RUNNING TEXT



widgets

Selasa, 30 Juni 2026

Kapolres Kulon Progo Pimpin Korps Raport Kenaikan Pangkat Personel Periode 1 Juli 2026

 

Kulon Progo – Kapolres Kulon Progo AKBP Ridho Hidayat, S.I.K., M.H. memimpin Upacara Korp Raport Kenaikan Pangkat Personel Periode TMT 1 Juli 2026 yang digelar di halaman Mapolres Kulon Progo, Selasa (30/6/2026) pagi.


Upacara dihadiri oleh Wakapolres Kulon Progo, para Pejabat Utama (PJU), para Kapolsek jajaran, dan Ketua Bhayangkari Cabang Kulon Progo. Pada periode ini, sebanyak 100 personel menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi.


Dalam amanatnya, Kapolres Kulon Progo menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk penghargaan institusi atas dedikasi, loyalitas, disiplin, dan kinerja personel dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri. Setiap kenaikan pangkat dimaknai sebagai amanah yang diiringi dengan peningkatan tanggung jawab dan profesionalisme.


“Kenaikan pangkat merupakan bentuk penghargaan dari institusi atas dedikasi, loyalitas, dan kinerja yang telah ditunjukkan selama menjalankan tugas,” ujar AKBP Ridho Hidayat.


Lebih lanjut, Kapolres mengingatkan seluruh personel agar senantiasa menjaga integritas dan meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas. Ia menegaskan bahwa setiap anggota Polri harus terus berupaya memberikan pelayanan yang terbaik.


“Saya berharap seluruh personel yang menerima kenaikan pangkat dapat menjadikan momentum ini sebagai motivasi untuk meningkatkan profesionalisme, disiplin, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tambah beliau.


Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh rasa bangga, serta dengan terselenggaranya Upacara Korp Raport Kenaikan Pangkat Periode TMT 1 Juli 2026 ini, diharapkan seluruh personel yang memperoleh kenaikan pangkat semakin termotivasi untuk meningkatkan dedikasi, integritas, serta profesionalisme dalam melaksanakan tugas.

Bhabinkamtibmas Sentolo Hadiri Musyawarah Kalurahan Penyusunan RKP Kalurahan Tahun 2027

 

Kulon Progo – Bhabinkamtibmas Kalurahan Sentolo, Polsek Sentolo, Bripka Suratno bersama unsur Tiga Pilar menghadiri Musyawarah Kalurahan Perencanaan Pembangunan Kalurahan Sentolo dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Kalurahan Tahun 2027 yang bersumber dari APBKal Sentolo. Kegiatan berlangsung di Aula Kalurahan Sentolo, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, Jumat (26/6/2026).

Musyawarah tersebut dihadiri oleh perwakilan Panewu Sentolo, Kawat Praja Aldhila Renggang Hari Kristamtomo, S.IP., Ketua Bamuskal Sentolo Drs. H. Dalmono beserta jajaran, Lurah Sentolo Teguh didampingi Carik Sentolo Edi S., S.T.P. beserta pamong kalurahan, Bhabinkamtibmas Bripka Suratno, Babinsa yang diwakili Serka Jaraf dan Sertu Arif B., perwakilan tokoh masyarakat dari masing-masing padukuhan, KPKD Sentolo, Ketua BUMDes Sentolo, Ketua Tuanggono Sentolo Subardi, S.Pd., Pendamping Desa, Ketua TP PKK Kalurahan Sentolo Harnah, serta tamu undangan lainnya.

Kegiatan musyawarah dilaksanakan sebagai forum untuk menampung aspirasi masyarakat sekaligus menyusun skala prioritas pembangunan Kalurahan Sentolo Tahun Anggaran 2027. Berbagai usulan yang disampaikan oleh peserta diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas pembangunan, pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, serta kesejahteraan warga.

Kehadiran Bhabinkamtibmas bersama unsur Tiga Pilar merupakan wujud sinergitas antara Polri, TNI, dan pemerintah kalurahan dalam mendukung proses perencanaan pembangunan yang transparan, partisipatif, dan akuntabel. Selain itu, kehadiran aparat keamanan juga bertujuan untuk memastikan seluruh rangkaian musyawarah berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif.

Bhabinkamtibmas Kalurahan Sentolo, Bripka Suratno, mengatakan bahwa pembangunan yang baik harus diawali dengan perencanaan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat sehingga program yang disusun benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga.

"Polri mendukung penuh setiap proses perencanaan pembangunan yang dilaksanakan secara terbuka dan melibatkan partisipasi masyarakat. Melalui musyawarah ini, diharapkan seluruh usulan yang menjadi prioritas dapat memberikan manfaat nyata bagi warga Kalurahan Sentolo. Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan, meningkatkan semangat gotong royong, serta bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif demi kelancaran pelaksanaan program pembangunan di tahun mendatang," ujar Bripka Suratno.

Dengan adanya sinergi yang baik antara pemerintah kalurahan, TNI-Polri, Bamuskal, lembaga kemasyarakatan, dan seluruh warga, diharapkan RKP Kalurahan Sentolo Tahun 2027 dapat tersusun secara optimal dan menjadi landasan pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat serta kemajuan Kalurahan Sentolo.

JUMAT CURHAT, POLSEK SENTOLO AJAK WARGA TINGKATKAN KEWASPADAAN DAN JAGA KAMTIBMAS

 

Sentolo – PS. Kapolsek Sentolo AKP Dina Martanti, S.H., M.M. yang diwakili Kanit Binmas IPTU Tukiran melaksanakan kegiatan Jumat Curhat bersama kader Posyandu RT 01 RW 01 Padukuhan Demangan, Kalurahan Demangrejo, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, pada Jumat (26/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi wadah komunikasi antara Polri dan masyarakat untuk menyampaikan berbagai informasi, menerima masukan, serta mempererat sinergi dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Dalam kesempatan itu, IPTU Tukiran mengajak masyarakat untuk terus menjaga keamanan lingkungan, memperkuat kerukunan antarumat beragama, serta meningkatkan sikap toleransi di tengah kehidupan bermasyarakat. 


"Warga juga diimbau agar lebih waspada terhadap maraknya penipuan berbasis daring (online) dan praktik judi online yang dapat merugikan masyarakat " kata Kanit Binmas IPTU Tukiran .

Selain itu, petugas mengingatkan pentingnya mencegah tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dengan selalu mencabut kunci kontak dan memastikan kendaraan dalam kondisi terkunci saat diparkir, baik di dalam maupun di luar rumah.

Sebagai upaya pencegahan kenakalan remaja dan kejahatan jalanan, masyarakat juga diimbau agar mengawasi anak-anak serta remaja dan memastikan mereka sudah berada di rumah paling lambat pukul 22.00 WIB agar tidak menjadi korban maupun pelaku tindak pidana.

Dalam kegiatan tersebut, Polsek Sentolo turut menyosialisasikan Layanan Kepolisian 110 yang dapat diakses secara gratis oleh masyarakat untuk memperoleh bantuan kepolisian maupun melaporkan gangguan kamtibmas.

Melalui kegiatan Jumat Curhat, Polsek Sentolo berharap terjalin komunikasi yang semakin baik dengan masyarakat sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah hukum Polsek Sentolo.

