Sentolo - Dalam rangka mendukung pelestarian seni dan budaya tradisional sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, Bhabinkamtibmas Kalurahan Sukoreno Aiptu Eko Wardoyo bersama Bhabinkamtibmas Kalurahan Demangrejo Aiptu Ragil menghadiri sekaligus melaksanakan pengamanan kegiatan Gelar Seni Budaya Wayang Kulit dan Wayang Golek yang diselenggarakan pada Minggu, 31 Mei 2026 hingga Senin, 1 Juni 2026 di wilayah Kalurahan Sukoreno, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo.
Kegiatan budaya tersebut menghadirkan dalang Ki Suranto Hadi Sucipto serta menampilkan keterampilan para dalang anak dan remaja dari Kabupaten Kulon Progo sebagai upaya regenerasi dan pelestarian budaya wayang di kalangan generasi muda. Selain dapat disaksikan secara langsung oleh masyarakat, kegiatan juga disiarkan melalui live streaming Mega Swara Sentolo Kulon Progo sehingga dapat dinikmati oleh masyarakat yang lebih luas.
Pada hari Minggu, 31 Mei 2026 pukul 13.30 WIB, digelar pentas Wayang Kulit yang dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tamu undangan, antara lain Bupati Kulon Progo Dr. R.H. Agung Setyawan, S.T., M.Sc., M.M., Panewu Sentolo Armawati, S.Sos., M.Si., Lurah Sukoreno Olan Suparlan, S.Sos., serta sekitar 50 tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Kulon Progo Dr. R.H. Agung Setyawan, S.T., M.Sc., M.M menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan seni budaya yang melibatkan generasi muda sebagai upaya menjaga dan melestarikan warisan budaya bangsa.
Selanjutnya pada hari Senin, 1 Juni 2026 mulai pukul 09.30 WIB hingga pukul 15.00 WIB, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pementasan Wayang Golek yang tetap mendapatkan antusiasme tinggi dari masyarakat dan para pecinta seni budaya.
Selama berlangsungnya kegiatan, Bhabinkamtibmas Kalurahan Sukoreno Aiptu Eko Wardoyo dan Bhabinkamtibmas Kalurahan Demangrejo Aiptu Ragil melaksanakan monitoring dan pengamanan guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan lancar. Kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus mendukung suksesnya kegiatan pelestarian budaya daerah.
Kegiatan berakhir dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya gangguan kamtibmas yang berarti.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar