RUNNING TEXT



widgets

Rabu, 15 Juli 2026

Wakapolres Kulon Progo Hadiri Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2026, Perkuat Sinergi Membangun Negeri dari Desa

 

Kulon Progo – Wakapolres Kulon Progo Kompol Muhamad Sholeh, S.H., M.H. menghadiri Upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan di Lapangan Sangon II, Kalurahan Kalirejo, Kapanewon Kokap, Kabupaten Kulon Progo, Rabu (15/7/2026).


Kegiatan yang mengusung tema "TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa" tersebut dipimpin oleh Wakil Bupati Kulon Progo H. Ambar Purwoko, A.Md. selaku Inspektur Upacara dan dihadiri sekitar 300 peserta yang terdiri dari unsur Forkopimda, TNI-Polri, pemerintah daerah, instansi terkait, perangkat kalurahan, pelajar, serta elemen masyarakat.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasipers Kasrem 072/Pamungkas Letkol Inf Yoga Yastinanda, S.I.P., Dandim 0731/Kulon Progo Letkol Inf Dyan Niti Sukma, S.I.P., M.Han., Dansatradar 215 Congot Letkol Lek Haris Fadillah, S.T., M.Han., Wakapolres Kulon Progo Kompol Muhamad Sholeh, S.H., M.H., jajaran Forkopimda Kabupaten Kulon Progo, Panewu Kokap, Kapolsek Kokap AKP Marjoko, serta tamu undangan lainnya.


Dalam laporan kesiapan pelaksanaan TMMD, Pasiter Kodim 0731/Kulon Progo Lettu Inf Adi Mardiyanto menyampaikan bahwa program TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 akan dilaksanakan selama 30 hari, mulai 15 Juli hingga 13 Agustus 2026, berlokasi di Padukuhan Plampang I, Kalurahan Kalirejo, Kapanewon Kokap.


Adapun sasaran fisik meliputi pembangunan jalan rabat beton sepanjang 668 meter dengan lebar 3 meter dan ketebalan 12 sentimeter, serta plester dan pengecatan Masjid Al Huda. Sementara sasaran nonfisik berupa berbagai penyuluhan kepada masyarakat, antara lain wawasan kebangsaan, mitigasi bencana, bahaya narkoba dan pembinaan kamtibmas, serta pencegahan stunting dan penyakit menular.


Dalam amanatnya, Wakil Bupati Kulon Progo H. Ambar Purwoko menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI yang terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan. Menurutnya, TMMD merupakan program lintas sektoral yang tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong, pemberdayaan masyarakat, dan wawasan kebangsaan.


Rangkaian upacara ditutup dengan pemukulan kentongan oleh Inspektur Upacara sebagai tanda dimulainya pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026.


Di sela kegiatan, Wakapolres Kulon Progo Kompol Muhamad Sholeh, S.H., M.H. menyampaikan bahwa Polri mendukung penuh pelaksanaan TMMD sebagai wujud sinergitas bersama TNI dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


"TMMD merupakan bentuk nyata sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan. Polres Kulon Progo siap mendukung seluruh rangkaian kegiatan agar berjalan aman, lancar, dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat. Melalui kebersamaan dan semangat gotong royong, kita berharap pembangunan tidak hanya menghadirkan infrastruktur yang lebih baik, tetapi juga mempererat persatuan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Kompol Muhamad Sholeh.


Melalui pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2026, diharapkan terwujud percepatan pembangunan infrastruktur desa, meningkatnya kualitas sumber daya manusia melalui berbagai penyuluhan, serta semakin kuatnya kemanunggalan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun Kabupaten Kulon Progo yang maju, aman, dan sejahtera.

Personel Polsek Wates Amankan Pagelaran Wayang Kulit Hari Jadi Kalurahan Kulwaru ke-115

 

Kulon Progo – Personel Polsek Wates melaksanakan pengamanan kegiatan Pagelaran Wayang Kulit Semalam Suntuk dalam rangka memperingati Hari Jadi Kalurahan Kulwaru ke-115 Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Kulwaru Kulon, Kalurahan Kulwaru, Kapanewon Wates, Selasa (7/7/2026) malam.