Kanit Binmas Polsek Sentolo Hadiri Pelestarian Adat Baritan Padukuhan Giling Tahun 2026

 

Kulon Progo – Kanit Binmas Polsek Sentolo IPTU Tukiran mewakili Kapolsek Sentolo bersama personel Polsek Sentolo menghadiri kegiatan Pelestarian Adat Baritan Padukuhan Giling Tahun 2026 yang diselenggarakan di Balai Warga Nugroho, Padukuhan Giling, Kalurahan Tuksono, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, Kamis (25/6/2026) malam.

Kegiatan budaya yang diikuti masyarakat Padukuhan Giling tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Provinsi DIY Akhid Nuryati, S.E., Anggota DPRD Kabupaten Kulon Progo Yuliyantor, S.E., Gus David dari Magelang, Panewu Anom Sentolo Aris Sarjono, S.H. mewakili Panewu Sentolo, Lurah Tuksono Zainuri beserta pamong kalurahan, Pj. Dukuh Giling Jemidi, S.Ag., tokoh agama, tokoh masyarakat, Karang Taruna, serta tamu undangan lainnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan kirab gunungan yang mengambil rute dari Balai Warga Nugroho menuju Tugu Giling, Sumur Wudel, Sumur Gunung, kemudian kembali ke Balai Warga. Acara dilanjutkan dengan penampilan kesenian dari anak-anak TK ABA Padukuhan Giling berupa angklung, tari tradisional, dan kuda lumping, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya serta sambutan dari para tamu undangan.

Dalam sambutannya, Pj. Dukuh Giling Jemidi, S.Ag. menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Adat Baritan Tahun 2026. Ia menjelaskan bahwa tradisi Baritan yang rutin dilaksanakan setiap 10 Muharram merupakan bentuk ungkapan syukur kepada Allah SWT atas limpahan rahmat dan rezeki. Selain sebagai warisan budaya leluhur, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan masyarakat melalui berbagai pertunjukan seni budaya, termasuk pentas Jathilan.

Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi DIY Akhid Nuryati, S.E. mengapresiasi masyarakat Padukuhan Giling yang terus berkomitmen melestarikan tradisi budaya. Menurutnya, Adat Baritan merupakan kekayaan budaya yang harus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda sebagai bagian dari identitas daerah. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi musim kemarau panjang yang dapat berdampak pada ketersediaan air bersih.

Mewakili Kapolsek Sentolo, Kanit Binmas Polsek Sentolo IPTU Tukiran menyampaikan bahwa Polri memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan pelestarian budaya yang mampu memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat.

"Tradisi Baritan merupakan warisan budaya yang memiliki nilai luhur, mulai dari rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, semangat gotong royong, hingga kebersamaan antarwarga. Polri sangat mengapresiasi masyarakat Padukuhan Giling yang terus menjaga tradisi ini. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilestarikan sebagai sarana mempererat persaudaraan, sekaligus menjadi daya tarik budaya yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Polsek Sentolo siap mendukung dan mengamankan setiap kegiatan masyarakat agar berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif," ujar IPTU Tukiran.

Kegiatan ditutup dengan pentas seni Jathilan Kridho Wiromo yang berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Seluruh rangkaian acara berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, sekaligus menjadi momentum penting dalam menjaga kelestarian budaya lokal serta memperkuat sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan Polri dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif.

Bhabinkamtibmas Banguncipto Hadiri Paparan Program Mahasiswa UNY, Dukung Pengembangan Desa Wisata Berbasis Potensi Lokal

 

Kulon Progo – Bhabinkamtibmas Kalurahan Banguncipto, Polsek Sentolo, Aipda Hasta menghadiri kegiatan perkenalan dan pemaparan rencana program mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang diselenggarakan di Aula Kalurahan Banguncipto, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, Kamis (25/6/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan Dr. Cristya sebagai pemateri utama yang didampingi dosen pembimbing, Bapak Seno. Dalam paparannya, disampaikan konsep pengembangan desa melalui tema JAMBE, akronim dari Jelajah Alam, Masyarakat, Budaya, dan Ekonomi Kreatif.

Program yang diusung bertajuk Model Desa Wisata Terintegrasi Berbasis Sendang, Budaya, dan UMKM Banguncipto. Melalui program ini, mahasiswa UNY akan melakukan pendampingan dan pemberdayaan masyarakat dengan mengoptimalkan potensi alam, budaya, serta pelaku usaha mikro sebagai daya tarik wisata yang berkelanjutan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Lurah Kalurahan Banguncipto Boiran, S.Pd., S.H., M.A., NLP., Ketua Bamuskal Banguncipto Humam Turmudhi, S.H., Babinsa Kalurahan Banguncipto Serma Edris, dosen pendamping UNY, serta sekitar 15 mahasiswa peserta program.

Dalam kesempatan tersebut, para peserta memperoleh gambaran mengenai berbagai program kerja yang akan dilaksanakan selama mahasiswa menjalankan pengabdian di Kalurahan Banguncipto. Program tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui pengembangan sektor pariwisata, pelestarian budaya, dan penguatan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.

Bhabinkamtibmas Kalurahan Banguncipto, Aipda Hasta, menyampaikan bahwa Polri mendukung penuh setiap kegiatan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan potensi desa.

"Kami menyambut baik kehadiran mahasiswa UNY yang akan melaksanakan program pengabdian di Kalurahan Banguncipto. Semoga program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mengembangkan potensi desa wisata, melestarikan budaya lokal, dan meningkatkan perekonomian warga. Polri siap mendukung serta menjaga situasi kamtibmas agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman, lancar, dan sukses," ujar Aipda Hasta.

Kehadiran Bhabinkamtibmas dan Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan wujud sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah kalurahan, perguruan tinggi, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan. Diharapkan kolaborasi ini mampu mendorong Kalurahan Banguncipto menjadi desa wisata yang maju, mandiri, dan berdaya saing melalui pemanfaatan potensi alam, budaya, serta UMKM secara terintegrasi.

Bhabinkamtibmas Wijimulyo Dampingi Gerakan Serentak Pemberantasan Sarang Nyamuk, Ajak Warga Tingkatkan Kepedulian Lingkungan

 

Kulon Progo – Sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pencegahan penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), Bhabinkamtibmas Kalurahan Wijimulyo, Polsek Nanggulan, Aiptu Tri Santoso, bersama tim Puskesmas Nanggulan dan perangkat Kalurahan Wijimulyo melaksanakan sambang sekaligus monitoring kegiatan Gerakan Serentak Pemberantasan Sarang Nyamuk (Gertak PSN) di Padukuhan Krinjing, Kalurahan Wijimulyo, Kapanewon Nanggulan, Rabu (24/6/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan dengan menyambangi lingkungan permukiman warga untuk memantau kebersihan, memeriksa potensi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti, serta memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Dalam kesempatan itu, Aiptu Tri Santoso mengimbau masyarakat agar secara rutin menguras, menutup, dan memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang-barang yang berpotensi menjadi tempat penampungan air guna mencegah berkembangnya jentik nyamuk penyebab DBD.

Bhabinkamtibmas Kalurahan Wijimulyo, Aiptu Tri Santoso, mengatakan bahwa keberhasilan pencegahan demam berdarah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau tenaga kesehatan, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh masyarakat.

"Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk akan berhasil apabila dilakukan secara bersama-sama dan berkesinambungan. Kami mengajak seluruh warga untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, rutin melaksanakan 3M Plus, serta saling mengingatkan agar tidak ada tempat yang dapat menjadi sarang nyamuk. Dengan kepedulian bersama, kita dapat mencegah penyebaran Demam Berdarah dan menciptakan lingkungan yang sehat, aman, serta nyaman bagi seluruh masyarakat," ujar Aiptu Tri Santoso.

