RUNNING TEXT



widgets

Jumat, 04 September 2026

Sambangi Posyandu Kedungpring, Bhabinkamtibmas Giripeni Sampaikan Pesan Kamtibmas kepada Warga

 

 

Wates – Dalam rangka mempererat kedekatan dan komunikasi dengan masyarakat, Bhabinkamtibmas Kalurahan Giripeni Polsek Wates, Aiptu Singgih Wardoyo, bersama Babinsa Serda Sarjiyo, melaksanakan kegiatan sambang sekaligus menghadiri kegiatan Posyandu Balita, ibu hamil, dan lansia di Posyandu Kedungpring, Kalurahan Giripeni, Kamis (3/9/2026).

Kegiatan Posyandu tersebut mendapat antusiasme dari masyarakat. Sebanyak 55 anak balita, 5 ibu hamil, dan 45 lansia hadir untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Pelayanan meliputi pengukuran tinggi dan berat badan, pengukuran lingkar kepala balita, serta pemberian makanan tambahan (PMT).

Di sela-sela kegiatan, Bhabinkamtibmas memanfaatkan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan warga sekaligus menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas. Masyarakat diimbau agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan online, seperti penawaran hadiah, investasi, maupun pesan atau komunikasi dari orang yang tidak dikenal.

Warga juga diingatkan untuk mengantisipasi aksi pencurian kendaraan bermotor dengan selalu memastikan kendaraan dalam kondisi terkunci dan tidak meninggalkan kunci kontak pada kendaraan saat diparkir.

Selain itu, bagi warga yang hendak meninggalkan rumah selama beberapa hari, Bhabinkamtibmas mengimbau agar memberitahukan kepada tetangga atau lingkungan sekitar. Hal tersebut sebagai langkah sederhana untuk meningkatkan pengawasan dan mencegah terjadinya tindak kriminal selama rumah dalam keadaan kosong.

Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas turut mengingatkan warga mengenai pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di tengah kondisi cuaca yang cenderung kering. Masyarakat diminta tidak membakar sampah sembarangan, karena api dapat dengan mudah merambat dan memicu kebakaran.

Aiptu Singgih Wardoyo mengajak masyarakat untuk tidak hanya memperhatikan kesehatan keluarga, tetapi juga bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. “Mari kita saling peduli dan meningkatkan kewaspadaan. Keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama, sehingga setiap potensi gangguan dapat dicegah sejak dini,” pesannya.

Melalui kegiatan sambang tersebut, Bhabinkamtibmas bersama Babinsa terus berupaya hadir di tengah masyarakat, membangun komunikasi dan sinergitas, serta memberikan edukasi kamtibmas secara langsung kepada warga.

Dengan terjalinnya komunikasi yang baik antara aparat keamanan dan masyarakat, diharapkan tercipta lingkungan yang aman, nyaman, sehat, dan kondusif bagi seluruh warga Kalurahan Giripeni.

 

Bhabinkamtibmas Kalurahan Bendungan Sambangi Asrama SSB ASTI, Ajak Siswa Jaga Ketertiban dan Kebersihan

 

Wates – Dalam rangka mempererat komunikasi dengan generasi muda sekaligus menjaga situasi kamtibmas di lingkungan masyarakat, Bhabinkamtibmas Kalurahan Bendungan Polsek Wates, Aiptu Jajuli Badarudin, melaksanakan kegiatan sambang di Asrama SSB ASTI (Akademi Sarana Talenta Indonesia), Padukuhan Berenan, Kalurahan Bendungan, Kapanewon Wates, Kamis (3/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Aiptu Jajuli berdialog dan menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas kepada para siswa SSB ASTI. Para siswa diajak untuk bersama-sama menjaga ketertiban, kenyamanan, serta kebersihan lingkungan asrama.

Bhabinkamtibmas mengimbau para siswa agar tidak membuat kegaduhan yang dapat mengganggu kenyamanan lingkungan sekitar. Selain itu, siswa juga diingatkan untuk menjaga dan menggunakan fasilitas umum dengan baik serta tidak melakukan tindakan yang dapat merusak fasilitas yang tersedia.

Terkait kebersihan, para siswa diminta membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya dan menjaga lingkungan asrama agar tetap bersih dan sehat. Mereka juga diingatkan untuk memastikan kran air tertutup kembali setelah digunakan sebagai bentuk kepedulian terhadap penggunaan air dan pencegahan pemborosan.

“Kami mengajak adik-adik siswa untuk selalu menjaga ketertiban, kebersihan, dan kenyamanan asrama. Hal-hal sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya dan menjaga fasilitas merupakan bentuk kedisiplinan serta kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Aiptu Jajuli Badarudin.

Kegiatan sambang tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian dan kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat, khususnya dalam membangun komunikasi dengan generasi muda. Melalui pendekatan yang humanis, para siswa diharapkan dapat memahami pentingnya disiplin, kepedulian terhadap lingkungan, serta ikut berperan dalam menjaga ketertiban.

