RUNNING TEXT



widgets

Kamis, 07 Mei 2026

KEPEDULIAN BHABINKAMTIBMAS SAMBANGI WARGA YANG MENINGGAL BERIKAN DUKUNGAN MORIL

 


Kalibawang - Bhabinkamtibmas aktif melaksanakan program Popkema (Polisi Peduli Kedukaan Masyarakat) untuk takziah, membantu pengamanan, dan mengawal jenazah warga binaan ke pemakaman. Hal ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Bhabinkamtibmas terhadap warga binaan yang mengalami musibah kematian ikut melaksanakan takziah ke rumah duka, diharapkan seorang Bhabinkamtibmas bisa lebih dekat dengan warganya dan bisa merasakan kesedihan warga binaan yang terkena musibah. Senin (04/05/2026) 


Bhabinkamtibmas Kelurahan Banjaroyo Polsek Kalibawang Polres Kulonprogo Brigadir Nurul Afrizal, S.Pd., M.M., bersama dengan Lurah dan Pamong serta Babinsa mendatangi kediaman rumah duka, hal tersebut merupakan suatu bentuk kepedulian dan ungkapan bela sungkawa terhadap warga binaan yang sedang mengalami musibah meninggalnya salah satu warga Binaan, dalam kesempatan tersebut Bhabinkamtibmas mengucapkan rasa belasungkawa atas meninggalnya almarhumah Ibu Wantini  warga Padukuhan Banjaran, Banjaroyo di karenakan sakit, semoga segala kebaikan di Terima di sisi-Nya dan keluarga ihklas dan bersabar menerima musibah ini. 


Kapolsek Kalibawang AKP Agus Kusnendar, S.H., M.M., menyampaikan, bahwa kegiatan seperti ini yang selalu kami lakukan kepada warga yang mengalami musibah meninggal dunia, hal tersebut dilakukan bertujuan guna mendoakan almarhum atau almarhumah dan memberikan dukungan moril pada keluarga yang ditinggalkan serta mempererat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat, sebagai sarana untuk lebih dekat dengan masyarakat.


“Takziah yang dilakukan Bhabinkamtibmas merupakan salah satu bentuk bentuk empati dan kepedulian Polri kepada masyarakat, kami ingin menunjukkan bahwa Polri selalu hadir untuk masyarakat, terutama di saat-saat sulit serta mendekatkan diri dengan masyarakat dan menunjukkan bahwa Polri selalu hadir untuk masyarakat, terutama di saat-saat sulit” tutur Kapolsek


“Kami dari jajaran Polsek Kalibawang mengucapkan turut berduka cita kepada Keluarga atas meninggalnya Alamarhumah, semoga diampuni segala dosanya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Aamiin YRA” tutupnya

Kapolri Terima Adhi Bhakti Senapati, Jadi Motivasi Perkuat Sinergi Keamanan Siber

 


Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerima tanda kehormatan Adhi Bhakti Senapati dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) pada Hari Rabu  (06/05/2026). Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusinya dalam bidang keamanan dan pertahanan, khususnya dalam penguatan kolaborasi lintas lembaga di ruang siber.


Kapolri mengungkapkan, penghargaan Adhi Bhakti Senapati menjadi momen penting yang semakin mendorong dirinya untuk meningkatkan kolaborasi antara Polri dengan berbagai pihak, termasuk Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Hal ini sejalan dengan arahan Presiden yang menekankan pentingnya persatuan dan sinergi dalam menghadapi berbagai ancaman terhadap bangsa dan negara.


“Bagi saya ini adalah penghargaan yang sangat luar biasa. Ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan kolaborasi dan sinergisitas. Apalagi Bapak Presiden telah menyampaikan bahwa kita harus bersatu dalam menghadapi berbagai tantangan,” jelasnya.


Menurut Kapolri, ancaman di ruang siber menjadi salah satu tantangan terbesar ke depan. Oleh karena itu, diperlukan langkah strategis yang mencakup peningkatan literasi digital, penguatan kualitas sumber daya manusia, pembangunan sistem keamanan yang andal, serta penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan siber.


