RUNNING TEXT



widgets

Rabu, 11 Maret 2026

Kapolres Kulon Progo Hadiri Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 di Salamrejo

 

Kulon Progo – Kapolres Kulon Progo AKBP Ridho Hidayat, S.I.K., M.H. menghadiri kegiatan upacara Penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kodim 0731/Kulon Progo, Rabu (11/3/2026) pagi. Upacara berlangsung di Lapangan Salamrejo, Kalurahan Salamrejo, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, mulai pukul 08.10 hingga 09.00 WIB dan dihadiri sekitar 350 peserta serta tamu undangan dari unsur Forkopimda dan masyarakat.

Upacara penutupan dipimpin oleh Komandan Kodim 0731/Kulon Progo Letkol Inf Dyan Niti Sukma, S.I.P., M.Han. selaku inspektur upacara dengan mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Kulon Progo H. Ambar Purwoko, jajaran Korem 072/Pamungkas, unsur TNI–Polri, Satpol PP, Kejaksaan, DPRD, serta para tokoh masyarakat.

Dalam laporan pelaksanaan yang dibacakan Pasiter Kodim 0731/Kulon Progo, Kapten Inf Nadia, disampaikan bahwa program TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 dilaksanakan di Padukuhan Salam, Kalurahan Salamrejo, dengan melibatkan 70 personel yang terdiri dari unsur TNI–Polri, relawan, serta masyarakat dan aparat pemerintah. Kegiatan tersebut didukung anggaran dari APBD Provinsi DIY, APBD Kabupaten Kulon Progo, APB Kalurahan, serta swadaya masyarakat dengan total mencapai Rp315.450.000.

Adapun hasil kegiatan fisik yang berhasil diselesaikan antara lain pembangunan rabat beton sepanjang 487 meter dengan lebar 3 meter dan tebal 12 cm, pembangunan talud sepanjang 229 meter, pengecatan Masjid Al-Alim, serta pengecatan satu unit pos ronda. Selain sasaran fisik, kegiatan juga diisi dengan penyuluhan kepada masyarakat seperti wawasan kebangsaan, penanggulangan bencana, bahaya narkoba dan pembinaan kamtibmas, serta edukasi pencegahan stunting dan penyakit menular.

Dalam amanat Pangdam IV/Diponegoro yang dibacakan oleh Dandim 0731/Kulon Progo, disampaikan bahwa program TMMD merupakan bentuk sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan. Melalui program tersebut diharapkan desa dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Program TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI bersama rakyat. Melalui kegiatan ini diharapkan pembangunan di desa dapat berjalan lebih cepat dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” demikian amanat Pangdam IV/Diponegoro.

Upacara penutupan ditandai dengan pernyataan resmi penutupan TMMD oleh inspektur upacara pada pukul 08.25 WIB. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan lokasi hasil pembangunan TMMD di Padukuhan Salam, termasuk pemotongan pita oleh Dandim 0731/Kulon Progo serta pemecahan kendi oleh Wakil Bupati Kulon Progo bersama Kapolres Kulon Progo sebagai simbol selesainya program TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 di wilayah tersebut. 

Polsek Lendah Tindaklanjuti Laporan Warga, Amankan Remaja Terlibat Balap Liar

 

 

Kulonprogo – Personel Polsek Lendah menindaklanjuti laporan masyarakat terkait adanya dugaan balap liar di wilayah Jalan Cubung, Jatirejo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulonprogo, Minggu (8/03/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Perwira Pengawas (Pawas) Ipda Mujiyono bersama dua personel lainnya.
Menindaklanjuti informasi dari warga, petugas segera mendatangi lokasi yang diduga sering digunakan sebagai arena balap liar. Saat tiba di lokasi di Jalan Cubung, petugas mendapati adanya percobaan balap liar yang dilakukan oleh sejumlah remaja.

Namun, ketika mengetahui kedatangan petugas kepolisian, para pengendara yang diduga terlibat balap liar langsung membubarkan diri. Selain itu, beberapa warga setempat juga turut mengusir para pelaku balap liar tersebut karena dinilai membahayakan pengguna jalan lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, petugas bersama warga berhasil mengamankan satu orang pengendara yang diduga terlibat balap liar. 

Selanjutnya, dibawa ke Mapolsek Lendah untuk dilakukan pembinaan. Setelah diberikan arahan dan pembinaan, yang bersangkutan kemudian dikembalikan kepada orang tuanya agar mendapatkan pengawasan lebih lanjut.
Kasihumas Polres Kulonprogo Iptu Sarjoko mengatakan bahwa pihak kepolisian akan terus menindaklanjuti setiap laporan masyarakat terkait aktivitas balap liar yang berpotensi mengganggu ketertiban dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.

“Polri akan terus merespons cepat setiap laporan masyarakat. Kami juga mengimbau kepada para remaja untuk tidak melakukan balap liar karena selain melanggar aturan, kegiatan tersebut sangat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” ujar Iptu Sarjoko.

Ia juga mengajak peran aktif orang tua dan masyarakat untuk bersama-sama mengawasi aktivitas anak-anak agar tidak terlibat dalam kegiatan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. 

Patroli Malam dan Sambang Satkamling, Polsek Wates Perkuat Sinergi dengan Warga Jaga Kamtibmas

 


Wates - Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) tetap aman dan kondusif, personel Polsek Wates yang dipimpin  Iptu Tukiran melaksanakan kegiatan patroli malam sekaligus sambang Satkamling pada Selasa malam, 10 Maret 2026 


Dalam kegiatan tersebut, personel juga melaksanakan sambang dan dialog kamtibmas dengan warga yang sedang melaksanakan ronda malam di Pos Satkamling Padukuhan Sanggrahan Kidul RT 017 RW 008, Kalurahan Bendungan, Kapanewon Wates, Kabupaten Kulon Progo. Kehadiran anggota Polri di tengah kegiatan ronda malam warga disambut dengan baik serta menjadi sarana untuk mempererat komunikasi antara polisi dan masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, petugas  Iptu Tukiran  menyampaikan beberapa pesan dan imbauan kamtibmas kepada warga. Di antaranya ucapan terima kasih kepada masyarakat yang secara aktif melaksanakan kegiatan satkamling sebagai bentuk kepedulian bersama dalam menjaga keamanan lingkungan. 

" Tingkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi tindak kriminal seperti pencurian, curanmor, pencurian hewan ternak, pencurian rumah kosong, hingga berbagai bentuk penipuan baik secara langsung maupun melalui media online" kata  Iptu Tukiran

Selain itu warga diimbau agar selalu berhati-hati saat memarkir kendaraan dengan menempatkan kendaraan di lokasi yang aman serta memastikan kendaraan dalam keadaan terkunci. Masyarakat juga diminta tidak meninggalkan kunci maupun barang berharga di kendaraan untuk menghindari peluang terjadinya tindak kejahatan.

Petugas juga mengingatkan warga untuk waspada terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan pemberian bantuan serta penipuan melalui media sosial yang saat ini marak terjadi. Bagi warga yang memiliki hewan ternak, diimbau agar meningkatkan pengawasan dan keamanan kandang guna mencegah terjadinya pencurian hewan ternak.

Melalui kegiatan patroli dan sambang satkamling ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan serta menciptakan situasi wilayah yang aman, nyaman, dan kondusif.

Polsek Wates akan terus meningkatkan kegiatan patroli dialogis dan sambang warga sebagai upaya preventif dalam menjaga keamanan di wilayah hukum Polsek Wates.

Perkuat Kebijakan Berbasis Data, Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo Rilis Dua Buku

 

JAKARTA – Di tengah tantangan era digital dan dinamika geopolitik yang kian kompleks, Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo menegaskan komitmennya dalam membangun Ilmu Kepolisian berbasis riset dan data melalui peluncuran dua karya literatur yakni buku ke-39 hasil karya beliau dengan judul "Rekrutmen, Meritokrasi, dan Teknologi". Selain itu, Wakapolri bersama tokoh-tokoh besar dan akademisi kepolisian seperti Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo, Komjen Pol Prof. Dr. Chryshnanda Dwilaksana, Irjen Pol Dr. Achmad Kartiko, hingga Komjen Pol (P) Prof. Dr. H. Rycko Amelza Dahniel menulis buku berjudul "Prosiding Pusat Studi Kepolisian".