Dengan terjalinnya komunikasi dan sinergi yang baik antara Polri, pengelola asrama, serta para siswa, diharapkan tercipta lingkungan yang aman, tertib, bersih, nyaman, dan kondusif di sekitar Asrama SSB ASTI.

 

Sambang Warga, Bhabinkamtibmas Karangwuni Sampaikan Pesan Kamtibmas dan Antisipasi Kebakaran

 

 

Wates – Dalam rangka mempererat komunikasi dan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Bhabinkamtibmas Kalurahan Karangwuni Polsek Wates, Aipda Suprihatin, melaksanakan kegiatan sambang warga di Padukuhan Karangrejo RT 20 RW 10, Kalurahan Karangwuni, Kamis (3/9/2026).

Kegiatan sambang tersebut menjadi sarana bagi Bhabinkamtibmas untuk menjalin silaturahmi sekaligus menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Aipda Suprihatin mengimbau warga agar setelah selesai menggunakan alat maupun obat-obatan pertanian, hendaknya segera dibawa pulang dan disimpan di tempat yang aman. Hal tersebut sebagai langkah pencegahan agar tidak terjadi hal-hal yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Selain itu, warga juga diingatkan agar tidak mudah percaya terhadap berbagai modus penipuan, baik yang dilakukan secara langsung maupun melalui media online. Masyarakat diminta lebih berhati-hati dalam memberikan data pribadi maupun melakukan transaksi kepada pihak yang belum dikenal.

Bhabinkamtibmas juga mengajak warga untuk segera melaporkan apabila mengetahui adanya kejadian menonjol atau gangguan kamtibmas melalui Call Center Polri 110, maupun menyampaikannya kepada Dukuh atau Bhabinkamtibmas setempat.

Menghadapi musim kemarau yang cukup panjang, masyarakat turut diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Warga diminta tidak membakar sampah di lahan tegalan maupun pekarangan rumah, karena api dapat dengan mudah merambat dan menimbulkan kebakaran, terutama saat kondisi lingkungan kering.

Melalui kegiatan sambang tersebut, Polsek Wates terus berupaya hadir di tengah masyarakat untuk membangun komunikasi dan kemitraan, memberikan edukasi serta menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.

“Dengan terjalinnya komunikasi yang baik antara Polri dan masyarakat, diharapkan berbagai potensi gangguan kamtibmas maupun kejadian yang dapat merugikan masyarakat dapat dicegah sejak dini,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Polsek Wates mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kewaspadaan, serta menciptakan situasi yang aman, nyaman dan kondusif.

 

Kamis, 03 September 2026

Polri Terus Perkuat Pelayanan Warga di Pengungsian Gunung Sinabung

 

JAKARTA — Polri terus memperkuat pelayanan dan kesiapsiagaan bagi masyarakat menyusul aktivitas Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Hingga Kamis, 3 September 2026 pukul 08.00 WIB, Gunung Sinabung masih berstatus Level III atau Siaga.

Meski intensitas asap kawah mengalami penurunan, Polri bersama Pemerintah Kabupaten Karo, TNI, PVMBG, BPBD, dan unsur terkait tetap meningkatkan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi perkembangan situasi.

Berdasarkan data Polda Sumatera Utara, asap kawah Gunung Sinabung terpantau berwarna putih hingga kelabu dengan ketinggian 50 hingga 300 meter di atas puncak kawah.

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, penurunan intensitas asap tidak menjadi alasan untuk mengurangi kewaspadaan. Polri bersama seluruh unsur terkait terus memastikan masyarakat mendapatkan perlindungan dan pelayanan.

“Meskipun intensitas asap kawah menurun, status Gunung Sinabung masih Level III atau Siaga. Karena itu, Polri bersama Pemkab Karo dan TNI tetap memperkuat kesiapsiagaan. Masyarakat kami minta tetap tenang, tetapi waspada, mengikuti setiap arahan petugas, dan tidak memasuki zona yang dinyatakan berbahaya,” ujar Trunoyudo dalam Keterangannya di Jakarta (3/9).

Hingga pagi ini, sebanyak 374 warga Desa Kuta Tengah masih berada di lokasi pengungsian Jambur Desa Suka Tepu. Polri bersama Pemkab Karo dan TNI terus memastikan keamanan serta kebutuhan dasar masyarakat selama berada di pengungsian.

Bantuan dari Kapolda Sumut juga telah disalurkan kepada warga terdampak berupa selimut, makanan ringan, minuman, dan snack anak.

Selain memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, Polri juga memberikan perhatian terhadap kondisi psikologis anak-anak terdampak. Satbinmas Polres Karo melaksanakan trauma healing bagi anak-anak di lokasi pengungsian.

“Pelayanan kepada masyarakat tidak hanya menyangkut kebutuhan fisik, tetapi juga kondisi psikologis. Anak-anak menjadi perhatian kami agar tetap merasa aman dan mendapatkan pendampingan selama berada di pengungsian,” kata Trunoyudo.

