RUNNING TEXT



widgets

Sabtu, 11 Januari 2014

Warga Temon Cabut Patok Lahan Bandara



Kulon Progo - Warga Desa Glagah Kecamatan Temon yang tergabung dalam Paguyuban Wahana Tri Tunggal (WTT) mencabuti semua pathok titik koordinat calon lokasi bandara di wilayah mereka. Sebelum mencabut sepuluh pathok yang tersebar di sembilan pedukuhan, warga terlebih dahulu grudug balai desa setempat.

Selain bentuk penolakan terhadap rencana pembangunan bandara, aksi ratusan warga tersebut juga dipicu ulah Pemkab yang dinilai tidak berkoordinasi dengan Paguyuban WTT pada saat mau memasang pathok beberapa hari lalu. Tim Persiapan Pembangunan Bandara Baru (P2B2) dinilai lancang main nyelonong tanpa kulonuwun dengan warga terutama pemilik lahan.
“Tidak ada satupun warga yang dimintai izin. Sungguh kami menyayangkan tindakan pemerintah, memasang pathok di tanah warga tidak permisi,” kata Pengurus Paguyuban WTT, Saridjo, Jumat (10/01/2014).
Sepuluh pathok yang dicabut berada di Pedukuhan Glagah, Loh Gede, Sangertan, Macanan, Bebekan, Kretek, Sidorejo, Bapangan dan Kepek. Di balai desa, warga mendesak Kades Glagah Agus Parmono mengambil sikap menolak rencana pembangunan bandara dengan mencabut pathok titik koordinat yang telah dipasang Tim P2B2.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar