RUNNING TEXT



widgets

Selasa, 04 Maret 2025

BHABINKAMTIBMAS KELURAHAN SENDANGSARI SAMPAIKAN HIMBAUAN HARKAMTIBMAS USAI TARAWIH DI MASJID AL-IMAN

 

 



Kulon Progo,- Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama bulan suci Ramadan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Sendangsari, Aiptu Karmanto, melaksanakan himbauan harkamtibmas kepada warga usai sholat Tarawih di Masjid Al-Iman, Padukuhan Mrunggi, Senin (3/3).  


Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Karmanto mengajak masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan, terutama di lingkungan tempat tinggal masing-masing. Ia menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga ketertiban, khususnya selama bulan Ramadan, di mana aktivitas warga meningkat hingga malam hari.  


"Kami mengimbau warga agar selalu berhati-hati terhadap potensi tindak kejahatan, seperti pencurian kendaraan bermotor dan aksi kriminal lainnya. Pastikan rumah dalam keadaan terkunci saat ditinggalkan, serta hindari meninggalkan barang berharga di tempat yang mudah dijangkau," ujar Aiptu Karmanto.  


Selain itu, ia juga mengingatkan para orang tua untuk mengawasi anak-anak mereka agar tidak terlibat dalam kegiatan yang dapat mengganggu ketertiban, seperti penggunaan petasan atau balap liar yang kerap terjadi saat bulan Ramadan.  


Lebih lanjut, Aiptu Karmanto mengajak warga untuk menjaga kerukunan antarwarga serta mempererat silaturahmi guna menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman. Ia juga menekankan pentingnya koordinasi dengan pihak kepolisian jika ada hal-hal mencurigakan yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat.  


Kegiatan ini mendapat respon positif dari jamaah Masjid Al-Iman. Salah satu warga, Bapak Suparjo, menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan perhatian Bhabinkamtibmas dalam menjaga keamanan wilayah.  


"Kami merasa lebih tenang dengan adanya imbauan dan kehadiran Pak Bhabin di lingkungan kami. Semoga keamanan di Sendangsari tetap terjaga selama bulan Ramadan dan seterusnya," kata Suparjo.  


Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya peran serta dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Polisi dan warga diharapkan dapat terus bersinergi demi terciptanya situasi yang kondusif selama bulan Ramadan

 

Senin, 03 Maret 2025

Memasuki Bulan Ramadan, Polres Kulonprogo Tingkatkan Patroli

 

 

Kulonprogo - Memasuki Bulan Ramadhan  Polres Kulon  Progo meningkatkan Patroli  untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat secara menyeluruh di Wilayah Kulon progo , Senin (3/3/2025)

 Tidak luput menjadi perhatian khusus dengan rencana dibukanya Jembatan Pandansimo akhir bulan Maret 2025 yang bertujuan  memperlancar arus mudik dan arus balik lebaran Idul Fitri 1446 HijriahJembatan Pandansimo tempat yang disambangi oleh Tim Patroli dari jajaran Polres Kulon Progo dan Polsek Galur ”ujar Iptu  Sarjoko Kasihumas Polres Kulon Progo dihubungi Via Handphone di sela aktifitasnya

" Patroli ini semata-mata untuk menjaga kamtibmas, tidak ada yang lain, Patroli ini  di lakukan  untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat setelah jembatan tersebut terhubungan, sedang proyek belum selesai”  imbuhnya

“Jembatan Pandansimo yang menghubungkan Kulon Progo – Bantul tersebut sudah total tersambung sejak pertengahan Fabriuari 2025 bisa menjadi jalan altenatif bagi para pemudik hingga arus balik dan diprediksi bagi wisatawan sepanjang Pantai Selatan Bantul dan Kulon Progo melalui Jembatan Baru ini dan  jembatan baru ini  sebelum dibuka lalu lintas umum masyarakat banyak yang mengunjunginya yang bisa  menimbulkan kerawanan terjadinya berbagai kriminalitas “ terang Iptu Sarjoko

“Diharapkan jalur JJLS wilayah Kulon Progo yang ada barat jembatan segera ada penerangan karena  masih gelap dan belum  ada rambu-rambu lalu lintasnya” pungkas Iptu Sarjoko

Peran Polri Jaga Kamtibmas, MUI: Alhamdulillah Keamanan dan Persatuan Terwujud

 

 

Jakarta. Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi aktif menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan damai. Di sisi lain, dalam menciptakan kamtibmas yang aman dan damai tersebut juga tentunya menjadi tugas Polri.

“Kita hidup di tengah masyarakat yang tingkat stabilitas keamanan dan persatuan sampai hari ini masih dalam koridor yang menggembirakan,” ujar Ketua Umum MUI, KH Anwar Iskandar, Senin (3/3/25).

Ia mengakui bahwa sering terjadi konflik sosial, kerusuhan, unjuk rasa, tawuran, bahkan geng motor yang meresahkan di tengah-tengah masyarakat. Namun, hal itu bisa diatasi Polri hingga situasi kamtibmas kembali kondusif.

“Alhamdulillah semuanya bisa ditangani dengan baik. Ini menunjukkan betapa pentingnya kehadiran Polisi di tengah hiruk pikuk masyarakat yang sekarang terjadi,” jelasnya.

Jika tidak ada Polri, ungkap Ketua MUI, akan banyak hal-hal tak terkendali di masyarakat. Sebab, tak di pungkiri masih banyaknya keterbatasan di masyarakat yang kemudian diisi oleh Polri.

Kehadiran Polri, ujarnya, sangat memberikan perlindungan bagi masyarakat. Situasi aman benar-benar dirasakan seluruh masyarakat hingga hari ini berkat kerja keras Polri.

“Pengetahuan masyarakat tentang keamanan masih terbatas. Pengetahuan masyarakat tentang konflik di tengah-tengah masyarakat masih terbatas. Tapi dengan hadirnya polisi, maka masyarakat merasa terlindungi, masyarakat merasa aman, kehadiran mereka ini membuat hati masyarakat ini menjadi tenang karena merasa ada yang melindungi,” ujarnya.

Menurut Ketua MUI, Polri memiliki tugas penegakan hukum, sebagaimana Indonesia yang merupakan negara hukum. Dengan berbagai aturan yang ada, hal itu memberikan keadilan di masyarakat.

Diharapkan, Polri akan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat dengan tugas melindungi, mengayomi, melayani, dan memberikan keadilan. Memberikan kepastian hukum kepada masyarakat harus tetap menjadi komitmen bagi Polri.

“Masyarakat butuh rasa keadilan di tengah-tengah kehidupan dan polisi kita hadir di tengah-tengah masyarakat dengan baik dalam rangka penegakan hukum itu dan di dalam memelihara rasa keadilan di tengah-tengah masyarakat. Hidup polisi, semoga selalu dalam lindungan Allah SWT. Selamat bekerja,” jelas Ketua MUI.

Polda DIY Berbagi Sesama, Bantu Kurangi Beban Masyarakat Selama Bulan Suci Ramadan

 

 


jogja.polri.go.id -Humas, Dalam upaya membantu masyarakat yang membutuhkan selama bulan suci Ramadan, Polda DIY menggelar kegiatan Bakti Sosial Polri Presisi dengan menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako. Bantuan ini diberikan kepada berbagai komunitas dan masyarakat kurang mampu dengan harapan dapat meringankan beban mereka dalam menjalani ibadah di bulan yang penuh berkah ini.

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, terutama di tengah situasi ekonomi yang masih menantang bagi sebagian kalangan. Melalui aksi sosial ini, Polda DIY ingin memperkuat hubungan dengan masyarakat sekaligus menunjukkan komitmen dalam memberikan pelayanan dan dukungan kepada mereka yang membutuhkan.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk penerima bantuan yang merasa terbantu dengan adanya program sosial ini. Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, Polda DIY berkomitmen untuk terus mengadakan kegiatan serupa di masa mendatang demi mendukung kesejahteraan masyarakat.

Polsek Kokap Ungkap Pelaku Pencurian Sepeda Motor di Waduk Sermo, Kulon Progo

 

 

 

Kulonprogo - Unit Reskrim Polsek Kokap, Kulon Progo, berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor yang terjadi di kawasan Waduk Sermo pada 9 Februari 2025. Sepeda motor yang dicuri adalah milik W (42), warga setempat, dengan pelat nomor AB 4020 KL. Kejadian ini berhasil terungkap setelah penyelidikan intensif oleh pihak kepolisian.

Kanit Reskrim Polsek Kokap, Iptu Aris Sutrisno, dalam konferensi pers di Mako Polres Kulon Progo pada Kamis (27/02/2025), menyampaikan bahwa pelaku pencurian motor tersebut adalah RS (20), seorang pemuda asal Kokap. RS berhasil ditangkap pada 14 Februari 2025, dini hari, di rumahnya

Menurut Aris, kejadian pencurian ini bermula pada 8 Februari 2025, sekitar pukul 20.00 WIB, ketika W memarkirkan sepeda motornya di tepi Jalan Lingkar Waduk Sermo untuk memancing ikan. Motor tersebut tidak dikunci stang karena lubang kontaknya sudah rusak. Pada 9 Februari 2025, saat W kembali untuk mengambil motornya, ia mendapati bahwa sepeda motornya telah hilang. W pun segera melapor ke Polsek Kokap, yang langsung melakukan penyelidikan.

Petunjuk pertama yang diperoleh petugas adalah sebuah iklan penjualan sepeda motor di media sosial Facebook. Motor yang dijual dalam iklan tersebut memiliki ciri-ciri yang sama persis dengan motor milik korban. Ternyata, nomor kontak yang tercantum di iklan tersebut milik RS. Dari sinilah aparat kepolisian mulai mengembangkan penyelidikan hingga berhasil menangkap RS.

RS mengaku bahwa dirinya baru pertama kali melakukan pencurian motor tersebut. Namun, ia mengungkapkan bahwa sebelumnya sudah merencanakan untuk mencari sepeda motor yang terparkir di sepanjang Jalan Lingkar Waduk Sermo dengan kondisi tidak terkunci stang. Ketika melihat motor W, ia langsung mengambilnya dengan menyalakan motor menggunakan gunting kecil.

Motor yang dicuri kemudian dijual oleh RS dengan harga Rp 700.000, dan motor tersebut akhirnya dibeli oleh seseorang berinisial Y yang tinggal di Gunungkidul. "Kami saat ini masih menelusuri keberadaan motor korban yang berada di Gunungkidul," kata Aris.

Barang bukti yang diamankan oleh pihak kepolisian berupa STNK dan BPKB motor milik W, serta sebuah ponsel milik RS. RS kini dijerat dengan Pasal 363 KUHP ayat 1, dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

RS mengaku mencuri motor tersebut untuk membayar utangnya pada koperasi simpan pinjam tempat ia pernah bekerja. Dulu, ia bekerja sebagai penagih nasabah, dan jika tagihan tidak berhasil dikumpulkan, maka nilai uang yang belum terbayar menjadi tanggung jawab dirinya. Meskipun sudah berhenti bekerja sekitar 3 bulan lalu, ia masih harus melunasi utang-utang yang belum dibayar, yang akhirnya mendorongnya untuk melakukan tindakan kriminal tersebut.