RUNNING TEXT



widgets

Senin, 25 Agustus 2025

Bhabinkamtibmas Kalurahan Ngestiharjo Monitoring Penyuluhan Gizi Remaja, Sampaikan Pesan Kamtibmas ke Warga

 

 

Wates – Dalam rangka mendukung kegiatan kesehatan masyarakat sekaligus menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, Bhabinkamtibmas Kalurahan Ngestiharjo, Aipda Arif Fahrudin, bersama Babinsa melaksanakan kegiatan sambang dan monitoring penyuluhan gizi masyarakat, yang digelar di rumah Dukuh Granti Kulon, Bapak SB. Sumantri, pada Senin (25/8/2025).

Penyuluhan gizi tersebut dihadiri oleh 45 ibu yang memiliki anak remaja, dengan narasumber Ibu Noviana Setyaningsih, A.Md.Gz dari Puskesmas Wates. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Lurah Ngestiharjo, H. Nur Widiyanto, dilanjutkan sambutan dari Dukuh Granti Kulon, serta pemaparan materi gizi yang berfokus pada pemenuhan nutrisi anak usia remaja. Acara diakhiri dengan sesi tanya jawab interaktif antara peserta dan narasumber.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kamitua Ibu Saodah, S.Pd.I, serta sejumlah tokoh masyarakat lainnya.

Dalam kesempatan itu, Aipda Arif Fahrudin menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada warga yang hadir. Ia menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung, serta mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap tindak kejahatan, khususnya curanmor.

“Kami mengingatkan warga agar selalu mengunci stang dan mencabut kunci motor saat diparkir, meski hanya sebentar. Langkah kecil ini penting untuk mencegah tindak kriminal,” ujar Aipda Arif.

Ia juga menambahkan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan masyarakat merupakan bagian dari upaya membangun kedekatan dengan warga serta menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.

Kegiatan penyuluhan ini disambut positif oleh peserta, sebagai bentuk sinergi antara petugas kesehatan, aparat desa, dan kepolisian dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui edukasi dan pembinaan langsung di lapangan.

 

Bhabinkamtibmas Kelurahan Wates Jadi Pembina Upacara di SD Negeri Gadingan, Sampaikan Pesan Kamtibmas ke Siswa dan Guru

 

 

Wates - Dalam upaya menanamkan nilai-nilai kedisiplinan serta mempererat kemitraan antara Polri dan masyarakat sejak usia dini, Bhabinkamtibmas Kelurahan Wates, Aiptu Nur Rochmanto, melaksanakan program Police Go To School dengan menjadi pembina upacara di SD Negeri Gadingan, Kelurahan Wates, Senin (25/8/2024).

Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana sambang Kamtibmas, di mana Aiptu Nur Rochmanto berkesempatan bertatap muka langsung dengan kepala sekolah, para guru, serta seluruh siswa-siswi SD Negeri Gadingan.

Dalam amanat upacaranya, Aiptu Nur Rochmanto menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas, khususnya kepada pihak sekolah agar senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan sekolah, serta menciptakan suasana belajar yang aman dan nyaman bagi para siswa.

Tak hanya itu, kepada para siswa, ia juga berpesan agar menjauhi segala bentuk kenakalan remaja, rajin belajar, patuh kepada orang tua dan guru, serta selalu bersemangat dalam mengejar cita-cita dan masa depan yang lebih baik.

"Adik-adik harus menjadi generasi yang cerdas, berakhlak, dan disiplin. Hindari pergaulan yang salah, dan teruslah belajar untuk meraih cita-cita," ujarnya dalam amanat.

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari pihak sekolah. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah-tengah lingkungan pendidikan ini diharapkan dapat menjadi teladan dan motivasi positif bagi siswa serta memperkuat sinergi antara Polri dan dunia pendidikan. 

Divhumas Polri Gelar Gerakan Pangan Murah 2025, Tekan Harga dan Ringankan Beban Masyarakat

 

Jakarta – Divisi Humas Polri menggelar Gerakan Pangan Murah 2025 bekerja sama dengan Perum Bulog yang berlangsung di Lapangan Apel Divhumas Polri, Senin (25/8/2025). Kegiatan ini merupakan salah satu langkah konkret Polri dalam mendukung kebijakan pemerintah untuk menjaga stabilitas harga pangan dan membantu meringankan beban masyarakat.

Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menjelaskan bahwa dalam kegiatan ini Divhumas Polri melalui Koperasi Humas menyalurkan empat komoditas utama dengan harga terjangkau.

“Pada Gerakan Pangan Murah kali ini, kami menyediakan paket pangan murah yang berisi empat komoditas utama, yaitu beras 10 kg seharga Rp110.000, terigu Rp11.000, gula Rp17.500, dan minyak goreng Rp18.500. Jadi total paket hanya Rp157.000,” ujar Brigjen Pol Trunoyudo saat memberikan keterangan kepada media.

Lebih lanjut, Brigjen Trunoyudo menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya ditujukan bagi masyarakat, tetapi juga bagi rekan-rekan media serta anggota Polri di lingkungan Divhumas. Upaya ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata dan mendukung ketersediaan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

“Divisi Humas Polri melalui Koperasi Humas bekerja sama dengan Bulog dalam mendistribusikan paket pangan murah ini. Harapannya, masyarakat dapat merasakan langsung manfaat dari apa yang dilakukan Polri, sebagai bentuk pengabdian dan kehadiran Polri yang bermanfaat,” jelasnya.

Gerakan Pangan Murah ini menjadi bukti keseriusan Polri dalam ikut menjaga stabilitas harga bahan pokok serta membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam pengendalian inflasi dan menjaga ketersediaan pangan.

“Tentunya, kegiatan ini adalah wujud nyata kehadiran Polri dalam mendukung program pemerintah, khususnya untuk menjaga stabilitas harga pangan,” tutup Brigjen Pol Trunoyudo. 

Kabagops Polres Kulonprogo Hadiri Karnaval Wisata Pesona Mahardika 2025, Meriahkan Peringatan HUT ke-80 RI

 

 

Kulon Progo - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Kulon Progo berlangsung semarak dengan digelarnya Karnaval Wisata Pesona Mahardika 2025, Minggu (24/08/2025). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Kulon Progo ini sukses menyedot perhatian ribuan penonton yang memadati rute karnaval di pusat Kota Wates.

Karnaval tahun ini mengusung konsep baru yang lebih tematik, dengan menekankan pada pesan pariwisata berkelanjutan dan inklusif. Para peserta diminta menampilkan kreativitas sesuai tema yang diharapkan mampu menjadi daya tarik wisata yang kuat.

Kepala Dispar Kulon Progo, Joko Mursito, menyampaikan bahwa tema yang diusung bertujuan untuk memberi arah yang lebih jelas bagi peserta sekaligus mendorong kualitas penampilan yang tidak hanya menghibur, namun juga mendidik.

“Daya tarik adalah kunci utama dalam pariwisata. Maka kami menjadikan karnaval ini sebagai sarana edukasi, hiburan, sekaligus promosi pariwisata,” ujarnya.

Tahun ini, sebanyak 24 peserta dari berbagai kalangan mulai dari instansi pemerintah, satuan pendidikan, komunitas, korporasi, sanggar seni, hingga masyarakat umum - turut ambil bagian. Karnaval dimulai dari Taman Budaya Kulon Progo dan berakhir di Simpang Jogoyudan, dengan penampilan peserta dinilai oleh tim juri yang berada di Alun-alun Wates.


Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, yang menyampaikan apresiasinya kepada Dispar atas terselenggaranya acara yang meriah dan berdampak luas tersebut.

"Ini bukan hanya hiburan, tapi juga memberikan dampak ekonomi. UMKM ikut tumbuh dan berkembang karena adanya perputaran uang dari belanja pengunjung kepada para pedagang," kata Agung.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Bagian Operasi (Kabagops) Polres Kulonprogo, Kompol Gunardi Tejamurti, turut hadir memantau langsung jalannya kegiatan. Kehadirannya menunjukkan dukungan penuh Polres Kulonprogo terhadap keamanan dan kelancaran acara masyarakat.

Sebagai bagian dari pengamanan, Polres Kulonprogo bersama jajaran Polsek mengerahkan 93 personel yang disebar di sepanjang rute karnaval. Langkah ini diambil untuk memastikan situasi tetap aman, tertib, dan kondusif selama kegiatan berlangsung.

Karnaval Wisata Pesona Mahardika 2025 tidak hanya menjadi perayaan kemerdekaan, tetapi juga momentum bagi Kulon Progo untuk menampilkan wajah pariwisata yang kreatif, inklusif, dan berdampak langsung bagi masyarakat. 

Polres Kulonprogo Amankan Karnaval Wisata Pesona Mahardika 2025, Ribuan Warga Padati Kota Wates

 

 

Kulon Progo – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Dinas Pariwisata (Dispar) Kulon Progo menyelenggarakan Karnaval Wisata Pesona Mahardika 2025 pada Minggu (24/08/2025). Kegiatan yang digelar di jantung Kota Wates ini berlangsung meriah dan disambut antusias oleh masyarakat.

Karnaval diikuti oleh 24 peserta dari berbagai unsur, mulai dari instansi pemerintahan, satuan pendidikan, korporasi, komunitas, sanggar seni, hingga elemen masyarakat umum. Rute karnaval dimulai dari Taman Budaya Kulon Progo dan berakhir di Simpang Jogoyudan, dengan penampilan para peserta dinilai oleh tim juri yang ditempatkan di Alun-alun Wates.

Kepala Dinas Pariwisata Kulon Progo, Joko Mursito, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 RI, sekaligus ajang untuk menampilkan kekayaan budaya dan kreativitas masyarakat Kulon Progo.

“Melalui karnaval ini, kami ingin menunjukkan semangat kebangsaan dan potensi wisata yang dimiliki Kulon Progo. Antusiasme peserta dan penonton sangat luar biasa,” ungkap Joko.

Untuk memastikan kelancaran dan keamanan kegiatan, Polres Kulonprogo bersama Polsek jajaran mengerahkan 93 personel di sepanjang rute karnaval. Personel ditempatkan di titik-titik strategis guna mengatur arus lalu lintas dan menjaga ketertiban selama acara berlangsung.

Kasihumas Polres Kulonprogo, Iptu Sarjoko, menjelaskan bahwa keterlibatan personel merupakan bentuk pelayanan dan kehadiran Polri di tengah masyarakat.

“Pengamanan kegiatan pawai ini merupakan bagian dari pelayanan Polri kepada masyarakat. Kami ingin memastikan seluruh rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar,” tegas Iptu Sarjoko.

Karnaval Wisata Pesona Mahardika 2025 berhasil menciptakan suasana meriah dan penuh semangat nasionalisme. Ribuan warga yang memadati sepanjang jalur karnaval tampak menikmati atraksi dan pertunjukan yang disuguhkan oleh para peserta, menjadikan peringatan HUT RI ke-80 di Kulon Progo semakin semarak dan berkesan.