Temon — Kapolres Kulon Progo AKBP Ridho Hidayat, S.I.K., M.H., menghadiri kegiatan Gerakan Cinta Laut (Gita Laut) 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di Pantai Congot, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo, Sabtu (12/9/2026).
Kegiatan yang diikuti sekitar 750 peserta tersebut mengusung tema “Lestari Lautnya, Istimewa Masyarakatnya”. Gerakan Cinta Laut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian bersama dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya warga yang menggantungkan kehidupan dari sektor kelautan dan perikanan.
Berbagai kegiatan dilaksanakan dalam rangkaian Gita Laut 2026, di antaranya pelepasan tukik, aksi bersih pantai, pemeriksaan kesehatan gratis, ekspedisi 10 perahu motor tempel nelayan, serta pameran 31 UMKM produk perikanan. Selain itu, kegiatan juga diramaikan dengan pasar murah ikan segar hasil tangkapan nelayan KKP Sadeng dan Pantai Congot yang mendapat antusiasme masyarakat hingga mencapai penjualan sekitar 2 kuintal ikan.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan DIY R. Hery Sulistio Hermawan menyampaikan bahwa kelestarian laut memiliki keterkaitan erat dengan kesejahteraan masyarakat. "Melalui Gerakan Cinta Laut diharapkan tumbuh kesadaran bersama untuk menjaga ekosistem laut dan pesisir secara berkelanjutan" kata R. Hery Sulistio Hermawan.
Sementara itu, Bupati Kulon Progo Agung Setyawan mengapresiasi pelaksanaan Gita Laut 2026 yang dinilai memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam mendorong aktivitas ekonomi warga, UMKM, serta sektor pariwisata di wilayah pesisir.
Kehadiran Kapolres Kulon Progo dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap upaya bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung kegiatan masyarakat yang memiliki dampak positif terhadap perekonomian dan pariwisata daerah.
Selain kegiatan utama, acara juga diisi dengan penyerahan hibah apresiasi serta panggung budaya yang menampilkan kolaborasi seni dan kreativitas generasi muda DIY, Dimas Diajeng Bahari, Duta Maritim, serta pelajar asal Bali.
Kegiatan Gerakan Cinta Laut 2026 berlangsung dengan aman, tertib, dan meriah. Melalui kegiatan tersebut diharapkan semakin tumbuh kepedulian masyarakat untuk menjaga kelestarian laut dan lingkungan pesisir serta bersama-sama mendukung kemajuan ekonomi masyarakat di wilayah pesisir Kulon Progo.
Minggu, 13 September 2026
Kapolres Kulon Progo Hadiri Gerakan Cinta Laut 2026 di Pantai Congot
Bhabinkamtibmas Purwoharjo Ajak Warga Jaga Kamtibmas dan Waspada Karhutla
Samigaluh — Bhabinkamtibmas Kalurahan Purwoharjo Polsek Samigaluh Aiptu Agus Priyatno melaksanakan kegiatan sambang warga di wilayah binaannya, tepatnya di Padukuhan Pagutan, Kalurahan Purwoharjo, Kapanewon Samigaluh, Jumat (12/9/2026).
Kegiatan sambang tersebut dilaksanakan sebagai upaya mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan komunikasi dan sinergi antara kepolisian dengan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungan masing-masing.
Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Agus menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas kepada warga, di antaranya agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan, memperkuat kerja sama antarwarga melalui kegiatan ronda malam atau Satkamling, serta segera melaporkan kepada Bhabinkamtibmas maupun pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.
Warga juga diimbau untuk menghindari perselisihan dan mengedepankan penyelesaian secara kekeluargaan. Selain itu, masyarakat diingatkan agar bijak dalam menggunakan media sosial serta tidak mudah menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya.
Sejalan dengan kondisi lingkungan dan potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Bhabinkamtibmas juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Warga diimbau tidak melakukan pembakaran lahan maupun membuang benda yang dapat memicu kebakaran secara sembarangan, serta segera melaporkan apabila mengetahui adanya titik api atau kebakaran kepada petugas.