Melalui kegiatan ini, sinergi antara Polri, tenaga kesehatan, pemerintah kalurahan, dan masyarakat diharapkan semakin kuat dalam membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah preventif untuk melindungi kesehatan masyarakat dari ancaman penyakit Demam Berdarah Dengue.

Polres Kulon Progo Sukses Gelar Turnamen E-Sport MLBB Kapolres Cup 2026, Tiga Tim Wakili ke Tingkat Polda DIY

 


Kulon Progo – Dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Kulon Progo sukses menyelenggarakan Turnamen E-Sport Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) Kapolres Cup 2026. Turnamen yang diikuti oleh tim-tim terbaik dari berbagai wilayah di Kabupaten Kulon Progo ini berlangsung meriah dan penuh semangat sportivitas.

Setelah melalui pertandingan yang kompetitif, Team Nastim Wates berhasil keluar sebagai juara pertama. Posisi juara kedua diraih oleh Team Golda Capuccino, sementara Team Yudhistira menempati peringkat ketiga. Adapun Team ABM berhasil meraih juara keempat.

Kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, membangun semangat kebersamaan, serta memberikan ruang positif bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan kemampuan di bidang olahraga elektronik (e-sport).

Berdasarkan hasil turnamen, tiga tim terbaik yakni Team Nastim Wates, Team Golda Capuccino, dan Team Yudhistira akan mewakili Polres Kulon Progo pada Turnamen E-Sport Mobile Legends: Bang Bang tingkat Polda DIY.

Kapolres Kulon Progo, AKBP Ridho Hidayat, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan kemampuan terbaiknya dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas selama berlangsungnya pertandingan.

"Saya mengucapkan selamat kepada para juara Turnamen E-Sport MLBB Kapolres Cup 2026. Kemenangan ini merupakan hasil dari kerja keras, latihan, kekompakan tim, dan semangat pantang menyerah. Kepada tim yang akan mewakili Polres Kulon Progo di tingkat Polda DIY, saya berharap dapat mempersiapkan diri dengan maksimal, menjaga kekompakan, dan tampil percaya diri sehingga mampu meraih prestasi terbaik serta mengharumkan nama Kabupaten Kulon Progo," ujar AKBP Ridho Hidayat.

Kapolres juga menegaskan bahwa Polri mendukung perkembangan e-sport sebagai salah satu cabang olahraga yang mampu menjadi wadah pembinaan generasi muda. Melalui kegiatan positif seperti ini, diharapkan para pemuda dapat mengembangkan potensi, meningkatkan kreativitas, sekaligus menjauhi berbagai aktivitas negatif.

Turnamen E-Sport MLBB Kapolres Cup 2026 menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang bertujuan mempererat hubungan Polri dengan masyarakat, khususnya kalangan generasi muda, melalui kegiatan yang edukatif, kompetitif, dan inspiratif.

Bhabinkamtibmas Tuksono Hadiri Pelepasan Siswa Kelas VI SDN Kalisana, Dukung Generasi Muda Raih Masa Depan Gemilang

 




Kulon Progo – Bhabinkamtibmas Kalurahan Tuksono, Aiptu Afandhi, menghadiri kegiatan pelepasan peserta didik dan penyerahan kembali siswa kelas VI kepada orang tua/wali murid yang diselenggarakan di SDN Kalisana, Kalurahan Tuksono, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, Selasa (23/6/2026) pukul 08.00 WIB.

Kegiatan tersebut menjadi momen penuh haru sekaligus kebanggaan bagi para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan di tingkat sekolah dasar. Pada tahun ajaran 2025/2026, SDN Kalisana meluluskan sebanyak 28 siswa yang selanjutnya akan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Dalam sambutannya, Kepala SDN Kalisana, Wagilah, S.Pd., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh siswa yang telah lulus. Ia berpesan agar para lulusan senantiasa menjaga nama baik almamater, menghormati orang tua dan guru, serta terus belajar dengan tekun demi meraih cita-cita dan masa depan yang lebih baik.

Kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan tersebut merupakan wujud nyata dukungan Polri terhadap dunia pendidikan serta komitmen dalam mempererat kemitraan dengan sekolah, orang tua, dan masyarakat guna menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi tumbuh kembang generasi muda.

Bhabinkamtibmas Kalurahan Tuksono, Aiptu Afandhi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak sekolah yang telah membimbing para siswa hingga berhasil menyelesaikan pendidikan dasar.

"Kami mengucapkan selamat kepada seluruh siswa kelas VI yang telah lulus. Semoga ilmu yang diperoleh menjadi bekal untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Teruslah belajar dengan semangat, hormati orang tua dan guru, jauhi pergaulan negatif, serta jadilah generasi yang berprestasi, berkarakter, dan mampu memberikan manfaat bagi bangsa dan negara. Polri akan selalu hadir mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif," ujar Aiptu Afandhi.

Melalui kehadiran dalam kegiatan tersebut, Polsek Sentolo berharap sinergi antara Polri, sekolah, dan masyarakat terus terjalin dengan baik sehingga mampu menciptakan generasi penerus yang cerdas, disiplin, serta memiliki karakter kuat

Presiden KSPI Said Iqbal Apresiasi Peran Polri, Ucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80

 

Jakarta, Senin, 29 Juni 2026 – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Penasihat Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Ia mengapresiasi peran Polri yang dinilai senantiasa hadir memberikan pengamanan secara profesional dan humanis, termasuk dalam mengawal berbagai aksi penyampaian aspirasi para buruh.


Menurut Said Iqbal, kehadiran Polri selama berbagai aksi unjuk rasa buruh telah memberikan rasa aman sekaligus memastikan penyampaian pendapat di muka umum dapat berlangsung secara tertib. Ia menilai pendekatan yang dilakukan aparat kepolisian selama ini menunjukkan sikap yang bijaksana dan mengedepankan kepentingan masyarakat.


"Polisi Republik Indonesia selalu hadir di tengah-tengah masyarakat, di tengah-tengah demonstrasi buruh, mengatur dengan bijak dan arif," ujar Said Iqbal di Jakarta, Senin (29/6).


Selain menjalankan fungsi pengamanan, Said Iqbal juga mengapresiasi kontribusi Polri dalam membantu penyelesaian berbagai persoalan hubungan industrial. Menurutnya, Polri turut berperan dalam memfasilitasi komunikasi dan membantu mencarikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi para pekerja dan dunia usaha.


"Polri juga turut membantu dalam penyelesaian berbagai persoalan ketenagakerjaan sehingga buruh dapat memperoleh solusi melalui mekanisme yang baik dan sesuai ketentuan yang berlaku," katanya.


Presiden KSPI yang memimpin salah satu konfederasi serikat pekerja terbesar di Indonesia tersebut berharap Polri terus mempertahankan profesionalisme, independensi, serta pendekatan yang humanis dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.


"Kami buruh Indonesia mengucapkan terima kasih, sekaligus mengucapkan Dirgahayu Bhayangkara yang ke-80. Polri untuk Masyarakat," tegasnya.


Said Iqbal optimistis semangat Hari Bhayangkara ke-80 dapat semakin memperkuat sinergi antara Polri dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan pekerja, dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung terciptanya hubungan industrial yang harmonis demi kemajuan bangsa.

Ketua MKD DPR RI Nazaruddin Degam: Kepercayaan Publik 82,4 Persen Jadi Kado Terindah bagi Polri di HUT Bhayangkara ke-80

 

Jakarta, Senin, 29 Juni 2026 – Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI, H. Nazaruddin Degam, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Menurutnya, meningkatnya tingkat kepercayaan publik terhadap Polri sebagaimana tercermin dalam hasil Survei Litbang Kompas 2026 merupakan bukti nyata atas kerja keras dan dedikasi institusi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.


Nazaruddin mengatakan, hasil survei Litbang Kompas yang menunjukkan tingkat kepercayaan publik terhadap Polri mencapai 82,4 persen menjadi capaian yang patut disyukuri sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat.


"Melalui Survei Litbang Kompas, hasil kinerja rekan-rekan mendapatkan apresiasi positif dari masyarakat dengan adanya peningkatan kepercayaan publik terhadap Polri yang mencapai angka 82,4 persen," ujar Nazaruddin Degam di Jakarta, Senin (29/6).


Menurutnya, capaian tersebut menjadi hadiah istimewa bagi Korps Bhayangkara yang pada tahun ini memperingati Hari Bhayangkara ke-80 dengan mengusung tema "Polri untuk Masyarakat". Ia menilai tema tersebut mencerminkan komitmen Polri untuk terus hadir memberikan perlindungan, pelayanan, dan pengayoman bagi seluruh masyarakat Indonesia.


"Capaian ini merupakan kado terindah bagi Polri di Hari Bhayangkara ke-80. Semoga kepercayaan yang diberikan masyarakat dapat terus dijaga melalui pengabdian dan pelayanan yang semakin profesional," katanya.


Nazaruddin juga berharap Polri terus memperkuat kinerjanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum secara adil, serta memberikan pelayanan publik yang semakin berkualitas. Menurutnya, kehadiran Polri yang semakin dipercaya masyarakat akan menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan nasional.


"Seluruh elemen bangsa menanti selalu darma bakti Polri untuk mewujudkan masyarakat yang aman, tenteram, dan sejahtera menuju Indonesia Emas," tegasnya.


Ia optimistis Polri akan terus mampu mempertahankan bahkan meningkatkan kepercayaan publik melalui kerja nyata yang profesional, humanis, dan berintegritas. Dengan semangat Hari Bhayangkara ke-80, Nazaruddin berharap Polri semakin dekat dengan masyarakat serta terus menjadi institusi yang mampu menjawab harapan publik di masa mendatang.

Senin, 29 Juni 2026

Kapolres Kulonprogo Tutup Turnamen Sepak Bola Hari Bhayangkara ke-80, Siemas FC Sabet Gelar Juara

 

Kulon Progo – Turnamen Sepak Bola dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 yang diselenggarakan Polres Kulonprogo resmi ditutup oleh Kapolres Kulonprogo AKBP Ridho Hidayat, S.I.K., M.H., usai pertandingan final di Stadion Cangkring, Wates, Jumat (26/6/2026). Turnamen yang berlangsung penuh semangat sportivitas tersebut sukses menjadi ajang mempererat kebersamaan sekaligus memeriahkan peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

Partai puncak mempertemukan Siemas FC dengan Menoreh Rusa FC. Pertandingan berlangsung sengit dan menarik sejak peluit awal dibunyikan. Berkat permainan yang solid dan efektif, Siemas FC berhasil menundukkan Menoreh Rusa FC dengan skor 2-0 sekaligus memastikan diri sebagai juara Turnamen Sepak Bola Hari Bhayangkara ke-80 Polres Kulonprogo Tahun 2026.

Sebelum laga final digelar, pertandingan perebutan juara ketiga mempertemukan MSG FC melawan Sektor A FC. Dalam pertandingan tersebut, MSG FC tampil dominan dan berhasil meraih kemenangan telak dengan skor 6-0, sehingga berhak menempati posisi ketiga.

Adapun hasil akhir turnamen adalah Juara I Siemas FC, Juara II Menoreh Rusa FC, dan Juara III MSG FC.

Usai pertandingan final, kegiatan dilanjutkan dengan upacara penutupan dan penyerahan piala kepada para juara yang dipimpin langsung oleh Kapolres Kulonprogo AKBP Ridho Hidayat, S.I.K., M.H.

Dalam sambutannya, Kapolres menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, panitia, wasit, suporter, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya turnamen hingga berjalan aman, tertib, dan sukses.

"Saya atas nama pribadi maupun Polres Kulonprogo mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta, pengurus tim, panitia, dan semua pihak yang telah membantu terselenggaranya turnamen ini hingga berjalan dengan lancar, penuh semangat sportivitas, dan menjadi hiburan yang menarik bagi kita semua," ujar Kapolres.

Kapolres menambahkan, turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sebagai sarana mempererat tali silaturahmi, memperkuat solidaritas, serta meningkatkan kekompakan di antara seluruh peserta. Menurutnya, semangat kebersamaan yang terbangun melalui olahraga diharapkan dapat menjadi modal dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Melalui kegiatan ini, saya berharap solidaritas dan kekompakan terus terjalin dengan baik sehingga semakin memperkuat semangat kita dalam melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat sesuai dengan tema Hari Bhayangkara ke-80, yaitu 'Polri untuk Masyarakat'," tambahnya.

Turnamen Sepak Bola Hari Bhayangkara ke-80 Polres Kulonprogo menjadi bukti bahwa olahraga mampu menjadi media yang efektif untuk membangun kebersamaan, menjaga kebugaran, serta mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat. Diharapkan semangat sportivitas, persatuan, dan kebersamaan yang tercipta selama turnamen dapat terus terpelihara dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Kulon Progo.


Polres Kulonprogo Resmi Tutup Kejuaraan Karate INKANAS Piala Kapolres 2026, Cetak Atlet Berkarakter dan Berprestasi

 

Kulon Progo – Polres Kulonprogo secara resmi menutup Kejuaraan Cabang (Kejurcab) Karate INKANAS Piala Kapolres Kulonprogo Tahun 2026 dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan penutupan berlangsung pada Sabtu (27/6/2026) pukul 13.30 WIB di Aula MAN 2 Kulon Progo, Gotakan, Panjatan.


Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Kulonprogo AKBP Ridho Hidayat, S.I.K., M.H., Wakapolres Kulonprogo Muhamad Sholeh, S.H., M.M., Kabag SDM Polres Kulonprogo Kompol M. Taufik Anwar Hidayat, S.H., M.M., Kasatlantas AKP Kristiyono, S.Psi., M.M., Kasatbinmas AKP Sayana, Kasatintelkam AKP Nunung Tuhono, S.H., M.M., Ps. Kasi Propam IPTU Triyono, S.H., M.A.P., Kapolsek Panjatan AKP Muji Untoro, S.H., M.M., serta Ketua Panitia Pelaksana Kejurcab INKANAS 2026 Tri Mulyono, S.Pd.


Dalam sambutannya, Kapolres Kulonprogo AKBP Ridho Hidayat menegaskan bahwa olahraga karate tidak hanya mengajarkan teknik bela diri, tetapi juga membentuk karakter generasi muda melalui nilai-nilai disiplin, sportivitas, tanggung jawab, kerja keras, dan pengendalian diri.