Sebagaimana penyampaian Wakapolri dalam acara peresmian Pusat Studi Kepolisian di PTIK Lemdiklat Polri Selasa, 10 Maret 2026

“Kedua buku ini membuktikan bahwa hasil penelitian akademik dapat dijadikan dasar pengambilan kebijakan kepolisian yang akurat dan berbasis data sehingga memastikan setiap langkah Polri dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah”

Buku "Rekrutmen, Meritokrasi, dan Teknologi" merupakan catatan perjalanan kedinasan yang menawarkan visi pengelolaan SDM yang maju berkaitan dengan membentuk personel Polri yang profesional dan berintegritas. Intisari buku ini menekankan pada penggunaan pendekatan saintifik dan alat modern sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045. Salah satu poin utamanya adalah optimalisasi ekosistem digital melalui "Satu Data SDM" guna memastikan layanan yang transparan dan accessible bagi seluruh personel.

Sementara itu, buku Prosiding Pusat Studi Kepolisian memiliki intisari sebagai sarana pengenalan Ilmu Kepolisian modern sehingga membawanya keluar dari eksklusivitas internal. Dengan begitu, Ilmu Kepolisian dapat berkembang menjad ilmu pengetahuan yang terbuka dan diakui secara nasional maupun internasional. Di dalam buku ini, terdapat penyampaian visi strategis pengembangan pusat studi kepolisian sebagai wadah pengembangan ilmu kepolisian dan evaluasi perkembangan pusat studi kepolisian 

Selasa, 10 Maret 2026

Wakapolres Kulonprogo Pimpin Apel Pagi Gabungan, Tekankan Disiplin dan Pelayanan Humanis

 

Kulonprogo – Wakapolres Kulonprogo Kompol Muhamad Sholeh S.H.,M.M memimpin apel pagi gabungan yang diikuti oleh para Pejabat Utama (PJU) serta personel Polres Kulonprogo, Selasa 10 Maret 2026 . Kegiatan apel tersebut dilaksanakan sebagai bentuk konsolidasi internal sekaligus penyampaian arahan kepada seluruh anggota dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Dalam amanatnya, Wakapolres Kulonprogo Kompol Muhammad Sholeh menekankan pentingnya kedisiplinan bagi seluruh personel dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai anggota Polri.

Ia meminta agar setiap anggota melaksanakan tugas sesuai dengan tanggung jawab masing-masing tanpa harus selalu diingatkan atau dikejar-kejar oleh pimpinan.

"Laksanakan tugas sesuai dengan tanggung jawab masing-masing. Tidak perlu harus selalu diingatkan, tetapi tumbuhkan kesadaran dan kedisiplinan dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri," tegasnya.

Selain itu, Wakapolres juga mengingatkan kepada seluruh personel untuk melaksanakan pelayanan kepada masyarakat, khususnya pelayanan pagi dan sore, dengan penuh tanggung jawab.

Menurutnya, kehadiran polisi di tengah masyarakat, terutama saat berlangsungnya kegiatan masyarakat, sangat penting untuk memberikan rasa aman dan nyaman.

Ia juga mengimbau seluruh anggota agar selalu mengedepankan sikap humanis dalam pelaksanaan tugas serta bijak dalam menggunakan media sosial agar tidak menimbulkan hal-hal yang dapat merugikan institusi.

Lebih lanjut, Wakapolres meminta seluruh personel untuk meningkatkan kewaspadaan serta melaksanakan patroli secara rutin, terutama pada jam-jam rawan guna mencegah terjadinya gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polres Kulonprogo.

Di akhir arahannya, Wakapolres menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan soliditas antaranggota demi terciptanya kinerja yang optimal dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.