"Keamanan dan ketertiban bukan hanya tanggung jawab kepolisian semata, melainkan tanggung jawab kita semua. Termasuk dalam mencegah Karhutla, diperlukan kepedulian dan peran aktif masyarakat agar lingkungan tetap aman dan terhindar dari kebakaran," ujar Aiptu Agus.
Dalam kegiatan tersebut, warga menyambut baik pesan-pesan yang disampaikan dan menyatakan kesiapannya untuk terus bekerja sama dengan kepolisian dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kelestarian lingkungan demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif.
Sabtu, 12 September 2026
Polri Pelajari Community Policing Jepang, Perkuat Peran Bhabinkamtibmas
JAKARTA – Polri terus memperkuat kapasitas personel pembinaan masyarakat (Binmas), khususnya Bhabinkamtibmas, melalui pertukaran pengetahuan dan pengalaman dengan kepolisian negara lain. Salah satunya melalui kunjungan delegasi Binmas Polri ke Jepang pada 3–11 September 2026.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari kerja sama Polri dengan Pemerintah Jepang melalui Japan International Cooperation Agency (JICA). Seluruh pembiayaan kegiatan kunjungan tersebut didukung oleh Pemerintah Jepang melalui JICA sebagai bagian dari kerja sama dan program pertukaran pengetahuan antara kedua pihak.
Delegasi Polri dipimpin Karo Kerma Kementerian/Lembaga Stamaops Polri Brigjen Pol M. Setyobudi DP. bersama Kapusdik Binmas Lemdiklat Polri serta personel Binmas dan Bhabinkamtibmas. Total terdapat 10 personel yang mengikuti kegiatan tersebut.
Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi personel Binmas dan Bhabinkamtibmas untuk melihat secara langsung penerapan community policing di Jepang.
“Dalam kegiatan ini, personel Binmas dan Bhabinkamtibmas bertukar informasi dan melihat secara langsung bagaimana kepolisian Jepang menjalankan community policing melalui petugas Koban dan Chuzaisho, khususnya dalam upaya pencegahan kejahatan dan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat,” kata Trunoyudo dalam keterangannya di Jakarta.
Menurutnya, pengalaman tersebut penting karena Bhabinkamtibmas merupakan salah satu ujung tombak Polri yang bersentuhan langsung dengan masyarakat di tingkat kewilayahan.
Selain mempelajari praktik community policing, delegasi Polri juga mengunjungi sekolah kepolisian di tingkat prefektur Jepang untuk bertukar informasi mengenai sistem pendidikan dan pembentukan personel kepolisian.
“Pertukaran informasi juga dilakukan terkait sistem pendidikan kepolisian. Hal ini menjadi bagian dari upaya Polri untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya personel yang nantinya menjalankan fungsi pembinaan masyarakat di lapangan,” ujarnya.
Trunoyudo menegaskan, hasil kunjungan tersebut tidak berhenti pada pertukaran informasi. Berbagai praktik dan pengalaman yang dinilai sesuai akan menjadi bahan evaluasi dan pengembangan dalam pelaksanaan tugas Binmas di Indonesia.
“Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh dari kegiatan ini tentunya akan menjadi bahan bagi Polri untuk memperkuat pelaksanaan community policing di Indonesia. Praktik-praktik yang relevan dan sesuai dengan karakteristik masyarakat Indonesia akan dipelajari untuk kemudian diadaptasi dan diterapkan dalam penguatan tugas Binmas dan Bhabinkamtibmas,” jelasnya.
Ia menambahkan, penerapan tersebut tetap akan disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi sosial masyarakat Indonesia, sehingga penguatan community policing dapat semakin mendukung upaya pencegahan kejahatan, pemeliharaan kamtibmas, serta peningkatan kedekatan Polri dengan masyarakat.
“Prinsipnya, apa yang baik dari hasil pembelajaran ini akan kita ambil sebagai bahan penguatan, tentunya dengan menyesuaikan karakteristik dan kebutuhan masyarakat Indonesia,” pungkasnya.