"Kejurcab INKANAS Piala Kapolres ini bukan sekadar ajang untuk meraih medali, tetapi menjadi wadah pembinaan karakter generasi muda. Kami ingin melahirkan atlet-atlet karate yang tangguh, berprestasi, sekaligus memiliki integritas, disiplin, dan jiwa sportivitas yang tinggi sebagai bekal menghadapi masa depan," ujar AKBP Ridho Hidayat.


Kapolres menjelaskan bahwa pembinaan olahraga merupakan investasi strategis dalam menciptakan sumber daya manusia yang sehat secara fisik, kuat secara mental, dan memiliki karakter kebangsaan yang kokoh. Menurutnya, Polri melalui transformasi menuju Polri Presisi terus mendukung berbagai kegiatan positif yang mampu membangun generasi muda sekaligus mencegah kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, dan berbagai potensi gangguan kamtibmas.


"Polri tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat. Kami akan terus mendukung kegiatan olahraga dan pembinaan generasi muda melalui kolaborasi dengan organisasi olahraga, pemerintah daerah, sekolah, dan seluruh elemen masyarakat demi menciptakan lingkungan yang aman, sehat, produktif, dan berprestasi," tambahnya.


Kapolres juga memberikan apresiasi kepada seluruh atlet yang telah menunjukkan semangat juang, keberanian, kedisiplinan, dan sikap saling menghormati selama pertandingan berlangsung. Ia berharap semangat tersebut terus dipelihara hingga mampu mengharumkan nama Kabupaten Kulon Progo di tingkat daerah, nasional, bahkan internasional.

Mengakhiri sambutannya, Kapolres mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, pelatih, wasit, orang tua, dan semua pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan kejuaraan. Ia juga mengucapkan selamat kepada para juara serta berpesan agar terus berlatih, menjunjung tinggi sportivitas, tetap rendah hati, dan menjadi kebanggaan keluarga, Kabupaten Kulon Progo, bangsa, serta Negara Kesatuan Republik Indonesia.


Adapun hasil akhir Kejurcab Karate INKANAS Piala Kapolres Kulonprogo Tahun 2026 menetapkan Dojo SDN Percobaan 4 Wates sebagai Juara Umum I, disusul Dojo SDN Srikayangan sebagai Juara Umum II, dan Dojo TK Pembina Wates sebagai Juara Umum III.


Melalui kejuaraan ini diharapkan semangat pembinaan atlet karate di Kabupaten Kulon Progo terus berkembang sehingga mampu mencetak atlet-atlet berprestasi yang memiliki karakter kuat dan siap mengharumkan nama daerah di berbagai ajang kompetisi.

Kapolres Kulonprogo Ajak Personel Perkuat Soliditas dan Berikan Pelayanan Humanis kepada Masyarakat

 

Kulon Progo - Kapolres Kulonprogo AKBP Ridho Hidayat, S.I.K., M.H. memimpin apel pagi personel yang berlangsung di halaman depan Mapolres Kulonprogo pada Senin (29/6/2026). Apel diikuti oleh Wakapolres Kulonprogo, para Pejabat Utama, para Kapolsek jajaran, personel Polri, serta ASN Polres Kulonprogo.

Dalam amanatnya, Kapolres Kulonprogo AKBP Ridho Hidayat, S.I.K., M.H.,menyampaikan bahwa apel pagi tidak hanya menjadi sarana penyampaian arahan kedinasan, tetapi juga sebagai momentum mempererat silaturahmi dan membangun kedekatan di antara seluruh personel.

"Apel ini menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan. Saya berharap seluruh personel tidak sungkan untuk berkomunikasi apabila ada hal-hal yang perlu disampaikan. Komunikasi yang baik akan memperkuat soliditas dalam pelaksanaan tugas," ujar Kapolres.


Kapolres mengapresiasi seluruh personel atas dedikasi dan kerja keras yang telah dilakukan dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Kulon Progo.

 Menurutnya, kondisi yang aman dan kondusif saat ini bukan terjadi dengan sendirinya, melainkan merupakan hasil dari pengorbanan, kerja keras, dan upaya seluruh personel yang secara bertahap hadir serta menyentuh langsung masyarakat.

Ia juga menyoroti sejumlah capaian Polres Kulonprogo dalam menangani berbagai persoalan masyarakat, di antaranya keberhasilan mengungkap kasus , menekan angka kecelakaan lalu lintas, serta menyelesaikan berbagai permasalahan masyarakat melalui pendekatan yang humanis.

"Berbagai persoalan yang menjadi perhatian masyarakat dapat kita selesaikan bersama. Apabila masyarakat datang membawa permasalahan, tugas kita adalah hadir memberikan solusi. Kehadiran Polri harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," tegasnya.

Kapolres turut mengingatkan seluruh personel agar senantiasa mengedepankan pelayanan yang humanis melalui budaya Senyum, Sapa, dan Salam (3S) kepada masyarakat. Menurutnya, sikap ramah dalam memberikan pelayanan akan menumbuhkan kepercayaan serta prasangka baik masyarakat terhadap institusi Polri.

"Jangan pernah anti terhadap kritik dan koreksi. Jika ada teguran, mari kita jadikan sebagai bahan evaluasi untuk menjadi lebih baik. Sapa masyarakat, berikan senyum saat melaksanakan pelayanan, karena hal-hal sederhana tersebut mampu membangun kepercayaan masyarakat kepada Polri," pesannya.

Memasuki peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres mengajak seluruh personel untuk terus menjaga semangat pengabdian dan tidak pernah lelah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Dengan usia Bhayangkara yang ke-80 ini, jangan pernah bosan memberikan yang terbaik kepada masyarakat dengan seragam yang kita kenakan. Laksanakan tugas melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat dengan penuh keikhlasan. 

Semoga setiap pengabdian yang kita lakukan menjadi amal ibadah, dan saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh rekan-rekan yang telah melayani masyarakat dengan tulus dan ikhlas. Semoga kita semua senantiasa diberikan kesehatan dan apa yang dicita-citakan dapat tercapai," pungkas Kapolres.

Kamis, 25 Juni 2026

Personel Polsek Sentolo Ikuti Donor Darah dalam Rangka Milad ke-7 RS Queen Latifa

 


Kulon Progo – Wujud kepedulian terhadap sesama terus ditunjukkan oleh jajaran Polsek Sentolo. Pada Kamis (25/06/2026) pukul 08.30 WIB, sejumlah personel Polsek Sentolo mengikuti kegiatan donor darah yang diselenggarakan oleh RS Queen Latifa Sentolo dalam rangka memperingati Milad ke-7 rumah sakit tersebut.

Kegiatan yang berlangsung di RS Queen Latifa Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, tersebut dilaksanakan oleh petugas kesehatan RS Queen Latifa dan diikuti oleh berbagai unsur masyarakat serta instansi di wilayah Kapanewon Sentolo.

Partisipasi personel Polsek Sentolo dalam kegiatan donor darah merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus kontribusi nyata Polri dalam membantu memenuhi kebutuhan stok darah yang sewaktu-waktu dibutuhkan oleh masyarakat melalui fasilitas pelayanan kesehatan.

Dengan penuh semangat kemanusiaan, para personel secara sukarela mendonorkan darahnya sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap sesama. Selain membantu menjaga ketersediaan cadangan darah, kegiatan donor darah juga menjadi sarana untuk menumbuhkan semangat berbagi dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya aksi kemanusiaan.

