RUNNING TEXT



widgets

Jumat, 04 Juli 2014

Tujuh Instruksi Presiden Kepada Polri dan TNI


KULON PROGO - Kapolres Kulon Progo AKBP J Setiawan, W. S.Ik, M.H, kembali mengambil apel pagi pada hari Jum'at tanggal 04 Juli 2014 di halaman tengah Mapolres Kulon Progo. Pada kesempatan itu Kapolres menjelaskan hasil pertemuan Presiden dengan Menko Polhukam, Panglima TNI, Kapolri dan pejabat negara lainnya pada hari Kamis tanggal 03 Juli 2014 di kantor Presiden pada waktu mendengarkan laporan kesiapan pengamanan Pilpres pada 9 Juli mendatang.

Presiden SBY mengeluarkan tujuh instruksi kepada jajaran Polri dan TNI.

Pertama, tidak menganggap ringan situasi. "Lebih baik siap menghadapi kemungkinan apapun yang bisa terjadi, bahwa dengan izin Allah SWT situasinya akan baik. Kalau ada gangguan tiba-tiba, maka negara siap, Polri dibantu TNI juga siap merespon dan mengatasi masalah itu.


Kedua, Sebelum 9 Juli hingga beberapa hari setelah itu, atau hingga situasi dinyatakan aman, maka jajaran Polri dan TNI siap siaga di seluruh Tanah Air dan operasi pengamanan yang dilaksanakan kepolisian terus berlangsung dan dilanjutkan.

Ketiga, mencegah dan menindak semua bentuk pelanggaran hukum berkaitan dengan Pilpres. Misalnya, aksi-aksi kekerasan, pembakaran dan perusakan yang dilakukan oleh siapapun. Kita harus adil dan netral, tapi tidak memberikan toleransi pada perilaku seperti itu.

Keempat, Polri harus membantu penyelenggara pemilu jika terdapat pelanggaran, apalagi kejahatan seperti politik uang, dan intimidasi kekuasaan kepada penduduk dalam menggunakan hak suaranya.

Kelima,  Polri dan TNI harus berkoordinasi dengan penyelenggara pemilu, jajaran KPU, Bawaslu, Pemda, pers dan media massa, serta unsur-unsur terkait lainnya. Kemudian, keenam, Presiden memerintahkan Menko Polhukam untuk memimpin dan mengendalikan langsung semua operasi pengamanan.

Keenam, Presiden RI, akan memantau dan melakukan pengawasan secara ketat terhadap proses pemungutan suara dan hari-hari setelah itu, dan apabila negara perlu melakukan tindakan bagi terjaga keamanan Tanah Air, maka saya akan memberikan instruksi saya,

Ketujuh, Kepala Negara juga meminta masyarakat untuk memberikan dukungan dan pengawasan terhadap apa yang dilakukan pemerintah, utamanya TNI dan Polri. Kepada negara sahabat dan masyarakat internasioanl, SBY menjelaskan bahwa Indonesia akan bekerja keras menjaga demokrasi dan keamanan tanah air. "Mari kita terus menjalin kerja sama untuk memekarkan demokrasi di kawasan dan kerja sama lainnya.


Humas Polres Kulon Progo (Has)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar