksi penerimaan Taruna Akpol dilaksanakan dengan menjunjung tinggi prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (BETAH).

“Setiap tahapan seleksi dilaksanakan secara terbuka dan hasilnya diumumkan pada hari yang sama, sehingga peserta dapat langsung mengetahui hasil yang diperoleh. Hal ini sebagai bentuk komitmen Polri dalam mewujudkan proses rekrutmen yang bersih dan transparan,” ujar Kombes Pol Ihsan, S.I.K.

Ia juga menambahkan bahwa penerimaan Taruna Akpol hanya dilaksanakan melalui jalur reguler tanpa adanya jalur lain di luar mekanisme resmi.

“Polri menegaskan bahwa rekrutmen Taruna Akpol hanya melalui jalur reguler. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak percaya kepada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan cara yang tidak sesuai ketentuan,” pungkasnya. 

Selasa, 07 April 2026

Wakapolres Kulon Progo Hadiri Launching Maskot, Logo, dan Jingle PORDA XVIII dan PEPARDA V DIY Tahun 2027

 

 

Kulon Progo — Wakapolres Kulon Progo Kompol Muhamad Sholeh, S.H., M.M., menghadiri kegiatan Launching Maskot, Logo, dan Jingle Pekan Olahraga Daerah (PORDA) XVIII dan Pekan Paralimpik Daerah (PEPARDA) V Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2027 yang dilaksanakan pada Selasa (07/04/2026) pukul 09.00 hingga 10.40 WIB di Halaman Taman Budaya Kulon Progo (TBK), Jl. Kawijo No. 5, Pengasih, Kabupaten Kulon Progo.

Kegiatan yang dipimpin oleh Ketua Penyelenggara Ir. Hamam Mutaqim selaku Ketua KONI Kulon Progo ini diikuti sekitar ±500 peserta dan dilanjutkan dengan kirab keliling wilayah Wates. Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Kulon Progo Dr. R. Agung Setyawan, S.T., M.Sc., M.M., Wakil Ketua Umum KONI DIY Prof. Dr. Rumpis Agus Sudarko, M.S., Sekda Kulon Progo Triyono, S.IP., M.Si., unsur Forkopimda, Ketua KONI se-DIY, para Kepala OPD, Panewu se-Kabupaten Kulon Progo, serta tamu undangan lainnya.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Pekan Olahraga, dilanjutkan laporan penyelenggara oleh Ketua KONI Kulon Progo Ir. Hamam Mutaqim. Dalam laporannya disampaikan bahwa peluncuran logo, maskot, dan jingle PORDA dan PEPARDA DIY merupakan simbol semangat kebersamaan dan sportivitas yang berakar pada nilai-nilai budaya Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sambutan Ketua KONI DIY yang dibacakan oleh Wakil Ketua Umum Prof. Dr. Rumpis Agus Sudarko, M.S., menegaskan bahwa olahraga tidak hanya menjadi ajang prestasi, tetapi juga sarana mempererat rasa persaudaraan dan menjunjung tinggi nilai sportivitas. Selanjutnya, Bupati Kulon Progo Dr. R. Agung Setyawan, S.T., M.Sc., M.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kabupaten Kulon Progo mendapat kehormatan sebagai tuan rumah PORDA XVIII dan PEPARDA V DIY Tahun 2027, sehingga diperlukan dukungan seluruh elemen masyarakat untuk menyukseskan kegiatan tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, secara resmi diperkenalkan maskot PORDA XVIII dan PEPARDA V DIY Tahun 2027 bernama “Si Bravo”, yang merupakan representasi burung Branjangan Jawa sebagai simbol ketangguhan, semangat juang, serta daya tahan dalam menghadapi tantangan. Selain itu, diluncurkan pula logo dan jingle resmi yang menjadi identitas visual serta penyemangat menuju penyelenggaraan PORDA dan PEPARDA DIY Tahun 2027.

Setelah prosesi launching, kegiatan dilanjutkan dengan kirab yang mengambil rute dari Taman Budaya Kulon Progo menuju Pertigaan Dayakan, Pertigaan DPRD Kulon Progo, Tlusupan Miri, JPO, Pasar Wates, Teteg Kulon, Lapas Wates, depan Rumah Dinas Bupati, depan Media Center, dan berakhir di Kompleks Pemda Kulon Progo. Kirab diikuti oleh berbagai unsur, mulai dari kendaraan pengawal, mobil hias pembawa maskot dan bendera, komunitas olahraga, hingga kendaraan pendukung lainnya.

Wakapolres Kulon Progo Kompol Muhamad Sholeh, S.H., M.M., menyampaikan bahwa Polri mendukung penuh kegiatan tersebut serta siap mengawal seluruh rangkaian kegiatan hingga penyelenggaraan PORDA dan PEPARDA DIY Tahun 2027. “Kami dari Polres Kulon Progo mendukung sepenuhnya pelaksanaan launching maskot, logo, dan jingle PORDA XVIII dan PEPARDA V DIY Tahun 2027 ini. Kehadiran Polri bertujuan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar, serta mendukung suksesnya Kabupaten Kulon Progo sebagai tuan rumah,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung hingga selesai, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Diharapkan dengan diluncurkannya maskot, logo, dan jingle PORDA XVIII dan PEPARDA V DIY Tahun 2027 ini, dapat menumbuhkan semangat kebersamaan serta meningkatkan antusiasme masyarakat dalam menyukseskan event olahraga tingkat daerah tersebut.