Kapolsek Sentolo AKP Dina Martanti, S.H., M.M., menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan yang diselenggarakan RS Queen Latifa serta partisipasi personel Polsek Sentolo dalam kegiatan tersebut.

"Kegiatan donor darah ini merupakan bentuk kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat. Setetes darah yang kita donorkan sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan. Kami mengapresiasi RS Queen Latifa yang secara konsisten menyelenggarakan kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat," ujar AKP Dina Martanti.

Lebih lanjut, AKP Dina Martanti menegaskan bahwa Polsek Sentolo akan terus mendukung berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

"Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap dapat semakin mempererat sinergi antara Polri, instansi kesehatan, dan masyarakat. Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berupaya memberikan kontribusi nyata dalam bidang kemanusiaan dan sosial," tambahnya.

Kegiatan donor darah berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar serta mendapat sambutan positif dari pihak RS Queen Latifa. Sinergi yang terjalin antara Polsek Sentolo dan RS Queen Latifa diharapkan dapat terus berlanjut melalui berbagai program sosial yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

Dengan semangat Presisi dan pengabdian kepada masyarakat, Polsek Sentolo berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan sebagai bagian dari upaya mewujudkan pelayanan Polri yang humanis dan semakin dekat dengan masyarakat.

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Kulon Progo Salurkan Bantuan Sosial kepada Warga

 


Kulon Progo – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Kulon Progo melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan bantuan kepada warga yang membutuhkan di sejumlah wilayah Kabupaten Kulon Progo, Rabu (24/06/2026).


Kegiatan bakti sosial ini merupakan wujud kepedulian Polri kepada masyarakat sekaligus mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dan warga dalam momentum Hari Bhayangkara ke-80.


Kapolres Kulon Progo AKBP Ridho Hidayat, S.I.K., M.H., didampingi Kasat Binmas dan Kasi Propam melaksanakan penyaluran bantuan sosial di rumah Bapak Wariso yang beralamat di wilayah Sogan, Kapanewon Wates.


Sementara itu, Wakapolres Kulon Progo bersama Kasat Samapta melaksanakan kegiatan serupa di rumah Ibu Sasmiati (Sasiah) di Kalirejo, Kapanewon Kokap. Di lokasi berbeda, Kabag SDM Polres Kulon Progo bersama Kasat Lantas juga menyalurkan bantuan sosial kepada Bapak Sumarjo di Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo.


Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Kulon Progo AKBP Ridho Hidayat menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang tidak hanya berfokus pada kegiatan seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.


"Hari Bhayangkara menjadi momentum bagi kami untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat. Melalui kegiatan bakti sosial ini, kami ingin berbagi kebahagiaan sekaligus menunjukkan bahwa Polri hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memiliki kepedulian sosial terhadap masyarakat yang membutuhkan," ujar AKBP Ridho Hidayat.


Kapolres menambahkan bahwa keberadaan Polri di tengah masyarakat harus mampu memberikan manfaat serta memperkuat hubungan kemitraan yang selama ini telah terjalin dengan baik.


"Kami berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban masyarakat. Yang lebih penting, kegiatan ini menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi dan memperkuat sinergi antara Polri dengan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Kulon Progo," tambahnya.


Masyarakat yang menerima bantuan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Polres Kulon Progo. Kegiatan berlangsung dengan penuh keakraban dan mendapat sambutan positif dari warga.


Melalui kegiatan bakti sosial ini, Polres Kulon Progo terus berkomitmen untuk hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sekaligus memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dalam rangka mewujudkan Polri yang Presisi dan semakin dicintai masyarakat.

Polres Kulon Progo Gelar Doa Bersama Lintas Agama Sambut Hari Bhayangkara ke-80

 


Kulon Progo – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Kulon Progo menggelar kegiatan Doa Bersama Lintas Agama yang berlangsung di Aula Polres Kulon Progo, Kamis (25/6/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolres Kulon Progo AKBP Ridho Hidayat, S.I.K., M.H., para Pejabat Utama (PJU) Polres Kulon Progo, tokoh agama dari berbagai keyakinan, serta personel Polres Kulon Progo. Doa bersama dilaksanakan sebagai wujud rasa syukur sekaligus memohon keberkahan, keselamatan, dan kelancaran dalam pelaksanaan tugas-tugas kepolisian dalam melayani masyarakat.


Suasana khidmat dan penuh kebersamaan mewarnai jalannya kegiatan. Perwakilan tokoh agama secara bergantian memimpin doa sesuai keyakinan masing-masing, mencerminkan semangat toleransi dan kerukunan yang menjadi kekuatan bangsa Indonesia.


Kapolres Kulon Progo AKBP Ridho Hidayat dalam sambutannya menyampaikan bahwa doa bersama lintas agama merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80 yang mengandung makna mendalam, tidak hanya sebagai bentuk ungkapan syukur tetapi juga sebagai sarana memperkuat persatuan dan kebersamaan.


"Melalui doa bersama lintas agama ini, kami memanjatkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala perlindungan dan kekuatan yang diberikan kepada Polri dalam menjalankan tugas. Kami juga memohon agar seluruh personel Polri senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, dan kebijaksanaan dalam mengemban amanah sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat," ujar AKBP Ridho Hidayat.


Kapolres menambahkan bahwa keberagaman merupakan kekayaan bangsa yang harus terus dijaga dan dirawat bersama.


"Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat tali persaudaraan, memperkuat toleransi antarumat beragama, serta membangun sinergi yang semakin kuat antara Polri dengan seluruh elemen masyarakat. Dengan kebersamaan dan dukungan semua pihak, kami optimistis dapat terus menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Kulon Progo," lanjutnya.


Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun ini mengusung semangat Polri yang semakin dekat dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, kemasyarakatan, dan pembinaan yang memberikan manfaat langsung kepada warga.


Kegiatan doa bersama lintas agama berlangsung dengan lancar, penuh kekhidmatan, dan menjadi simbol komitmen bersama untuk terus menjaga persatuan, kerukunan, serta keamanan demi terwujudnya Kabupaten Kulon Progo yang aman, damai, dan sejahtera.

Bhabinkamtibmas Tuksono Hadiri Rembuk Warga Bahas Tata Kelola Kampung Tradisional

 

Kulon Progo – Bhabinkamtibmas Kalurahan Tuksono Polsek Sentolo, Aiptu Afandhi, menghadiri kegiatan rembuk warga yang membahas tata kelola dan pengembangan Kampung Tradisional Kalurahan Tuksono, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, Selasa (23/06/2026) pukul 14.00 WIB.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Budaya Kalurahan Tuksono tersebut dihadiri oleh Lurah Kalurahan Tuksono Zainuri, para pamong kalurahan, serta para pemilik lapak yang beraktivitas di kawasan Kampung Tradisional Tuksono.

Dalam forum rembuk warga tersebut, pemerintah kalurahan menyampaikan sejumlah kebijakan dan imbauan terkait pengelolaan kawasan Kampung Tradisional agar tetap menjadi destinasi yang nyaman, tertib, dan menarik bagi masyarakat maupun pengunjung. Para pemilik lapak diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan, merawat fasilitas yang ada, serta menciptakan suasana yang aman dan nyaman di kawasan tersebut.

Lurah Kalurahan Tuksono, Zainuri, menekankan pentingnya kerja sama seluruh pihak dalam menjaga keberlangsungan dan pengembangan Kampung Tradisional sebagai salah satu potensi yang dimiliki kalurahan.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Kalurahan Tuksono Aiptu Afandhi menyampaikan dukungannya terhadap berbagai program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan pemerintah kalurahan.