“Kita harus bersama-sama menjaga ruang siber, mulai dari literasi, penguatan SDM, pembangunan sistem keamanan, hingga penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan siber,” tegasnya.


Selain itu, Kapolri juga menekankan pentingnya sinergi antara Polri, BSSN, TNI, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kedaulatan negara, baik dari sisi keamanan siber maupun pertahanan.


“Kolaborasi dan sinergisitas menjadi kunci sukses untuk menjaga kedaulatan di bidang keamanan,” pungkasnya.

BHABINKAMTIBMAS KELURAHAN WATES MONITORING KELULUSAN, AJAK SISWA RAYAKAN DENGAN TERTIB DAN AMAN

 

Wates – Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif pasca pengumuman kelulusan siswa, Bhabinkamtibmas Kelurahan Wates Polsek Wates Polres Kulonprogo, Aiptu Nur Rochmanto melaksanakan kegiatan sambang dan monitoring di sejumlah sekolah tingkat SMA dan SMK yang berada di wilayah Kelurahan Wates, pada Senin (04/05/2026) pagi.

Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat yang kerap muncul saat momentum kelulusan, seperti aksi konvoi kendaraan, coret-coret seragam, maupun euforia berlebihan yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.

Dari hasil monitoring, diketahui bahwa seluruh sekolah melaksanakan pengumuman kelulusan secara online. Hal ini berdampak positif karena tidak adanya kerumunan siswa di lingkungan sekolah, sehingga situasi tetap aman, tertib, dan kondusif.

Adapun jumlah siswa yang mengikuti kelulusan di wilayah Kelurahan Wates antara lain SMA Negeri 1 Wates sebanyak 252 siswa, SMK Muhammadiyah 3 Wates sebanyak 81 siswa, SMK Muhammadiyah 1 Wates sebanyak 73 siswa, SMK Ma’arif 1 Wates sebanyak 361 siswa, SMK Ma’arif 3 Wates sebanyak 32 siswa, SMA Ma’arif 1 Wates sebanyak 13 siswa, dan SMA Muhammadiyah 1 Wates sebanyak 21 siswa.

Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada pihak sekolah dan para siswa agar merayakan kelulusan dengan cara yang positif serta tidak melakukan kegiatan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, seperti konvoi kendaraan di jalan raya maupun aksi vandalisme.

Aiptu Nur Rochmanto mengatakan bahwa kelulusan merupakan momen yang patut disyukuri, namun harus dirayakan dengan bijak dan tidak berlebihan.

“Kami mengimbau kepada seluruh siswa agar merayakan kelulusan dengan cara yang positif dan tetap menjaga ketertiban. Hindari konvoi kendaraan, coret-coret seragam, maupun tindakan lain yang dapat membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” ujar Aiptu Nur Rochmanto.

Ia juga mengajak para pelajar untuk memanfaatkan momen kelulusan sebagai langkah awal meraih masa depan yang lebih baik.

“Kelulusan ini merupakan awal untuk melangkah ke jenjang berikutnya. Tetap jaga nama baik sekolah, hormati orang tua dan guru, serta isi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat demi masa depan yang lebih baik,” tambahnya.

Secara keseluruhan, kegiatan monitoring berjalan aman dan lancar. Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus mempererat sinergitas antara kepolisian, pihak sekolah, dan masyarakat dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Bhabinkamtibmas Kalurahan Sidoharjo melaksanakan kegiatan “Police Goes To School” untuk Sosialisasi dan Penyuluhan Cegah Bullying.

 


Samigaluh – Mengingat kasus bullying masih sering terjadi di lingkungan sekolah, untuk itu dalam upaya mencegah dan menanggulangi kasus bullying di lingkungan sekolah, Polsek Samigaluh melalui Bhabinkamtibmas Kalurahan Sidoharjo Aipda Heri Wiratmoko, S.H., menggelar penyuluhan dan sosialisasi ke sekolah di Kalurahan Sidoharjo Samigaluh, Senin (4/5/2026).