Dalam penanganan situasi tersebut, sebanyak 202 personel gabungan dari Ditsamapta, Brimobda Polda Sumut, dan Polres Karo masih disiagakan di sejumlah titik pantau dan lokasi posko pengungsian.

Personel melakukan pemantauan aktivitas Gunung Sinabung, pelayanan masyarakat, serta siap mendukung proses evakuasi apabila terjadi peningkatan situasi. Polri juga terus memperkuat koordinasi dengan Pemkab Karo, TNI, PVMBG, BPBD, dan unsur terkait untuk memastikan setiap perkembangan dapat segera direspons secara cepat dan terkoordinasi.

Di samping memberikan pelayanan kepada masyarakat di pengungsian, personel Polri juga melakukan penanganan terhadap dampak abu vulkanik. Personel Brimob Polda Sumut bersama personel BKO membantu melakukan penyiraman ruas jalan terdampak abu vulkanik menggunakan kendaraan Armoured Water Cannon (AWC).

Upaya tersebut dilakukan untuk mengurangi dampak abu vulkanik serta menjaga keamanan dan kenyamanan aktivitas masyarakat. Dukungan pelayanan kesehatan, dapur lapangan, logistik, serta sarana operasional juga telah disiapkan untuk mengantisipasi kebutuhan masyarakat selama proses penanganan.

“Personel tetap berada di lapangan dan siap bergerak apabila terjadi perubahan situasi. Prioritas kami adalah memastikan masyarakat aman, kebutuhan pengungsi terpenuhi, dan setiap potensi risiko dapat diantisipasi sedini mungkin,” jelas Trunoyudo.

Polri mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik, namun tetap meningkatkan kewaspadaan dengan mengikuti setiap imbauan dan arahan personel Polri bersama tim gabungan di lapangan. Masyarakat juga diminta tidak memasuki zona yang dinyatakan berbahaya.

Bagi masyarakat yang berada di wilayah terdampak abu vulkanik, Polri mengimbau agar menggunakan masker dan selalu mengikuti informasi resmi dari PVMBG, pemerintah daerah, serta petugas di lapangan.

“Kami meminta masyarakat tetap tenang, jangan panik, tetapi jangan lengah. Ikuti arahan personel Polri dan tim gabungan di lapangan. Apabila ada perintah evakuasi, segera ikuti dan jangan menunda,” tegas Trunoyudo.

Polri bersama Pemkab Karo, TNI, PVMBG, BPBD, dan seluruh unsur terkait akan terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Sinabung serta menyesuaikan langkah penanganan berdasarkan kondisi di lapangan dan rekomendasi resmi.

Hingga Kamis, 3 September 2026 pukul 08.00 WIB, tidak terdapat korban jiwa akibat aktivitas Gunung Sinabung. 

Hadiri Pengajian Kaum Rois, Bhabinkamtibmas Temon Wetan Tekankan Pentingnya Satkamling dan Kewaspadaan terhadap Penipuan

 

Temon – Bhabinkamtibmas Kalurahan Temon Wetan, Aiptu Heru P., menghadiri kegiatan Pengajian Kaum Rois se-Kalurahan Temon Wetan yang digelar di Balai Kalurahan Temon Wetan, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo, Rabu (2/9/2026) pukul 10.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan pengajian berlangsung dengan khidmat dan diisi oleh pemateri Ustadz Damiri, S.Ag., dari KUA Temon. Kegiatan tersebut dihadiri oleh para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah se-Kalurahan Temon Wetan.

Di sela kegiatan, Bhabinkamtibmas Temon Wetan menyampaikan sejumlah pesan Kamtibmas kepada para jamaah sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap keamanan lingkungan.

Aiptu Heru mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang semakin beragam dan menyasar masyarakat. Warga diminta tidak mudah percaya terhadap informasi maupun tawaran yang belum jelas kebenarannya serta melakukan pengecekan terlebih dahulu sebelum mengambil suatu keputusan.

Selain itu, masyarakat diajak untuk kembali menggiatkan Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) di masing-masing wilayah sebagai salah satu upaya pencegahan dan deteksi dini terhadap potensi gangguan Kamtibmas.

Bhabinkamtibmas juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan bersama dalam mencegah terjadinya tindak pidana Curat (pencurian dengan pemberatan), Curas (pencurian dengan kekerasan), dan Curanmor (pencurian kendaraan bermotor). Hal tersebut dapat dilakukan dengan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan memperkuat komunikasi serta kerja sama antarwarga.

“Keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab kita bersama. Mari saling mengawasi, saling menyapa, dan segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas maupun pihak Kepolisian apabila menemukan sesuatu yang mencurigakan,” imbau Aiptu Heru.

Kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan keagamaan tersebut menjadi salah satu bentuk pendekatan Polri kepada masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Melalui komunikasi yang humanis dan kekeluargaan, diharapkan terbangun kepedulian serta partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, sehingga situasi Kamtibmas di wilayah Kalurahan Temon Wetan tetap aman, nyaman, dan kondusif.