"Kami dari Polri siap mendukung setiap program positif yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, komunikasi antara pemerintah kalurahan, pelaku usaha, dan masyarakat dapat terjalin dengan baik sehingga berbagai permasalahan dapat diselesaikan melalui musyawarah," ujar Aiptu Afandhi.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar Kampung Tradisional agar aktivitas masyarakat maupun pengunjung dapat berlangsung dengan aman dan nyaman.

Kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan tersebut merupakan wujud sinergi Polri dengan pemerintah kalurahan dan masyarakat dalam mendukung pembangunan berbasis partisipasi warga. Selain menjadi forum penyampaian kebijakan, rembuk warga juga menjadi sarana mempererat komunikasi, memperkuat kebersamaan, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan yang bersih, tertib, aman, dan kondusif.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan, mencerminkan komitmen seluruh elemen masyarakat Kalurahan Tuksono untuk terus mendukung pengelolaan Kampung Tradisional yang lebih baik dan berkelanjutan.

Patroli KRYD Polsek Sentolo Ciptakan Rasa Aman dan Antisipasi Gangguan Kamtibmas

 

Kulon Progo – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, personel Polsek Sentolo melaksanakan Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di wilayah hukum Polsek Sentolo, Selasa (23/06/2026). Kegiatan patroli dipimpin oleh Aiptu Eko Suroso dengan menyasar sejumlah lokasi yang dinilai memiliki potensi kerawanan gangguan keamanan.

Patroli KRYD dilaksanakan sebagai langkah preventif kepolisian untuk mengantisipasi berbagai bentuk tindak kriminalitas serta gangguan kamtibmas yang dapat meresahkan masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, personel fokus melakukan pencegahan terhadap kejahatan 3C, yaitu pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor.

Selain itu, patroli juga diarahkan untuk mengantisipasi kejahatan jalanan, penyakit masyarakat (pekat), aksi premanisme, peredaran minuman keras, penyalahgunaan narkoba, serta berbagai bentuk gangguan ketertiban umum lainnya.

Aiptu Eko Suroso mengatakan bahwa kehadiran polisi di lapangan merupakan salah satu upaya untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat sekaligus mencegah terjadinya tindak kriminalitas.

"Patroli KRYD ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami berupaya meminimalisir potensi gangguan kamtibmas dengan meningkatkan patroli pada lokasi-lokasi yang dianggap rawan, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman," ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, patroli menyasar sejumlah kawasan strategis, seperti kawasan industri, jalur utama, pusat keramaian dan perbelanjaan, objek vital seperti perbankan, pertokoan, sekolah, SPBU, serta lokasi yang kerap dijadikan tempat berkumpul oleh kelompok masyarakat yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan, seperti tawuran maupun balap liar.

Selain berpatroli menggunakan kendaraan dinas, personel juga melakukan patroli dialogis dengan menyambangi warga dan petugas keamanan setempat. Melalui kegiatan tersebut, petugas menyampaikan pesan-pesan kamtibmas sekaligus menyerap informasi dari masyarakat terkait situasi keamanan di lingkungan masing-masing.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan atau berpotensi mengganggu kamtibmas," tambah Aiptu Eko Suroso.

Melalui kegiatan Patroli KRYD yang dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan, Polsek Sentolo menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kapanewon Sentolo.

Unit Binmas Polsek Sentolo Sambang Kamtibmas ke Kalurahan Srikayangan

 


Kulon Progo – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif, Unit Binmas Polsek Sentolo melaksanakan kegiatan sambang dan silaturahmi kamtibmas di Kalurahan Srikayangan, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, Selasa (23/06/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh PS. Kanit Binmas Polsek Sentolo IPTU Tukiran bersama anggota dengan menyasar para pamong dan perangkat Kalurahan Srikayangan sebagai mitra strategis kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan di lingkungan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, IPTU Tukiran menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas yang saat ini perlu menjadi perhatian bersama. Salah satunya adalah meningkatnya modus penipuan online yang memanfaatkan media sosial, pesan singkat, undian berhadiah, hingga transaksi jual beli daring dengan harga yang tidak wajar.

"Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan tidak mudah percaya terhadap berbagai tawaran yang menjanjikan keuntungan instan. Pastikan terlebih dahulu kebenaran informasi yang diterima dan jangan mudah memberikan data pribadi maupun melakukan transfer uang kepada pihak yang tidak dikenal," ujar IPTU Tukiran.

Selain itu, petugas juga memberikan edukasi terkait bahaya judi online yang saat ini semakin marak di tengah masyarakat. Judi online tidak hanya berpotensi menimbulkan kerugian finansial, tetapi juga dapat memicu berbagai permasalahan sosial dan ekonomi dalam keluarga.

"Kami berharap para pamong dan perangkat kalurahan dapat turut berperan aktif memberikan pemahaman kepada warga agar menjauhi segala bentuk perjudian online karena dampaknya sangat merugikan, baik bagi pelaku maupun keluarganya," tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Unit Binmas Polsek Sentolo juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau. Warga diimbau berhati-hati saat membakar sampah rumah tangga maupun daun kering di lahan dan kebun serta memastikan api benar-benar padam sebelum ditinggalkan.

Melalui kegiatan sambang dan silaturahmi ini, Polsek Sentolo berharap sinergitas antara kepolisian dan pemerintah kalurahan semakin kuat dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat. Dengan kerja sama yang baik, berbagai potensi gangguan kamtibmas dapat diantisipasi sejak dini sehingga tercipta lingkungan yang aman dan kondusif bagi seluruh warga.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat sambutan positif dari para pamong serta perangkat Kalurahan Srikayangan yang siap mendukung upaya kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas di wilayah Kapanewon Sentolo.

Polres Kulon Progo Ungkap Kasus Penipuan Bermodus Tawaran Kerja ke Luar Negri

 

Kulon Progo – Satreskrim Polres Kulon Progo berhasil mengungkap kasus tindak pidana penipuan dengan modus menawarkan kemudahan bekerja di luar negeri. Dalam kasus tersebut, petugas mengamankan seorang pria berinisial GDZ, warga Kapanewon Wates, Kabupaten Kulon Progo.

Pengungkapan kasus bermula dari laporan salah satu korban yang merasa dirugikan setelah mengikuti program yang ditawarkan pelaku. Berdasarkan laporan tersebut, Satreskrim Polres Kulon Progo melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengamankan pelaku beserta sejumlah barang bukti.

Kanit 2 Satreskrim Polres Kulon Progo, Iptu Rifai Anas Fauzi, menjelaskan bahwa pelaku menjalankan aksinya dengan menawarkan jasa pengurusan sertifikat IELTS sebagai salah satu persyaratan untuk bekerja di Australia.

"Pelaku menawarkan jasanya melalui berbagai grup pencari kerja ke Australia. Korban yang tertarik kemudian diminta menyerahkan sejumlah uang dengan nominal yang bervariasi, mulai dari jutaan hingga puluhan juta rupiah untuk pembuatan sertifikat IELTS," ujar Iptu Rifai dalam konferensi pers di Mapolres Kulon Progo.

Dari hasil penyelidikan diketahui bahwa pelaku mengaku memiliki jaringan yang dapat membantu mengurus sertifikat IELTS melalui rekannya di Jawa Barat. Namun kenyataannya, sertifikat tersebut dibuat sendiri oleh pelaku menggunakan aplikasi pada telepon genggam miliknya dan diduga merupakan dokumen palsu.

Menurut Iptu Rifai, pelaku telah menjalankan aksinya selama kurang lebih satu tahun terakhir. Hingga saat ini, sedikitnya terdapat lima korban yang telah teridentifikasi, sebagian besar berasal dari wilayah Jawa Tengah.

"Pelaku memanfaatkan pengalamannya sebagai mantan pekerja migran sehingga memahami proses dan persyaratan untuk bekerja di luar negeri. Pengetahuan tersebut kemudian digunakan untuk meyakinkan para korban agar mempercayai tawaran yang diberikan," jelasnya.

Akibat perbuatan pelaku, para korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai sekitar Rp40 juta dari biaya pembuatan sertifikat IELTS. Nilai kerugian tersebut diperkirakan masih dapat bertambah mengingat sejumlah korban juga telah mengeluarkan biaya untuk pengurusan paspor, visa, dan berbagai persyaratan lainnya setelah mempercayai janji pelaku.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa uang hasil kejahatan tersebut digunakan pelaku untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari karena yang bersangkutan tidak memiliki pekerjaan tetap.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Kulon Progo, Iptu Subihan Afuan Ardhi, menyampaikan bahwa salah satu aksi penipuan yang dilakukan pelaku terjadi pada Mei 2026. Dalam proses penyidikan, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa dokumen sertifikat IELTS yang diduga palsu, bukti transfer dari para korban, serta satu unit telepon genggam yang digunakan untuk membuat dokumen tersebut.

"Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap berbagai tawaran pekerjaan ke luar negeri yang menjanjikan proses mudah dan cepat. Pastikan seluruh informasi diperoleh dari lembaga resmi dan jangan mudah percaya kepada pihak yang tidak memiliki kewenangan atau legalitas yang jelas," tegas Iptu Subihan.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 45A ayat (1) juncto Pasal 28 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 tahun dan denda paling banyak Rp1 miliar.

Selain itu, pelaku juga dikenakan Pasal 492 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait tindak pidana penipuan dengan ancaman pidana penjara paling lama 4 tahun serta denda kategori V.

Polres Kulon Progo mengajak masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk penipuan, khususnya yang berkaitan dengan penawaran pekerjaan di luar negeri, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan indikasi tindak pidana serupa.

 


Polsek Pengasih Berhasil Ungkap Kasus Pemerasan dan Penganiayaan, Dua Pelaku Diamankan

 

Kulon Progo – Unit Reskrim Polsek Pengasih Polres Kulon Progo berhasil mengungkap kasus tindak pidana pemerasan disertai kekerasan yang terjadi di wilayah Kapanewon Pengasih. Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan dua pelaku yakni RH (19), warga Kapanewon Lendah, dan IS (17), warga Kabupaten Bantul.

Kapolsek Pengasih AKP Toha menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 5 Juni 2026 sekitar pukul 22.30 WIB di sebuah lapangan sepak bola yang berada di Kalurahan Karangsari, Kapanewon Pengasih.

Kejadian bermula ketika RH meminta dua rekannya untuk menjemput korban berinisial DS (15), warga Kapanewon Sentolo, dan membawanya ke lokasi kejadian. Korban datang menggunakan sepeda motor Yamaha NMax miliknya.

Sesampainya di lapangan, korban diduga langsung mengalami tindakan kekerasan fisik yang dilakukan oleh RH. Selain itu, korban juga mendapat ancaman dan tekanan dari para pelaku. RH memberikan dua pilihan kepada korban, yakni menyerahkan sepeda motor beserta uang sebesar Rp1 juta atau berkelahi dengan IS yang saat itu berada di lokasi.

Karena tidak memiliki uang dan tidak ingin terlibat perkelahian, korban akhirnya terpaksa menyerahkan sepeda motor miliknya kepada para pelaku. IS juga diduga mengancam korban agar tidak melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Atas kejadian tersebut, korban kemudian melapor ke Polsek Pengasih. Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Pengasih segera melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengamankan kedua pelaku di wilayah Kabupaten Bantul. Saat diamankan, petugas juga menemukan sepeda motor milik korban yang sebelumnya dibawa oleh para pelaku.

Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa aksi tersebut diduga dilatarbelakangi rasa sakit hati pelaku RH terhadap korban. Sebelumnya korban diketahui pernah memberikan informasi kepada pihak kepolisian terkait kelompok pemuda yang membawa senjata tajam jenis celurit, yang salah satunya melibatkan RH.

"Motif pelaku adalah karena merasa sakit hati terhadap korban. Korban dianggap telah memberikan informasi kepada pihak kepolisian terkait aktivitas kelompok mereka, sehingga pelaku kemudian mencari korban dan melakukan tindakan pemerasan disertai ancaman serta kekerasan," ujar AKP Toha.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian material yang diperkirakan mencapai sekitar Rp34 juta. Selain mengamankan kedua pelaku, petugas juga menyita sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan tindak pidana tersebut.

Kapolsek menegaskan bahwa pihaknya akan menindak tegas setiap bentuk tindak pidana yang meresahkan masyarakat.

"Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Setiap laporan yang masuk akan kami tindak lanjuti secara profesional dan tuntas. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak takut melapor apabila menjadi korban maupun mengetahui adanya tindak pidana," tegas AKP Toha.

Saat ini RH dan IS telah diproses sesuai hukum yang berlaku dan dikenakan Pasal 482 KUHP tentang tindak pidana pemerasan dengan kekerasan. Keduanya terancam hukuman pidana penjara paling lama sembilan tahun.

Polres Kulon Progo mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif dengan segera melaporkan setiap potensi gangguan keamanan kepada kepolisian terdekat.

Polres Kulonprogo Gelar Ziarah dan Tabur Bunga di TPU Sanoen dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

 

Kulon Progo – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Kulonprogo melaksanakan kegiatan ziarah dan tabur bunga di TPU Sanoen, Kalurahan Kulur, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo.


 Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Kulonprogo AKBP Ridho Hidayat, S.I.K., M.H., dan diikuti oleh Wakapolres Kulonprogo, para Pejabat Utama (PJU), serta para Kapolsek jajaran Polres Kulonprogo 


Kegiatan ziarah diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan dan tokoh yang telah berjasa bagi bangsa dan negara, dilanjutkan dengan mengheningkan cipta serta doa bersama sebagai bentuk penghargaan atas jasa-jasa para pendahulu.


 Setelah prosesi ziarah selesai, kegiatan dilanjutkan dengan tabur bunga di area makam yang berlangsung dengan penuh khidmat.


Kapolres Kulonprogo AKBP Ridho Hidayat, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ziarah dan tabur bunga merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang bertujuan untuk mengenang dan meneladani semangat pengabdian para pahlawan serta pendahulu Polri.


“Melalui kegiatan ini, kita diajak untuk senantiasa menghormati jasa para pahlawan sekaligus menumbuhkan semangat pengabdian dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Kapolres.


Kegiatan ziarah dan tabur bunga di TPU Sanoen berlangsung tertib, aman, dan penuh rasa khidmat. Momentum Hari Bhayangkara ke-80 diharapkan semakin memperkuat semangat seluruh personel Polres Kulonprogo untuk terus mengabdi dengan profesional, humanis, dan Presisi dalam melayani masyarakat.