RUNNING TEXT



widgets

Sabtu, 26 September 2026

POLSEK GALUR BERSAMA DAMKAR PADAMKAN KEBAKARAN LAHAN KOSONG SELUAS 1,5 HEKTARE DI BROSOT

 

 

Galur, Kulonprogo – Personel Polsek Galur, Polres Kulon Progo, bersama Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kulon Progo bergerak cepat menangani kebakaran lahan kosong yang terjadi di Dusun Nepi Pedukuhan VII, RT 30 RW 14, Kalurahan Brosot, Kapanewon Galur, Kabupaten Kulon Progo, Kamis (24/9/2026).

Penanganan kebakaran tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Galur AKP Agus Winaryo, S.H., bersama sembilan personel Polsek Galur. Dalam kegiatan tersebut, petugas juga mendapatkan dukungan dari satu unit kendaraan pemadam kebakaran milik Damkar Kabupaten Kulon Progo yang mengerahkan empat personel untuk membantu proses pemadaman.

Peristiwa kebakaran diketahui terjadi pada sebuah lahan kosong yang memiliki luas kurang lebih 1,5 hektare. Setelah memperoleh informasi mengenai adanya kebakaran, Kapolsek Galur bersama personel segera mendatangi lokasi kejadian untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus melakukan langkah-langkah penanganan.

Setibanya di lokasi, petugas mendapati adanya kebakaran pada area lahan kosong. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena api berpotensi menjalar ke bagian lahan lainnya maupun mendekati lingkungan di sekitar lokasi apabila tidak segera dilakukan penanganan.

Personel Polsek Galur selanjutnya melakukan pengamanan di sekitar tempat kejadian perkara (TKP), sementara petugas Damkar Kabupaten Kulon Progo melaksanakan proses pemadaman menggunakan satu unit kendaraan pemadam kebakaran.

Dalam pelaksanaan penanganan, petugas secara bersama-sama berupaya mengendalikan kobaran api agar tidak meluas. Personel kepolisian juga membantu memastikan situasi di sekitar lokasi tetap aman serta mendukung kelancaran petugas pemadam kebakaran dalam melaksanakan tugasnya.

Setelah dilakukan upaya pemadaman selama kurang lebih dua setengah jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.00 WIB. Petugas kemudian memastikan kembali kondisi di lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api.

Kegiatan penanganan kebakaran tersebut berjalan dengan aman dan lancar. Setelah api berhasil dipadamkan, situasi di sekitar lokasi kebakaran dalam keadaan aman dan kondusif.

Kapolsek Galur AKP Agus Winaryo, S.H., mengimbau masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi terjadinya kebakaran lahan, terutama pada kondisi cuaca panas dan kering. Masyarakat diharapkan tidak melakukan pembakaran sampah atau lahan secara sembarangan karena api dapat dengan cepat merambat dan sulit dikendalikan.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati dan tidak melakukan pembakaran di lahan secara sembarangan. Apabila melihat adanya kebakaran, segera laporkan kepada pihak kepolisian atau petugas pemadam kebakaran agar dapat segera dilakukan penanganan dan api tidak meluas,” ujar Kapolsek Galur.

Kapolsek juga menyampaikan bahwa penanganan kejadian kebakaran membutuhkan kerja sama berbagai pihak. Sinergi antara kepolisian, petugas pemadam kebakaran, pemerintah setempat, dan masyarakat sangat diperlukan untuk mencegah kebakaran meluas serta menjaga keamanan lingkungan.

Kehadiran personel Polsek Galur di lokasi juga merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, khususnya dalam penanganan kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan dan keselamatan warga.

Dengan berhasilnya api dipadamkan, penanganan kebakaran lahan kosong di Dusun Nepi Pedukuhan VII, Kalurahan Brosot, Kapanewon Galur, Kabupaten Kulon Progo, dapat diselesaikan dengan aman. Petugas tetap mengingatkan masyarakat sekitar agar melakukan pemantauan terhadap kondisi lahan dan segera melapor apabila ditemukan kembali titik api.
 

Kapolri: Keberagaman Harus Jadi Kekuatan untuk Jaga Persatuan Bangsa

 

 

Rembang – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan menjadikan keberagaman sebagai kekuatan bangsa di tengah berbagai tantangan global.

Hal tersebut disampaikan Kapolri dalam Ngaji Kebangsaan bersama KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha di Rembang, Jawa Tengah.

Kapolri mengatakan, Indonesia memiliki keberagaman yang harus terus dirawat. Berbagai perbedaan yang ada perlu dikelola dengan baik agar tidak berkembang menjadi konflik yang dapat merugikan masyarakat maupun negara.

“Di tengah berbagai tantangan global, kita harus menjaga persatuan dan menjadikan keberagaman sebagai kekuatan bangsa,” ujar Kapolri.

Menurut Kapolri, persatuan menjadi hal penting dalam menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi bangsa. Karena itu, perbedaan tidak seharusnya menjadi sumber perpecahan, melainkan harus dikelola sebagai bagian dari kekuatan Indonesia.

Dalam menjaga persatuan tersebut, Kapolri turut menekankan pentingnya kebersamaan antara ulama dan umara. Keduanya memiliki sejarah panjang dalam perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan serta memiliki peran dalam menjaga bangsa hingga saat ini.

Kapolri pun mengajak ulama dan umara untuk terus bergandengan tangan menjaga persatuan dan merawat NKRI demi terwujudnya masyarakat yang adil dan makmur.

“Mari umara dan ulama terus bergandengan tangan untuk menjaga persatuan, merawat NKRI, dan mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur,” pungkasnya 

Jumat, 25 September 2026

DEKAT DENGAN ANAK SEJAK DINI, POLSEK NANGGULAN GELAR POLISI SAHABAT ANAK DI WIJIMULYO

 

Kulonprogo- Dalam upaya mendekatkan sosok Polri kepada anak-anak sejak usia dini,  Polsek Nanggulan menggelar kegiatan Polisi Sahabat Anak (PSA) di Gor Wiwaha Raga, Kalurahan Wijimulyo, Kapanewon Nanggulan, Selasa (22/9/2026).


Kegiatan dipimpin oleh Kanit Binmas Polsek Nanggulan AKP Nanang Suherli bersama Panit Binmas Aiptu Agus Suprihatin, Bhabinkamtibmas Wijimulyo Aiptu Tri Santoso dan Bripka Fandri.


Turut hadir Lurah Wijimulyo Ibu Sri Trimaningsih, S.E., Babinsa Wijimulyo Sertu Rudi Antoro, para guru pendamping serta ratusan anak-anak dari PAUD dan TK se-Kalurahan Wijimulyo yang tampak sangat antusias.


Kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Mars PAUD, sambutan dari ketua panitia dan sambutan Lurah Wijimulyo. Memasuki acara inti, Kanit Binmas memberikan materi Polisi Sahabat Anak dengan metode yang menyenangkan, edukatif dan mudah dipahami oleh anak-anak.


Dalam materinya, AKP Nanang memperkenalkan tugas-tugas Polisi, rambu-rambu lalu lintas dan pentingnya tertib berlalu lintas sejak dini. Anak-anak juga diajak bernyanyi, bermain sambil belajar serta pengenalan seragam dan kendaraan dinas Polri.


AKP Nanang menyampaikan bahwa kegiatan Polisi Sahabat Anak merupakan salah satu program Polri untuk membangun kedekatan emosional dengan anak-anak, sehingga anak-anak tidak merasa takut namun justru menjadikan Polisi sebagai sahabat dan pelindung.


“Kami ingin anak-anak mengenal Polisi sebagai sahabatnya, yang selalu siap melindungi, mengayomi dan melayani. Dengan begitu akan tumbuh rasa cinta dan kepercayaan kepada Polri sejak dini,” ujar AKP Nanang.


Sementara itu Lurah Wijimulyo, Ibu Sri Trimaningsih, S.E., mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan Polsek Nanggulan tersebut. Menurutnya kegiatan ini sangat positif untuk membentuk karakter, kedisiplinan dan rasa cinta tanah air bagi anak-anak PAUD dan TK.

 

Polres Kulonprogo Bersama Forkopimda Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

 

 

KULONPROGO – Polres Kulonprogo bersama Forkopimda Kabupaten Kulonprogo melaksanakan kegiatan penyaluran air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan di Pedukuhan Watu Belah, Kalurahan Sidomulyo, Kapanewon Pengasih, Jumat (25/9/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan sinergi pemerintah daerah bersama TNI-Polri, BPBD , Perumda Air Minum Tirta Binangun serta unsur terkait dalam membantu memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat yang terdampak kondisi kekeringan.

Rombongan Forkopimda Kabupaten Kulonprogo tiba di lokasi Pedukuhan Watu Belah sekitar pukul 10.30 WIB. Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Kulonprogo H. Ambar Purwoko, A.Md., Kapolres Kulonprogo AKBP Ridho Hidayat, S.I.K., M.H. beserta PJU Polres Kulonprogo, Dandim 0731 Kulonprogo Letkol Inf. Dyan Niti Sukma, S.IP., M.Han., Kepala Pelaksana BPBD Kulonprogo Setiawan Tri Widada, S.Sos., Kapolsek Pengasih AKP Toha, S.H., Lurah Sidomulyo Suprijanto, S.P. beserta perangkat, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kalurahan Sidomulyo, Dukuh Watu Belah serta perwakilan masyarakat.

Sebelum rombongan tiba di lokasi, personel Polsek Pengasih melaksanakan pengamanan di sejumlah titik yang dilalui rombongan Forkopimda guna memastikan kegiatan berjalan aman, tertib dan lancar.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kulonprogo H. Ambar Purwoko menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Forkopimda dan unsur terkait yang telah hadir bersama masyarakat dalam kegiatan penyaluran air bersih tersebut.

Wakil Bupati berharap bantuan air bersih yang diberikan dapat memberikan manfaat dan membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak kekeringan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran yang telah hadir dan membersamai masyarakat. Semoga bantuan air bersih ini dapat memberikan manfaat dan langsung dirasakan oleh masyarakat," ujar Wakil Bupati.

Sementara itu, Kapolres Kulonprogo AKBP Ridho Hidayat, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa penyaluran air bersih tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan.

"Hari ini Kabupaten Kulonprogo melaksanakan penyaluran air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan. Berdasarkan data yang ada, terdapat 18 kalurahan di enam kapanewon yang terdampak kekeringan dengan sekitar 4.500 warga. Kami bersama seluruh stakeholder berkomitmen untuk membantu masyarakat yang membutuhkan," ujar Kapolres.

Kapolres berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih selama musim kemarau.

"Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat yang terdampak dan menjadi bagian dari kepedulian serta pengabdian kita bersama kepada masyarakat," tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan bantuan sosial berupa paket sembako kepada 10 warga masyarakat. Selanjutnya, dilakukan penyaluran air bersih secara simbolis dengan meninjau mobil Water Treatment Brimob serta pengisian toren berkapasitas 5.300 liter oleh Kapolres Kulonprogo menggunakan air dari truk tangki BPBD Kulonprogo.

Selain di Pedukuhan Watu Belah, kegiatan penyaluran air bersih juga dilaksanakan di Pedukuhan Sangkrek RT 49/RW 13, Kalurahan Hargorejo, Kapanewon Kokap, Kabupaten Kulonprogo, yang dipimpin oleh Kapolsek Kokap AKP Marjoko.

Kegiatan penyaluran air bersih tersebut merupakan wujud sinergi dan kepedulian pemerintah daerah bersama TNI-Polri, BPBD dan seluruh stakeholder dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar selama kondisi kekeringan.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kebutuhan air bersih masyarakat yang terdampak dapat terbantu serta sinergitas antarinstansi dalam menghadapi dampak musim kemarau semakin kuat. 

Polsek Wates Sambang Satkamling Gununggempal, Sampaikan Himbauan Kamtibmas dan Waspada Karhutla

 

 

WATES, KULONPROGO – Personel Polsek Wates melaksanakan patroli sekaligus sambang ke Pos Keamanan Lingkungan (Satkamling) Padukuhan Gununggempal RT 28/RW 12, Kalurahan Giripeni, Kapanewon Wates, Kamis (24/9/2026) pukul 23.30 WIB hingga selesai.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Piket Pawas Polsek Wates, Iptu Tarso, bersama Aiptu Nur Hasim, Aiptu Hendaryanto, dan Aiptu Suyoto, S.H. Patroli diawali dari Mako Polsek Wates dengan menyusuri sejumlah wilayah, antara lain Kelurahan Wates, Pasar Wates, Terminal dan Stasiun Wates, sebelum menuju lokasi Satkamling Gununggempal.

Sesampainya di lokasi, personel Polsek Wates berdialog dengan warga yang melaksanakan kegiatan ronda malam. Petugas menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat yang telah berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan melalui kegiatan Satkamling.

Dalam kesempatan tersebut, petugas mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan bersama guna mencegah berbagai potensi gangguan kamtibmas, seperti pencurian kendaraan bermotor, pencurian hewan ternak, pencurian di rumah kosong maupun tindak penipuan, baik secara langsung maupun daring.

Warga juga diimbau untuk memastikan kendaraan diparkir di tempat yang aman dan selalu dikunci dengan baik. Masyarakat diminta tidak meninggalkan kunci maupun barang berharga di dalam kendaraan untuk mengantisipasi terjadinya tindak pencurian.

Petugas turut mengingatkan warga agar mewaspadai berbagai modus penipuan, termasuk penipuan yang mengatasnamakan pemberian bantuan maupun yang disebarluaskan melalui media sosial. Warga diimbau tidak mudah percaya terhadap informasi atau tawaran yang mencurigakan dan melakukan konfirmasi terlebih dahulu.

Selain pesan kamtibmas, personel Polsek Wates juga menyampaikan imbauan terkait kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kebakaran lingkungan selama musim kemarau. Masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran sampah, lahan maupun semak-semak secara sembarangan karena kondisi lingkungan yang kering dapat menyebabkan api mudah menjalar dan berpotensi menimbulkan kebakaran yang lebih luas.

Bagi warga yang memelihara hewan ternak, petugas juga mengimbau agar meningkatkan pengamanan lokasi kandang dan memastikan ternak berada di tempat yang aman guna mencegah terjadinya pencurian.

Piket Pawas Polsek Wates, Iptu Tarso, mengatakan bahwa kewaspadaan masyarakat sangat diperlukan untuk menjaga keamanan lingkungan, termasuk mencegah terjadinya kebakaran selama musim kemarau.

"Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas. Selain itu, di musim kemarau seperti saat ini, kami mengimbau warga tidak melakukan pembakaran sembarangan karena kondisi yang kering dapat menyebabkan api cepat merambat dan menimbulkan kebakaran," ujar Iptu Tarso.

Ia juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan kejadian atau aktivitas yang mencurigakan maupun mengetahui adanya potensi kebakaran di lingkungan sekitar.

Kegiatan sambang Satkamling tersebut merupakan bagian dari upaya Polsek Wates dalam memperkuat komunikasi dengan masyarakat sekaligus mendorong partisipasi warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Dengan terjalinnya sinergi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Wates tetap aman, tertib dan kondusif serta potensi terjadinya kriminalitas maupun kebakaran selama musim kemarau dapat dicegah sedini mungkin.