RUNNING TEXT



widgets

Jumat, 26 Juli 2024

Kapolsek Nanggulan Hadiri Pencanangan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio Tingkat Kapanewon Nanggulan

 

 




Nanggulan_ Kapolsek Nanggulan Kompol Agus Setyo Pambudi, S.H.,beserta Panit 1 Binmas Aiptu Pringgono, S.H., dan Bhabinkamtibmas Kalurahan Wijimulyo Aipda Tri Santoso, S.H., menghadiri kegiatan Pencanangan PIN POLIO se-Kapanewon Nanggulan di Kantor Kalurahan Wijimulyo Nanggulan (Selasa, 23/07/2024).

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Panewu Nanggulan, Kapolsek Nanggulan, Danramil 06 Nanggulan/yang mewakili, Kepala Puskesmas Nanggulan, Kepala KUA Nanggulan, Lurah se-Kapanewon Nanggulan,  Perwakilan Kader PKK se-Kapanewon Nanggulan dan diikuti oleh 940 anak Usia 0-7 tahun.

Acara dimulai dengan pembukaan yang diiringi dengan pembacaan Basmallah, dilanjutkan dengan doa sesuai agama dan kepercayaan masing-masing peserta. Setelah itu, Panewu Kapanewon Nanggulan, Ir. ST. Haryoto, MMA., memberikan sambutannya, menekankan pentingnya imunisasi untuk melindungi anak-anak dari penyakit polio yang dapat menyebabkan kelumpuhan permanen.

Pencanangan PIN Polio ditandai dengan pemberian vaksin polio kepada enam anak perwakilan yang terdiri dari dua anak Posyandu, dua anak TK, dan dua anak SD. Momen ini menjadi simbol komitmen pemerintah dan masyarakat dalam upaya memberantas polio di Wilayah Kapanewon Nanggulan.

Usai pencanangan tim dari Puskesmas Nanggulan melanjutkan penetesan vaksin polio kepada anak-anak yang hadir, sesuai dengan meja-meja tugas yang telah ditentukan.

Kepala Puskesmas Nanggulan drg. Wira Utami Pratiwi mengatakan bahwa Pekan Imunisasi Nasional Polio memiliki tujuan utama untuk memastikan seluruh anak Indonesia mendapatkan imunisasi polio, mencegah penularan virus polio, dan akhirnya memberantas penyakit polio di Indonesia. Vaksin polio diberikan secara gratis dan aman untuk anak-anak, yang diharapkan dapat melindungi generasi mendatang dari ancaman polio serta menciptakan bangsa yang lebih sehat dan kuat.

 

POLSEK WATES GELAR JUM ' AT CURHAT BERSAMA JAMA'AH MASJID AGUNG TERIMA CURHATAN WARGA

 


Wates - Wakapolsek Polsek Wates AKP Kurnio Budiarso  melaksanakan kegiatan Jum'at Curhat di masjid Agung wates dengan aparat pemerintahan. Kegiatan Jum'at curhat dilaksanakan secara dialogis dan pengajian dengan menyampaikan himbauan Kamtibmas maupun mendengarkan curhatan dari peserta pengajian terkait dengan Kamtibmas.
Jum'at (26/07/2024)

Dalam kesempatan tersebut disampaikan himbauan Kamtibmas
untuk meningkatkan kewaspadaan dilingkungan tempat tinggal untuk mencegah terjadinya tindak kriminalitas baik curas, curat maupun curanmor.Mengusahakan di setiap sudut gang dilingkungan tempat tinggal untuk di pasang cctv untuk mempermudah pengawasan

Kanit Binmas Iptu Nanang Suherli berkesempatan  mensosialisasikan program ibu memanggil kepada jamaah pengajian serta mengajak masyarakat untuk bersama - sama berperan aktif membantu menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

Masyarakat menyambut baik Program Jum'at Curhat ini dan salah satu peserta pengajian Pak Supriyono menyampaikan ucapan terima kasih kepada Polsek Wates ,dengan adanya Program ini masyarakat secara langsung dapat mengutarakan uneg - uneg, saran , kritik dan masukan terkait pelayanan kepolisian

Polsek Nanggulan Adakan Jumat Curhat di SD N Wijimulyo Lor

 

Nanggulan_  Polsek Nanggulan melaksanakan kegiatan Jumat Curhat yang dihadiri oleh Ps. Panit 2 Binmas Polsek Nanggulan Aiptu Pringgono, S.H.,, dan Banit Binmas Bripka Ambariyanti di SD N Wijimulyo Lor, Kalurahan Wijimulyo  (Jum'at, 26/7/2024).

Program Jumat Curhat bertujuan untuk menjalin kedekatan dan komunikasi antara Polri dan masyarakat. Dengan adanya program ini, diharapkan keluhan, saran, atau informasi dari masyarakat terkait tugas Polri dapat tersampaikan secara langsung.

Pada kegiatan tersebut para petugas berinteraksi langsung dengan Kepala Sekolah dan para guru, serta menyampaikan beberapa pesan penting terkait keamanan dan ketertiban masyarakat. Ps. Panit 1 Binmas Aiptu Pringgono, S.H.,  mengucapkan terima kasih kepada Kepala Sekolah dan para guru yang telah meluangkan waktunya untuk mengikuti kegiatan ini.

