RUNNING TEXT



widgets

Kamis, 15 Oktober 2026

Dukung Program Swasembada Pangan 2026, Polres Kulonprogo Gelar Tanam Jagung Kuartal IV Bersama Kelompok Tani

 

KULON PROGO – Dalam rangka mendukung program swasembada pangan nasional tahun 2026, Polres Kulonprogo melaksanakan kegiatan penanaman jagung Kuartal IV Tahun 2026 bersama kelompok tani, Kamis (15/10/2026) pukul 07.30 WIB. Kegiatan berlangsung di Padukuhan Pleret Kidul, RT 08 RW 04, Kalurahan Pleret, Kapanewon Panjatan, Kabupaten Kulon Progo.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Kulon Progo H. Ambar Purwoko, A.Md., Kapolres Kulonprogo AKBP Ridho Hidayat, S.I.K., M.H., Dandim 0731/Kulon Progo, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulon Progo, Ketua BPP Pertanian Kabupaten Kulon Progo, Panewu Panjatan, perwakilan gabungan kelompok tani (Gapoktan) dan kelompok tani se-Kapanewon Panjatan, Wakapolres, Kabag SDM, serta pejabat utama Polres Kulonprogo.

Kegiatan ini merupakan bentuk peran aktif Polri dalam mendukung kebijakan pemerintah, khususnya program swasembada pangan melalui peningkatan produksi jagung. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi wujud kepedulian Polri dalam membangun kemitraan dengan masyarakat, terutama kelompok tani, sebagai mitra sekaligus penerima manfaat dari hasil panen.

Dalam sambutannya, Kapolres Kulonprogo AKBP Ridho Hidayat, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan penanaman jagung bersama kelompok tani merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam mendukung pelaksanaan program swasembada pangan, khususnya di Kabupaten Kulon Progo.

“Kegiatan ini merupakan bukti nyata bahwa pemerintah hadir di tengah masyarakat untuk mendukung pelaksanaan swasembada pangan di Republik Indonesia, khususnya di Kabupaten Kulon Progo. Pemerintah Kabupaten Kulon Progo juga memfasilitasi kelompok tani agar bersama-sama mendukung program pemerintah, salah satunya melalui penanaman jagung,” ujar Kapolres.

Kapolres juga menegaskan pentingnya komunikasi dan sinergi antara pemerintah dengan masyarakat dalam menghadapi berbagai kendala di sektor pertanian. Menurutnya, keterbukaan dalam berkomunikasi diperlukan agar setiap permasalahan yang dihadapi masyarakat dapat dicarikan solusi bersama.

“Apabila ada kesulitan, pemerintah terbuka untuk berkomunikasi dan bersama-sama mencari solusi atas berbagai permasalahan di masyarakat. Semoga melalui kegiatan penanaman jagung ini, kita dapat memberikan yang terbaik bagi Kabupaten Kulon Progo,” tambahnya.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan secara simbolis berupa benih jagung, alat tanam jagung, dan pupuk kepada Kelompok Tani Putra Pesisir. Selanjutnya, para pejabat dan perwakilan kelompok tani melaksanakan penanaman jagung secara simbolis sebagai tanda dimulainya kegiatan penanaman jagung Kuartal IV Tahun 2026.

Melalui kegiatan ini, Polres Kulonprogo berharap sinergi antara Polri, pemerintah daerah, instansi terkait, dan kelompok tani dapat terus diperkuat guna meningkatkan produktivitas pertanian, mendukung ketahanan pangan, serta mewujudkan program swasembada pangan nasional secara berkelanjutan. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar