Kapolsek Pengasih, Kompol Kuswanto menghimbau sejumlah warung makan, rumah makan dan sejenisnya agar tidak vulgar dalam membuka usahanya selama bulan Ramadhan. Selain sebagai wujud toleransi, himbauan yang dilakukan juga untuk antisipasi dari hal-hal yang tidak diinginkan bersama.
”Kita sifatnya hanya himbauan. Agar tetap saling menghormati dan menjaga toleransi,” ungkapnya saat ditemui di ruang kerjanya.
Meski diakui pula para pengusaha warung makan maupun rumah makan yang ada di wilayah Kecamatan Pengasih nerupakan usaha mencari rezeki, namun saat mayoritas warga tengah menjalankan ibadah puasa keberadaan usaha tersebut untuk tidak terlalu vulgar dalam menjajakan dagangannya.
”Kita terjunkan Bhabinkamtibmas untuk pendekatan dialogis ke para pengelola,” tambahnya.
Untuk wilayah Kecamatan Pengasih diperkirakan menjadi lahan subur bagi pengusaha rumah makan, maupun warung makan dan sejenisnya, menilik makin hari, makin menjamur usaha kuliner dan sejenisnya di wilayah setempat. Salah satunya karena adanya Universitas Negeri Yogyakarta yang juga berada di wilayah Kecamatan Pengasih yang tentunya menjadi lahan empuk membuka usaha kuliner.
”Ya khususnya saat pagi sampai menjelang sore. Kalau sudah jam 3-an itu silahkan saja. Kan banyak warga yang mulai mencari menu untuk buka puasa,” pungkas Kompol Kuswanto.
Rabu, 08 Juni 2016
Wakapolres Kulonprogo Himbau Tidak Ada Balap Liar Di Wilayah Hukum Polres Kulonprogo
Datangnya bulan suci Ramadhan tentunya akan dibarengi dengan berbagai kegiatan sebagai bentuk ngabuburit. Banyak dari pemuda menunggu waktu berbuka puasa dengan kegiatan yang tidak tepat seperti balapan liar.
Namun, bulan Ramadhan kali ini Polres Kulon Progo akan menindak bagi siapa saja yang kedapatan sedang melakukan balap liar. Demikian disampaikan oleh Wakapolres Kulon Progo, Kompol Andreas Deddy Wijaya.
”Kami sudah memetakan beberapa gangguan kamtibmas pada bulan Ramadhan kali ini, salah satunya adalah balapan liar,” katanya, Senin (06/06/2016).
Andreas menambahkan bahwa di Kulon Progo sendiri balapan liar biasanya diadakan di sepanjang jalan daendels. ”Untuk jalan daendels kami sudah menyiapka personil agar bisa mengontrol keadaan di sana,” tambah Andreas.
Andreas juga berpesan kepada para remaja yang akan melakukan balap liar supaya mengurungkan niatnya, daripada harus berurusan dengan kepolisian.
Selasa, 07 Juni 2016
Polsek Sentolo Ringkus Pelaku Penganiayaan
gambar ilustrasi
KULONPROGO. Seorang pelaku penganiayaan WKR (21) warga dusun Bulak, Tuksono, Sentolo, Kulonprogo berhasil dibekuk Reskrim Polsek Sentolo, Senin (06/06/2016), setelah nekat menganiaya Racha Andika (22) yang merupakan warga dusun Pripih desa Hargomulyo Kokap.
Menurut Kapolsek Sentolo Kompol Slamet, kejadian penganiayaan itu bermula pada saat korban mendapat pesan via BBM dari Taufik teman tersangka yang isinya Racha (korban) di ajak bertemu dengan WKR (tersangka) di depan pasar baru Sentolo, Salamrejo. Setibanya di pasar Sentolo korban langsung di pukul menggunakan botol syrup oleh pelaku. Atas kejadian itu korban mengalami luka di kepala bagian atas, sehingga mendapat beberapa jahitan dan luka lebam di muka, selanjutnya korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sentolo.
Setelah mendapat laporan petugas Reskrim Polsek Sentolo langsung mengadakan penyelidikan setelah di dapat titik terang petugas langsung menangkap pelaku penganiayaan yaitu WKR.
Kini pelaku yang telah berhasil diringkus terus diperiksa diruang penyidik Polsek Sentolo, selain pelaku petugas juga mengamankan barang bukti berupa pecahan botol sirup yang di gunakan pelaku untuk memukul korban. Pelaku terpaksa harus mendekam dibalik sel tahanan lantaran penyidik menjeratnya dengan pasal 351 atau pasal 352 KUHP ancaman kurungan lima tahun.
Senin, 06 Juni 2016
Operasi Cipta Kondisi Polres Kulonprogo Sasar Tempat Hiburan Malam
Kulonprogo- Dipimpin oleh Kabag sumda Polres Kulonprogo kompol Sudarmawan personil Polres Kulonprogo melaksanakan patroli Cipta Kondisi dengan sasaran tempat hiburan malam. "Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan pemerintah telah mengatur agar tercipta toleransi dan saling hormat-menghormati," tutur Kompol Sudarmawan dalam arahan sebelum berangkat patroli.
Dalam patroli ke tempat hiburan malam di dapati bahwa tempat hiburan malam tutup dan hanya ditunggui oleh petugas jaga malam. Mereka mengatakan bahwa selama Bulan Suci Ramadan tempat hiburan tutup. Selain melaksanakan patroli personil Polres Kulonprogo juga memberikan pesan Kamtibmas kepada penjaga malam tempat hiburan.
Humas Polres Kulonprogo
Polres Kulon Progo Melaksanakan Operasi Cipkon Skala Besar
Jajaran petugas Polres Kulon Progo, Polsek Wates dan Polsek Pengasih menggelar razia kendaraan bermotor milik para pengunjung yang tengah menikmati akhir pekan di seputar Alun-alun Wates (Alwa), Minggu(05/06/2016) malam sekira pukul 22.00 WIB. Operasi gabungan yang menerjunkan puluhan anggota kepolisian dari berbagai unit ini, selain mengagetkan para pengunjung yang didominasi kaum remaja, sejumlah kendaraan yang tidak lengkap sempat terjaring oleh petugas kepolisian. Selain itu, pengendara yang tidak memakai helm juga lari terbirit-birit.
Menurut Kasubag Ops Lalu Lintas Polres Kulonprogo, Ipda Basuki Rahmat, razia yang dilakukan dalam rangka cipta kondisi menghadapi bulan suci Ramadhan. ”Ini melaksanakan perintah atasan untuk operasi cipta kondisi menjelang bulan puasa,” ucap Ipda Basuki Rahmat.
Selain itu, puluhan kendaraan bermotor yang diamankan petugas sebagai bentuk penindakan, dimana selain tidak dilengkapi surat kendaraan, sejumlah pengendara juga tidak memakai helm. ”Yang terjaring kita kenakan sangsi tilang,” tambah Ipda Basuki Rahmat.
Setidaknya terdapat 62 pelanggar yang ditindak dengan surat tilang. ”Yang sama sekali tidak lengkap motornya kita tahan,” ujar Ipda Basuki Rahmat.
Razia gabungan dari jajaran kepolisian Kulon Progo ini masih akan terus berlanjut guna memberikan keamanan dan kenyamanan masyarakat yang tengah menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan.
”Jadi penekanan keamanan tidak hanya pada pelanggart kendaraan bermotor, tapi gangguan kamtibmas juga menjadi perhatian kita, terutama saat warga sedang menjalankan ibadah puasa,” pungkas Ipda Basuki Rahmat.
Langganan:
Postingan (Atom)