Jumat, 11 September 2026
CEGAH KEBAKARAN LAHAN DI MUSIM KEMARAU, POLSEK SENTOLO IMBAU WARGA TIDAK SEMBARANGAN MEMBAKAR SAMPAH
Sentolo,- Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mengantisipasi potensi kebakaran di musim kemarau, Ps. Kapolsek Sentolo AKP Dina Martanti, S.H., M.M., melalui Ps. Kanit Binmas Polsek Sentolo Iptu Tukiran, melaksanakan kegiatan sambang dan silaturahmi kamtibmas kepada perangkat Kalurahan Kaliagung di Balai Kalurahan Kaliagung, Kapanewon Sentolo, Rabu (09/09/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Iptu Tukiran menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas kepada para perangkat kalurahan untuk selanjutnya diteruskan kepada masyarakat. Perangkat kalurahan dan warga diimbau untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap situasi keamanan di lingkungan masing-masing serta segera melaporkan apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan kepada Bhabinkamtibmas maupun Polsek Sentolo.
Masyarakat juga diingatkan untuk menjaga keamanan barang berharga dengan menyimpannya di tempat yang aman serta menggunakan pengamanan tambahan. Kewaspadaan terhadap potensi pencurian hewan ternak juga perlu ditingkatkan, khususnya dengan memastikan kandang dan lingkungan sekitar dalam kondisi aman.
Selain itu, Iptu Tukiran mengajak masyarakat agar lebih bijak dan berhati-hati terhadap judi online maupun penipuan online, serta tidak mudah percaya terhadap berbagai tawaran atau informasi yang beredar di media sosial maupun melalui pesan daring.
Dalam menghadapi musim kemarau, perhatian khusus diberikan terhadap potensi kebakaran lahan dan permukiman. Masyarakat diimbau untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama di lahan terbuka yang kering dan mudah terbakar. Api yang awalnya kecil dapat dengan cepat merambat dan menimbulkan kebakaran apabila tidak diawasi.
“Mari bersama-sama menjaga lingkungan, jangan membakar sampah sembarangan, dan segera laporkan apabila terjadi kebakaran maupun menemukan potensi yang dapat memicu kebakaran,” pesan Iptu Tukiran.
Untuk mendukung percepatan penanganan gangguan kamtibmas, masyarakat dapat menghubungi Polsek Sentolo di nomor 0274-6472110 atau Call Center Polri 110.
Melalui kegiatan sambang tersebut, Polsek Sentolo terus membangun komunikasi dan sinergitas dengan pemerintah kalurahan serta masyarakat sebagai bagian dari upaya menciptakan situasi kamtibmas yang aman, kondusif, dan bebas dari potensi kebakaran.
Polres Kulon Progo Laksanakan Korve, Wujudkan Lingkungan Mako yang Bersih dan Nyaman
Kulon Progo – Polres Kulon Progo melaksanakan kegiatan kerja bakti (korve) di lingkungan Markas Komando (Mako) Polres Kulon Progo, Jumat (11/9/2026) mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai.
Kegiatan tersebut dilaksanakan secara bersama-sama dengan sasaran meliputi halaman Mako Polres Kulon Progo, toilet atau kamar mandi, ruang pelayanan publik, ruang kerja masing-masing satuan fungsi, serta Masjid ‘Ainurrahman Polres Kulon Progo.
Kegiatan korve dilakukan sebagai upaya menjaga kebersihan, kerapian, dan kenyamanan lingkungan kerja sehingga dapat menunjang pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.
Kasihumas Polres Kulon Progo Iptu Sarjoko mengatakan bahwa kebersihan lingkungan Mako merupakan tanggung jawab bersama seluruh personel.
“Kegiatan korve ini merupakan bentuk kepedulian bersama dalam menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan Mako. Dengan lingkungan yang bersih dan nyaman, diharapkan dapat mendukung personel dalam melaksanakan tugas sekaligus memberikan suasana yang baik bagi masyarakat yang datang untuk mendapatkan pelayanan,” ujar Iptu Sarjoko.
Lebih lanjut, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kepedulian dan kebersamaan personel dalam menjaga lingkungan kerja agar tetap bersih, rapi, dan nyaman.
Polres Kulon Progo berkomitmen untuk terus menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan Mako sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.


.jpeg)