Dalam kesempatan itu, disosialisasikan program "Ibu Memanggil" yang bertujuan agar para orang tua dapat lebih mengawasi putra-putrinya dan menjadikan program ini sebagai kontrol terhadap siswa.Selain itu, disampaikan juga pesan kamtibmas agar masyarakat selalu waspada terhadap maraknya penipuan online dan tidak mudah percaya dengan janji-janji yang menggiurkan.

Lebih lanjut Aiptu Pringgono juga memberikan informasi tentang pelaksanaan operasi kepolisian "Ops. Patuh Progo 2024" yang berlangsung mulai 15 hingga 28 Juli 2024.

*Kami menghimbau agar para warga mematuhi rambu-rambu berlalu lintas, lengkapi surat-surat berkendara dan pakailah helm SNI demi keselamatan jiwa serta hindari penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis,' ujarnya.

"Mari kita jaga ketertiban dan keamanan lingkungan bersama, khususnya menjelang dan selama pelaksanaan Pilkada 2024. Perbedaan pandangan adalah hal yang wajar, namun kerukunan antar warga harus tetap dijaga demi terciptanya situasi yang kondusif," pungkasnya

Peraih Medali Emas Olimpiade Siswa Persiapkan Diri 2 Tahun untuk Seleksi Akpol

 


-SSDM POLRI- Peraih medali emas pada Olimpiade Siswa Nasional Hari Kemerdekaan 2022, Muhamad Rashya Arrafi Resdianto, mengikuti seleksi Akademi Kepolisian (Akpol) 2024. Rashya meraih medali emas dua tahun silam di bidang Pelajaran Biologi.

Hal itu disampaikan Rashya saat mengikuti Tes Pemeriksaan Penampilan (Rikpil) seleksi Akpol tingkat pusat. Awalnya Rashya diperiksa oleh Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri) Irjen Dedi Prasetyo dan Kepala Biro Pengendalian Personel (Karo Dalpers) SSDM Polri Brigjen Nurworo Danang perihal prestasi yang pernah diraih.

“Siap, medali emas Olimpiade Siswa Nasional Hari Kemerdekaan dalam Pelajaran Biologi Tahun 2022,” jawab Rashya dengan lantang di tempat Rikpil, Gedung Serbaguna Akpol, Semarang, Jawa Tengah (Jateng).

Irjen Dedi lalu bertanya kepada Rashya soal capaian nilainya selama mengikuti serangkaian tes seleksi tingkat pusat. Untuk diketahui tahap seleksi mulai dari pemeriksaan administrasi, tes akademik, asesmen mental ideologi, pemeriksaan psikologi, penelusuran mental kepribadian, uji kesamaptaan jasmani dan anthropometri, hingga pemeriksaan penampilan.

“Nilai psikologi 77, TPA 71 dan Bahasa Inggris 72,” jawab Rashya kepada Irjen Dedi dan Brigjen Danang.

Usai mengikuti tes Rikpil, Rashya menyampaikan ini adalah kali pertamanya ikut seleksi taruna Akpol. Rashya mengaku sekitar dua tahun mempersiapkan diri untuk mengikuti proses seleksi.

“Saat ini saya mendaftar yang pertama kalinya. Awalnya saya sempet gugup untuk sebelum masuk ruangan (Rikpil), cuma saat di ruangan jauh lebih lega dan lebih tenang. Saya yakin tahun ini saya masuk untuk menjadi taruna Akpol,” jelas Rashya usai menjalani tes Rikpil di halaman Gedung Serbaguna Akpol.

“Saya mempersiapkan diri mulai dari kelas 11 SMA, saya sudah mengikuti kursus jasmani dan juga kursus akademik. Saya mempersiapkan diri karena sadar untuk menjadi taruna Akpol ada beberapa tes, tidak hanya akademik tapi juga jasmani, psikotes dan mental,” ujar Rashya.

Dalam tahap Rikpil, calon taruna dinilai ekspresi atau raut wajah, postur tubuh, suara, cara bicara, sikap gerak, dan cara berjalan. Mereka juga diberi kesempatan untuk menunjukkan prestasi, bakat dan kemampuan.

Tes Rikpil ini dipimpin langsung oleh Wakapolri Komjen Agus Andrianto. Komjen Agus dan sejumlah pejabat utama Polri juga berkeliling aula dan mendatangi satu persatu catar untuk melakukan pemeriksaan dan penilaian.

Tampak Irwasum Polri Komjen Ahmad Dofiri, Kabaintelkam Polri Komjen Syahardiantono, Wakalemdiklat Polri Irjen Eko Budi Sampurno, hingga Gubernur Akpol Irjen Krisno Halomoan Siregar ikut memeriksa penampilan para catar. Tes Rikpil yang dipimpin Wakapolri ini bertujuan untuk melihat kesesuaian penilaian tertulis atau hasil serangkaian tes yang sudah diinput panitia.