Kegiatan budaya tersebut dihadiri oleh unsur DPRD DIY, DPRD Kabupaten Kulon Progo, Forkopimkap Wates, Pemerintah Kalurahan Kulwaru, tokoh budaya, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang antusias menyaksikan pagelaran wayang kulit hingga selesai.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Wates yang diwakili Wakapolsek Wates AKP Landung Sumardi bersama personel Polsek Wates melaksanakan pengamanan di seluruh area kegiatan guna memastikan rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Pagelaran wayang kulit menghadirkan dalang Ki Wisnu Hadi Sugito dengan lakon "Wahyu Poncosari", yang sarat akan pesan moral tentang kepemimpinan, kebijaksanaan, kemakmuran, serta nilai-nilai luhur budaya Jawa. Antusiasme masyarakat yang tinggi menunjukkan bahwa kesenian tradisional masih menjadi bagian penting dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakat Kulon Progo.

Wakapolsek Wates AKP Landung Sumardi mengatakan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan masyarakat merupakan bentuk pelayanan untuk memberikan rasa aman sekaligus mendukung pelestarian budaya daerah.

"Pengamanan ini merupakan wujud komitmen Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat agar setiap kegiatan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan peringatan Hari Jadi Kalurahan Kulwaru ke-115. Semoga melalui kegiatan budaya seperti pagelaran wayang kulit ini, nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, serta kecintaan terhadap budaya lokal terus terpelihara. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban sehingga situasi kamtibmas di wilayah Wates tetap aman dan kondusif," ujar AKP Landung Sumardi.

Dengan pengamanan yang dilakukan personel Polsek Wates serta dukungan seluruh unsur yang terlibat, kegiatan Pagelaran Wayang Kulit Semalam Suntuk berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh khidmat. Momentum peringatan Hari Jadi Kalurahan Kulwaru ke-115 ini diharapkan semakin mempererat tali silaturahmi, memperkuat persatuan masyarakat, serta menjadi sarana pelestarian budaya bagi generasi mendatang.

Bhabinkamtibmas Karangwuni Hadiri Sosialisasi Kesiapsiagaan Gempa Megathrust, Ajak Warga Tingkatkan Kewaspadaan

 

Kulon Progo – Bhabinkamtibmas Kalurahan Karangwuni, Polsek Wates, Aipda Suprihatin, bersama Babinsa menghadiri kegiatan Sosialisasi Strategi Relawan dan Masyarakat dalam Manajemen Bencana yang diselenggarakan oleh BPBD Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta di Balai Kalurahan Karangwuni, Kapanewon Wates, Selasa (7/7/2026).

Kegiatan tersebut mengusung tema "Menembus Waktu Emas: Strategi Evakuasi Mandiri 20 Menit Pasca-Gempa Megathrust" dan dihadiri oleh anggota DPRD DIY, Pemerintah Kalurahan Karangwuni, Bamuskal, pengurus BUMDesa, perwakilan RT, Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB), BPBD Kabupaten Kulon Progo, serta narasumber dari BMKG.

Melalui sosialisasi ini, peserta mendapatkan edukasi mengenai pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi gempa bumi, khususnya langkah-langkah evakuasi mandiri dalam 20 menit pertama pascabencana sebagai upaya meminimalkan risiko korban jiwa maupun kerugian lainnya.

Selain mengikuti kegiatan, Aipda Suprihatin juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. Warga diimbau untuk tidak membakar sampah sembarangan guna mencegah kebakaran, tidak meninggalkan alat pertanian maupun obat-obatan di lahan, serta selalu waspada terhadap berbagai modus penipuan, baik secara daring maupun secara langsung yang mengatasnamakan keluarga, tetangga, atau teman.

Aipda Suprihatin mengatakan bahwa kesiapsiagaan menghadapi bencana merupakan tanggung jawab bersama yang harus dibangun melalui pengetahuan, latihan, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

"Melalui sosialisasi ini kami berharap masyarakat memahami langkah-langkah yang harus dilakukan apabila terjadi gempa bumi, sehingga mampu melakukan evakuasi secara cepat, tepat, dan mandiri. Selain kesiapsiagaan bencana, kami juga mengajak seluruh warga untuk tetap menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di musim kemarau, serta tidak mudah percaya terhadap berbagai modus penipuan yang saat ini semakin beragam," ujar Aipda Suprihatin.

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar serta mendapat antusiasme dari seluruh peserta. Diharapkan melalui sinergi antara pemerintah, relawan, dan masyarakat, kesiapsiagaan menghadapi bencana semakin meningkat sehingga tercipta lingkungan yang tangguh terhadap bencana sekaligus tetap aman dan kondusif.

Bhabinkamtibmas Ngestiharjo Hadiri Edukasi Gizi dan Penyuluhan KB bagi Remaja Putri

 

Kulon Progo – Bhabinkamtibmas Kalurahan Ngestiharjo, Polsek Wates, Aipda Arif Fahrudin menghadiri kegiatan Edukasi Gizi dan Penyuluhan Keluarga Berencana (KB) bagi Remaja Putri yang diselenggarakan di Padukuhan Dukuh, Kalurahan Ngestiharjo, Kapanewon Wates, Selasa (7/7/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Puskesmas Wates, Dwi Ningsih Rahmatulloh, S.Sos., dengan mengangkat tema "Edukasi Gizi dan Upaya Pencegahan Stunting bagi Remaja Putri." Para peserta yang merupakan remaja putri setempat mengikuti rangkaian acara mulai dari pembukaan, sambutan Lurah Ngestiharjo, penyampaian materi edukasi gizi dan penyuluhan KB, sesi diskusi, hingga penutupan.

Kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui edukasi kepada generasi muda, khususnya dalam pencegahan stunting dan pembentukan perilaku hidup sehat sejak dini.

Dalam kesempatan tersebut, Aipda Arif Fahrudin mengimbau para remaja putri agar aktif mengikuti kegiatan positif di lingkungan masyarakat, seperti karang taruna maupun kegiatan sosial lainnya. Menurutnya, keterlibatan remaja dalam kegiatan kemasyarakatan akan memberikan manfaat bagi pengembangan diri sekaligus membantu menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.

Aipda Arif Fahrudin mengatakan bahwa remaja putri memiliki peran penting dalam mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas di masa depan.

"Kami berharap adik-adik remaja putri dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kegiatan ini, terutama mengenai pentingnya gizi seimbang, menjaga kesehatan reproduksi, serta mencegah stunting sejak dini. Selain itu, mari aktif dalam kegiatan positif di lingkungan agar terhindar dari pergaulan negatif dan bersama-sama menjaga keamanan serta ketertiban di wilayah kita," ujar Aipda Arif Fahrudin.

Melalui kegiatan ini diharapkan para remaja putri semakin memahami pentingnya pemenuhan gizi, kesehatan reproduksi, dan perencanaan kehidupan yang baik sehingga mampu menjadi generasi yang sehat, cerdas, berkualitas, serta berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

TNI–POLRI Tetap Solid, Bersinergi untuk Negeri dan Melayani Masyarakat.

 

Wates - Dalam rangka memperkuat sinergitas dan soliditas antar institusi, Kapolsek Wates Kompol Ngadi, S.H., M.H. bersama personel Polsek Wates melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Koramil 01 Wates pada Selasa (14/07/2026).

Kedatangan Kapolsek Wates beserta rombongan disambut hangat oleh Danramil 01 Wates Kapten Inf Khabib Al Amin beserta anggota. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan sebagai wujud nyata hubungan harmonis yang selama ini terjalin antara TNI dan Polri di wilayah Kapanewon Wates.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Wates menyampaikan bahwa silaturahmi ini merupakan upaya untuk terus menjaga komunikasi, koordinasi, dan kerja sama yang baik antara Polsek Wates dan Koramil 01 Wates dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. 


"Sinergitas yang kuat antara TNI dan Polri menjadi modal utama dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat" kata Kapolsek.

Selain mempererat hubungan kelembagaan, pertemuan tersebut juga menjadi sarana bertukar informasi terkait perkembangan situasi kamtibmas di wilayah Kapanewon Wates serta membahas berbagai langkah kolaboratif dalam mendukung kegiatan masyarakat dan program pemerintah.

Danramil 01 Wates menyambut baik kunjungan tersebut dan menegaskan komitmen untuk terus menjaga kekompakan serta meningkatkan kerja sama dengan Polsek Wates dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan. Menurutnya, komunikasi yang baik dan koordinasi yang intensif menjadi kunci terciptanya situasi yang aman, nyaman, dan kondusif di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan silaturahmi ini, diharapkan hubungan solid antara TNI dan Polri semakin erat sehingga mampu mewujudkan stabilitas keamanan wilayah yang kondusif serta memberikan rasa aman bagi masyarakat.