Salah satu sekolah yang didatangi Polsek Samigaluh yakni SD N Sulur, Padukuhan Sulur Sidoharjo Samigalauh. Kegiatan ini dilaksanakan pada saat kegiatan upacara bendera. Dalam sosialisasi dan penyuluhan di SD N Sulur tersebut, Bhabinkamtibmas Kalurahan Sidoharjo Aipda Heri Wiratmoko, S.H., memberikan sosialisasi dan penyuluhan tentang bahaya bullying.


Aipda Heri Wiratmoko, S.H., mengatakan bahwa sosialisasi pencegahan bullying di sekolah adalah langkah positif untuk melindungi generasi muda.


Namun masalah bullying bukan hanya menjadi tanggung jawab polisi atau sekolah saja. Diperlukan kerjasama dan komunikasi aktif dari semua pihak. Termasuk siswa, guru dan orang tua, untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif dan penuh penghormatan atau integritas.


Dengan upaya dan komitmen bersama tersebut, diharapkan dapat membangun dan menciptakan masa depan yang lebih baik. “Tentunya bagi anak-anak dan remaja, dimana mereka dapat tumbuh dan berkembang tanpa rasa takut dan intimidasi,” ungkap Aipda Heri Wiratmoko. 


Menurutnya, anak anak adalah harapan bangsa dan aset bangsa dimasa yang akan datang. “Karena itu mari bersama-sama hindari perundungan siswa dan membangun lingkungan belajar yang nyaman,” ujar Aipda Heri. 


Aipda Heri menambahkan, bullying merupakan masalah serius yang dapat mempengaruhi kesejahteraan fisik, emosional, dan psikologis anak-anak dan remaja.

Polsek Temon Melaksanakan Pengamanan Ibadah di Gereja

 


TEMON- Guna menjaga kondusifitas wilayah dan memberikan rasa aman kepada umat Kristiani dalam menjalankan ibadah, Polsek Temon melaksanakan pengamanan kegiatan Ibadah Minggu di gereja, yang ada di wilayah Temon, Minggu (3/4/2026) pagi.

 

Langkah ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjamin kebebasan beragama dan menjaga kerukunan umat beragama di wilayah hukum Polsek Temon.

 

Kapolsek Temon AKP Joko Nugroho, S.H., menjelaskan, bahwa pengamanan rutin di tempat-tempat ibadah, khususnya saat pelaksanaan Ibadah Minggu, merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat. Hal ini bertujuan untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar, aman, dan tanpa gangguan.

 

"Kami hadir untuk memberikan rasa aman kepada saudara-saudara kita umat Kristiani yang sedang beribadah. Pengamanan ini juga sebagai wujud toleransi dan dukungan kami terhadap kehidupan beragama yang harmonis di masyarakat," ujar Kapolsek Temon.

 

Personil yang berjaga ditempatkan di area pintu masuk gereja, halaman, serta jalur sekitar lokasi ibadah. Selain itu, dilakukan pula pengaturan lalu lintas guna mencegah kemacetan akibat meningkatnya aktivitas kendaraan jemaat di sekitar lokasi.

 

Pengamanan dilakukan dengan pendekatan humanis, di mana personel tidak hanya berjaga, tetapi juga berinteraksi dengan pengurus gereja dan jemaat, guna membangun kedekatan dan memperkuat rasa saling percaya antara masyarakat dan aparat kepolisian.

 

AKP Joko Nugroho juga mengingatkan kepada seluruh jemaat dan masyarakat sekitar agar tetap menjaga kerukunan, tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang dapat memecah belah, serta selalu menjunjung tinggi nilai toleransi dalam kehidupan sehari-hari.

 

"Kami ingin wilayah Temon tetap menjadi contoh dalam hal toleransi dan keharmonisan umat beragama. Mari kita jaga bersama suasana damai ini dengan saling menghormati satu sama lain," imbuhnya.

 

Dengan adanya pengamanan ini, diharapkan kegiatan ibadah Minggu di Gereja dapat terus berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh kekhusyukan, serta memperkuat semangat persaudaraan lintas agama di tengah masyarakat.