Tercatat 490 calon taruna dan taruni mengikuti tes Rikpil ini selama dua hari, yakni hari ini dan besok (26/7). Panitia rekrutmen tingkat pusat taruna Akpol, yakni Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Polri, membagi 490 catar ke dalam 10 kelompok, di mana masing-masing kelompok terdiri dari sekitar 50 orang.

Panitia seleksi tingkat pusat Akpol akan menutup proses seleksi taruna Akpol dengan menggelar sidang kelulusan pada Senin, 29 Juli 2024

Ciptakan Pilkada Serentak 2024 Aman dan Damai di NTB, Kaops NCS Polri Minta Para Kapolres Bisa Kelola Potensi Konflik

 


 

NTB - Kepala Operasi Nusantara Cooling System (Kaops) Polri, Irjen Pol Asep Edi Suheri meminta kepada seluruh Kapolres dan Kapolsek di Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) harus bisa mengelola potensi konflik menjelang Pilkada Serentak 2024. Hal itu ditegaskan Kaops saat memberikan arahan kepada 400 personil Polda NTB dan jajaran Polres melalui luring dan daring di Aula Sasana Dharma Mapolda NTB, Kamis (25/7/2024).

Dalam kegiatan penguatan internal kepada satker pelaksana kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) terkait Nusantara Cooling System turut hadir Kapolda NTB Irjen Pol Umar Faroq beserta para pejabat utama. Selain Polda NTB, penekanan tersebut juga berlaku kepada seluruh jajaran Kapolres di Polda NTB.

Menurut Kaops banyak tantangan yang akan dihadapi dalam pilkada serentak baik itu berita hoax, isu SARA, propaganda dan ujaran kebencian yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Untuk meminimalisir potensi tersebut, sambungnya perlu upaya pendinginan suasana atau cooling system sehingga pelaksanaan pilkada di Provinsi NTB yang dikenal Kota Sejuta Masjid dapat berjalan dengan aman, damai, tertib dan sejuk.

"Kapolres harus dapat mengelola potensi konflik, percuma bisa ungkap-ungkap kasus tetapi tidak bisa mendeteksi dan mengelola potensi konflik. Kalau tidak dapat mengelola potensi konfilk dianggap tidak berhasil menjalankan tugas. Sering-sering turun ke lapangan," tegas Irjen Asep Edi.

Dirinya menyarankan agar di tingkat Polda untuk dibentuk Tim Satgas Cooling System dengan nama kearifan lokal seperti yang dibentuk oleh Polda Aceh yakni Tim Satgas Sejuk Seulawah. Dikatakannya, seluruh satker harus bisa bekerjasama dalam upaya kegiatan preemtif dan preventif.

Irjen Asep yang saat ini menjabat sebagai Wakabareskrim Polri berujar bahwa Polri berperan penting dalam memelihara keamanan, ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya pada saat pesta demokrasi. Dirinya menjabarkan upaya yang telah dilakukan oleh Operasi Nusantara Cooling System dalam mendinginkan suasana pada saat pilpres dan pileg kemarin sehingga bisa berjalan dengan aman dan damai tanpa perpecahan.

"Sambangi para tokoh masyarakat, tokoh agama, aktivis, organisasi mahasiswa dan organisasi kepemudaan dan masyarakat ajak untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan serta kemajuan bangsa bangsa diatas kepentingan kelompok," tandasnya.

Selain itu, sambungnya upaya-upaya humanis yang dilakukan lainnya yaitu kegiatan bakti sosial ke masyarakat seperti membangun sumur air bor, bedah rumah dan pemberian bantuan sosial berupa sembako. Pada saat kegiatan tersebut kata Kaops bisa mengajak seluruh lapisan masyarakat agar Pilkada Serentak 2024 berjalan aman, damai, tertib dan sejuk.
 
Sementara, Kapolda NTb Irjen Pol Umar Faroq berterima kasih atas kedatangan tim Operasi Nusantara Cooling System. Dirinya meminta seluruh anggotannya memiliki semangat yang sama untuk menyukseskan Pilkada Serentak 2024 di Provinsi NTB bisa berjalan aman dan damai.

"Jangan sampai semangat kalah dari tim pusat. Anggota harus siap mengamankankan Pilkada Serentak 2024. Pengamanan pilkada menjadi perhatian pimpinan bapak Kapolri yang telah membentuk tim Operasi Nusantara Cooling System, tim ini mendapatkan tugas yang sangat berat dari Bapak Kapolri. Tim dari mabes ini terdiri dari Bareskrim, intelijen, binmas, humas, logistik turun semua agar pelaksanaan pilkada berjalan dengan aman," ucapnya.

Selain Kaops, Wakaops NCS Polri Brigjen Yuyun Yudhantara, Kasatgas Preemtif Brigjen M Rudy Syafirudin, Kasatgas Preventif Brigjen Himawan Bayu Aji dan Kasatgas Humas Brigjen Gatot Repli Handoko juga memberikan arahan demi terwujudnya Pilkada serentak 2024 yang aman, damai dan tertib.

Adapun tim Ops NCS Polri yang mendamping KaminOps NCS, Brigjen Budi Hermawan dan Wakasatgas Preemtif Kombes Dwi Suryo Cahyono